MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Februari 28, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

TNI AU Sedih Pesawat N250 Tak Jadi Diproduksi

Masa Kini by Masa Kini
21 Agustus 2020
in Headline, Nasional, News
0
TNI AU Sedih Pesawat N250 Tak Jadi Diproduksi

Pesawat N250 Gatot Kaca hendak dievakuasi ke Yogyakarta. [Twitter TNI AU]

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispen AU), Marsma TNI Fajar Adriyanto, menyayangkan pesawat N250 Gatot Kaca tidak jadi diproduksi.

TNI AU, kata dia, sebetulnya sangat bangga dengan adanya pesawat buatan anak bangsa tersebut.

RelatedPosts

Tips Menjaga Pola Tidur Saat Ramadan

Nyaris 200 Anak Diduga Keracunan MBG di SP Mamplam, Polisi Segel Lokasi

BBPOM Aceh Perkuat Respons Keracunan Pangan dan Utamakan Pembinaan Pelaku Usaha

“Kalau dari kita, dari TNI AU, sebetulnya sangat bangga dengan adanya pesawat itu karena itu buatan dalam negeri, buatan kita sendiri. Hanya kita agak sedih. Sedihnya kenapa? Karena pesawat itu tidak jadi diproduksi karena kondisi saat itu tidak memungkinkan,” ujar Fajar kepada Republika, Kamis (20/8).

Fajar menjelaskan sedikit sejarah dari pesawat tersebut. Pesawat N250 memiliki arti, N sebagai Nusantara, angka dua sebagai simbol dua mesin turboprop, dan 50 adalah jumlah nominal penumpang yang dapat diangkut pesawat tersebut. Pesawat itu dapat menangkut 50-70 penumpang.

Pesawat buatan anak negeri ini dirancang bangun pada 1987 dengan melibatkan 4.000 sarjana teknik. Hingga pada akhirnya prototipe N250 pertama yang diberi nama Gatot Kaca melakukan uji terbang perdananya selama 56 menit tanpa hambatan pada 10 Agustus 1995. Hari itu kemudian ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas).

Bandung, Alabama, dan Stutgart pada mulanya akan dijadikan tempat sebagai produksi pesawat N250. Akan tetapi, rencana tersebut tidak pernah dilaksanakan hingga kini lantaran aliran dana dari pemerintah dihentikan sejak Januari 1998 karena krisis ekonomi. Kala itu, Letter of Intent (LoI) antara pemerintah Indonesia dengan International Monetery Fund (IMF) ditandatangani.

“Dampak krisis ekonomi tahun 1998 tersebut berakibat pula pada program pesawat bermesin jet N2130, pembuatan satelit, dan pengembangan SDM,” kata Fajar.

Kala itu, N250 merupakan pesawat turboprop yang menggunakan teknologi mutakhir, yakni fly by wire system, full glass cockpit with engine instrument and crew alerting system (EICAS), engine control with full autorithy digital engine control (FADEC), dan electrical power system with variable speed constant frequency (VSCF) generator yang biasa dipakai dalam pesawat tempur.

“Dan saat itu baru diterapkan pada B737-500, desain struktur yang efisien dan kokpit yang lebih luas serta terbang lebih cepat dibandingkan dengan saingannya ATR 72 dari Prancis, De Havilland-Q 400 dari Kanada, dan MA60 dari China,” kata dia.

TNI AU, melalui akun Twitter resminya, mengabarkan pesawat N250 Gatot Kaca memasuki sejarah baru. Pesawat karya anak bangsa yang sempat menggegerkan dunia penerbangan harus menerima nasibnya menjadi penghuni museum Muspusdirla Yogyakarta.

“Lama tak terdengar, pesawat N250 Gatotkaca, kini masuk sejarah baru. Pesawat karya asli Indonesia yang di 1995 menggegerkan dunia penerbangan, harus terima nasib menjadi penghuni museum.  Muspusdirla Yogyakarta, menjadi akhir perjalanan sang Gatot Kaca,” cuit @_TNIAU.

 

[REPUBLIKA]

Tags: Pesawat N250tak jadi diproduksiTNI AU
Previous Post

Perusahaan Amerika Hidupkan Kembali BlackBerry di Awal 2021

Next Post

Seorang Wanita di Simeulue Berhasil Melawan saat Hendak Diperkosa

Related Posts

Puluhan Warga Aceh Tengah Diungsikan ke Medan Menggunakan Hercules TNI AU

by Riska Zulfira
8 Desember 2025
0

MASAKINI.CO - Puluhan warga Aceh Tengah yang terjebak banjir dan terisolasi akhirnya dievakuasi ke Medan, Sumatera Utara menggunakan pesawat Hercules...

Mengenal Mayor Pnb Eri Nasrul, Putra Aceh Penjaga Langit Nusantara

Mengenal Mayor Pnb Eri Nasrul, Putra Aceh Penjaga Langit Nusantara

by Alfath Asmunda
30 Juni 2025
0

MASAKINI.CO - Di balik gemuruh latihan udara Cakra C Kosek I Medan, ada sosok inspiratif berdarah Aceh yang menjadi kebanggaan....

Pesawat Tempur F-16 Mondar-mandir di Langit Aceh, Kenapa?

Pesawat Tempur F-16 Mondar-mandir di Langit Aceh, Kenapa?

by Alfath Asmunda
30 Juni 2025
0

MASAKINI.CO - Empat unit pesawat tempur F-16 dari Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, akan mondar-mandir di langit Aceh...

Next Post
Seorang Wanita di Simeulue Berhasil Melawan saat Hendak Diperkosa

Seorang Wanita di Simeulue Berhasil Melawan saat Hendak Diperkosa

Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Dana Covid-19 di Subulussalam

Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Dana Covid-19 di Subulussalam

Discussion about this post

CERITA

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co