MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Februari 23, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Sistem SNMPTN Tahun Depan Diubah

Redaksi by Redaksi
30 November 2020
in Nasional, News
0
Sistem SNMPTN Tahun Depan Diubah

ILUSTRASI

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021 sedikit berbeda dengan tahun lalu. Salah satunya, sekolah tidak lagi mengisi pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) seluruh siswa.

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengambil dari data pokok pendidikan (dapodik) untuk menentukan kuota tiap-tiap sekolah.

RelatedPosts

Manfaat Konsumsi Kolang Kaling Bagi Tubuh

Pria Diduga Sebar Ujaran Kebencian di TikTok Ditangkap

57 dari 104 Hunian Tetap Korban Banjir Aceh Utara Rampung Dibangun

Ketua LTMPT Prof Mohammad Nasih menyatakan, LTMPT akan me-launching kebijakan dan peraturan baru SNMPTN pada 4 Januari.

”Tahun lalu pendaftaran SNMPTN tahapannya sekolah harus menginput seluruh siswa ke PDSS. Tahun depan, bocorannya, sekolah tidak perlu menginput seluruh siswa ke dalam PDSS,” katanya.

Nasih menjelaskan, LTMPT akan menggunakan data yang ada di dapodik dan Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M) untuk menentukan jumlah siswa yang eligible tiap-tiap sekolah/madrasah. Jadi, nanti tiap sekolah akan mendapatkan jumlah kuota siswa yang bisa mendaftar SNMPTN.

”Kemudian, sekolah tinggal menginput nama siswa yang eligible sesuai dengan kuota yang diterima,” ujarnya.

Dengan begitu, sekolah memiliki kewenangan untuk menentukan siapa saja siswa yang berhak mendaftar SNMPTN sesuai dengan kuota yang tersedia di sekolah.

Contohnya, SMAN 1 memiliki kuota 50 orang. Maka, sekolah hanya menginput 50 siswa dengan pemeringkatan terbaik di sekolahnya.

”Yang menentukan siswa yang eligible sekolah sendiri. Jadi, hal itu sangat penting untuk kesesuaian data di sekolah dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud),” jelasnya.

Sementara itu, LTMPT merilis sekolah-sekolah terbaik dengan nilai rata-rata tes potensi skolastik (TPS) UTBK 2020 Sabtu (28/11). Data sekolah dengan nilai rata-rata TPS terbaik itu juga diumumkan melalui laman resmi LTMPT.

”Data sekolah dengan nilai rata-rata UTBK terbaik tersebut dapat digunakan untuk melihat kemampuan siswa masing-masing sekolah,” kata dia.

Nasih menambahkan, data tersebut dapat dimanfaatkan sekolah untuk pengambilan program studi (prodi) siswa ke depan. Sementara bagi PTN digunakan sebagai indikator indeks sekolah untuk tujuan penentuan daya tampung.

Nasih menjelaskan, pelaksanaan UTBK tahun depan mungkin akan sama dengan tahun sebelumnya. Saat ini LTMPT masih menggodok sistem pelaksanaan UTBK 2021.

Rencananya, lanjut dia, jenis tes pada UTBK tahun depan bukan hanya TPS, tetapi akan ditambah tes kompetensi akademik (TKA).

”TKA adalah faktor yang cukup signifikan untuk mengukur kemampuan keilmuan siswa. Sementara TPS untuk mengetahui kemampuan berpikir dan general,” jelas dia.[]

JAWAPOS

Tags: KemendikbudLembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPTperguruan tinggi negeri (PTN)Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN)
Previous Post

Pelanggar Prokes di Meuraxa Diberi Sanksi Sosial dan Denda 50 Ribu

Next Post

Pandemi COVID-19, Donor Darah Turun 50 Persen

Related Posts

Siswa SMA/SMK Banda Aceh – Aceh Besar Banyak Lulus SNBP di PTN Ternama

by Redaksi
1 April 2023
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 596 pelajar SMA dan SMK Banda Aceh dan Aceh Besar lulus ke berbagai perguruan tinggi negeri (PTN)...

Ratusan Anak SMP Hamil Diluar Nikah, PPP: Tamparan Keras Dunia Pendidikan

by Ali L
13 Januari 2023
0

MASAKINI.CO - Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PPP Illiza Sa'aduddin Djamal menyebut kasus ratusan pelajar SMP dan SMA di...

Banyak Kejanggalan, Illiza Sa’aduddin Djamal Minta Kemendikbud Revisi Kamus Sejarah Indonesia

Banyak Kejanggalan, Illiza Sa’aduddin Djamal Minta Kemendikbud Revisi Kamus Sejarah Indonesia

by Redaksi
21 April 2021
0

MASAKINI.CO - Buku kamus Sejarah Indonesia terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendapat perhatian khusus dari sejumlah kalangan. Pasalnya, dalam...

Next Post
Pandemi COVID-19, Donor Darah Turun 50 Persen

Pandemi COVID-19, Donor Darah Turun 50 Persen

Presiden Jokowi : Kasus Corona di Indonesia Memburuk

Presiden Jokowi : Kasus Corona di Indonesia Memburuk

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co