MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Februari 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Berkunjung ke Kawasan Wisata Ulee Lheue, Ini Saran Wali Nanggroe

Redaksi by Redaksi
16 Januari 2021
in Daerah, News
0
Berkunjung ke Kawasan Wisata Ulee Lheue, Ini Saran Wali Nanggroe

Wali Nanggroe Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berkunjung ke Kawasan Wisata Pantai Ulee Lheue, Sabtu pagi (16/1). (istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wali Nanggroe Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haytar berkunjung ke Kawasan Wisata Pantai Ulee Lheue, Sabtu pagi (16/1).

Selain untuk menikmati suasana pagi di akhir pekan, kedatangannya diakui dalam rangka memantau perkembangan kawasan wisata yang saban hari, khususnya di akhir pekan ramai dikunjungi masyarakat.

RelatedPosts

UIN Ar-Raniry Siapkan 2.000 Paket Iftar per Hari, Terbuka untuk Mahasiswa dan Warga Sekitar

Keutamaan Tadarus Al-Qur’an di Bulan Ramadhan, Ustaz Razi: Menjadi Syafaat di Hari Kiamat

Tubuh Terasa Berenergi atau Lelah saat Puasa? Ini Penyebabnya

Tiba di Ulee Lheue pukul 08.00 WIB, Wali Nanggroe didampingi Staf Khusus Dr. Rafiq serta Kabag Humas dan Kerjasama, M. Nasir, SIP, MPA, berjalan menyusuri jalur pejalan kaki di trotoar jalan Pantai Ule Lheu.

“Dulunya disini Pantai Cermin, indah sekali. Saya pertamakali kesini tahun 1974, banyak pepohonan, ramai orang mandi-mandi di pantai,” kata Wali Nanggroe sambil menunjuk ke arah bebatuan penahan ombak. Seperti diketahui Pantai Cermin kini tinggal sebagian kecilnya saja, bersebab tergerus tsunami 2004 silam.

Tahun 2006, ketika Tgk. Malik Mahmud pulang ke Aceh, ia mengaku juga sempat berkunjung ke kawasan Ulee Lheue yang luluh lantak dihantam tsunami.

“Sekarang kita lihat sudah ada banyak pembangunan, tapi seperti tidak ada perencanaan, tidak ada visi,” kata Wali Nanggroe mengomentari kondisi terkini Kawasan Pantai Ulee Lheue.

Padahal Ulee Lheue dengan keasliannya memiliki potensi wisata yang cukup menarik. Pantai indah dan bersejarah, dengan hamparan pulau-pulau di hadapannya.

“Ini (kawasan Ulee Lheue) hanya satu dari begitu banyak potensi wisata Aceh yang tidak kalah menarik jika dibanding negara-negara yang terkenal dengan industri pariwisatanya,” kata Wali Nanggroe.

Atau, tambah Wali Nanggroe, sebagai contoh dekat, dibandingkan dengan negara tetangga seperti Malaysia, Thailand dan Singapore, potensi alam Aceh jauh lebih unggul.

“Namun kita sangat jauh tertinggal dari sisi penataannya, baik itu penataan objek wisatanya dan pra sarana di sekitarnya. Enggak teratur,” tambah Wali Nanggroe.

“Padahal kita Negeri Syariat Islam. Kita diajarkan, kebersihan adalah sebagian dari iman.”

Wali Nanggroe mengaku tahu persis bagaimana kondisi Kawasan Pantai Ulee Lheue yang selalu ramai pengunjung khususnya di akhir pekan. Karena itu ia meminta agar pemerintah harus berperan aktif dalam upaya membina masyarakat tentang pentingnya ketertiban dan kebersihan.

“Jadi saling bekerjasama antara pemerintah dengan masyarakat.”

Apalagi, kata Wali Nanggroe, Kawasan Ulee Lheue masih memiliki lahan yang luas untuk misalnya dibangun lokasi khusus restoran, lapak jajanan, wahana bermain dan tempat parkir, tanpa harus menjamah kawasan bibir pantai.

“Bukan artinya dibuat tempat yang bagus, yang mahal, tapi teratur, tertib,” pesan Wali Nanggroe.

Saat ini, kata Wali Nanggroe, belum terlambat untuk memperbaiki penataan kembali kawasan-kawasan wisata yang ada di Aceh. Jikapun diminta bantuan untuk membangun hubungan dengan konsultan dari Singapore atau Malaysia, Wali Nanggroe mengaku siap menjembataninya.

“Malaysia, Singapore dan Thailand, mereka dikenal dunia sebagai negara yang sukses merencanakan dan membangun industri wisatanya,” kata Wali Nanggroe. []

Tags: potensi wisataWali NanggroeWali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al HaytarWisata Pantai Ulee Lheue
Previous Post

Hari Pertama Vaksinasi Covid-19 di Banda Aceh

Next Post

65 Ribu Nakes Belum Registrasi Ulang Vaksinasi

Related Posts

Sambut Idulfitri Mualem Silaturrahmi ke Wali Nanggroe

by Alfath Asmunda
1 April 2025
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) bersama istri Marlina Usman, melakukan kunjungan Halal bi Halal ke kediaman Paduka Yang...

Mualem Dilantik Sebagai Waliyul Ahdi Wali Nanggroe, Ini Tugasnya

by Ahlul Fikar
27 Desember 2022
0

MASAKINI.CO Mantan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) dilantik Waliyul ‘Ahdi masa bakti 2022-2026. Pelantikan dilakukan Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia,...

Temui Wali Nanggroe, ini Rekomendasi DAS BIN untuk Aceh

Temui Wali Nanggroe, ini Rekomendasi DAS BIN untuk Aceh

by Redaksi
8 Januari 2022
0

MASAKINI.CO - Dewan Analisis Strategis Badan Intelijen Negara (DAS BIN) menyampaikan sejumlah rekomendasi untuk Aceh ke depan. Rekomendasi tersebut seperti...

Next Post
65 Ribu Nakes Belum Registrasi Ulang Vaksinasi

65 Ribu Nakes Belum Registrasi Ulang Vaksinasi

Sejumlah Pilar Absen, Legend Sigupai Tertahan Di Markas KDC

Sejumlah Pilar Absen, Legend Sigupai Tertahan Di Markas KDC

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co