MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Nasional

Jual Beli Vaksin di Pasar Gelap Marak

Redaksi by Redaksi
9 Maret 2021
in Nasional, News
0
Vaksinasi Masal Picu 72,4 Ton Limbah Jarum Suntik

ILUSTRASI

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Peneliti Kaspersky menemukan vaksin Covid-19 dijual bebas di ‘pasar gelap’. Kaspersky memeriksa 15 pasar berbeda di Darknet dan menemukan iklan untuk tiga merek vaksin Covid-19 yaitu Pfizer, Astrazeneca, dan Moderna. Ada juga penjual yang mengiklankan vaksin Covid-19 yang tidak terverifikasi.

“Anda dapat menemukan apa saja di Darknet. Tidak mengherankan jika penjual di sana mencoba memanfaatkan proses vaksinasi yang sedang dilaksanakan hampir di seluruh penjuru dunia. Selama setahun terakhir, ada banyak penipuan yang mengeksploitasi topik Covid-19, dan banyak di antaranya berhasil,” ujar pakar keamanan Kaspersky Dmitry Galov dalam siaran pers yang diterima, Senin (8/3).

RelatedPosts

UIN Ar-Raniry Siapkan 2.000 Paket Iftar per Hari, Terbuka untuk Mahasiswa dan Warga Sekitar

Keutamaan Tadarus Al-Qur’an di Bulan Ramadhan, Ustaz Razi: Menjadi Syafaat di Hari Kiamat

Tubuh Terasa Berenergi atau Lelah saat Puasa? Ini Penyebabnya

Darknet merupakan forum dan toko daring yang tidak bisa terakses oleh mesin pencari. Untuk bisa mengaksesnya, butuh browser khusus. Darknet memang kerap disalahgunakan dalam distribusi barang dan jasa secara ilegal. Pembeli pun bisa

Menurut dia, mayoritas penjual berasal dari Prancis, Jerman, Inggris, dan Amerika Serikat. Harga per dosis berkisar antara 250 dolar AS hingga 1.200 dolar AS, dengan biaya rata-rata sekitar 500 dolar AS. Komunikasi dilakukan melalui aplikasi perpesanan terenkripsi seperti Wickr dan Telegram. Sementara pembayaran diminta dalam bentuk mata uang kripto, terutama bitcoin.

Mayoritas penjual ‘bawah tanah’ ini sudah melakukan sekitar 100 hingga 500 transaksi. Kejelasan barang tersebut masih belum diketahui efektivitasnya. Dari informasi yang tersedia untuk para ahli Kaspersky, tidak dimungkinkan untuk mengetahui berapa banyak dari iklan tersebut yang merupakan dosis vaksin yang tepat dan berapa banyak iklan yang merupakan penipuan.

Untuk terhindar dari penipuan, ahli Kaspersky mengimbau publik untuk tidak membeli produk, termasuk vaksin di Darknet. Jika melihat iklan tentang sesuatu yang berhubungan dengan Covid-19, perhatikan baik-baik URL situs yang dikunjungi.

Jika hanya satu huruf yang terlihat tidak pada tempatnya, atau jika .com yang biasa telah diganti dengan .com.tk atau sesuatu yang serupa dengan itu, hal tersebut perlu dicurigai. Perlu diperhatikan juga tata bahasa dan tata letak di situs yang dikunjungi dan email yang diterima. Jika terlihat mencurigakan, jangan pernah untuk melanjutkan akses lebih jauh.

“Penting bagi pengguna untuk terus berhati-hati terhadap setiap kesepakatan yang terkait dengan pandemi, dan tentu saja, membeli vaksin dari forum Darknet bukan ide yang baik,” kata Galov.

Menurut dia, bisa saja itu vaksin asli yang merupakan selundupan beberapa pihak yang mendistribusikan. Selain itu, meskipun yang dijual adalah vaksin asli, dosisnya mungkin tidak efektif pada saat tiba. Seperti diketahui, salah satu tantangan distribusi vaksin saat ini adalah persyaratan penyimpanan obat.

Contoh saja, dosis vaksin dari Pfizer dan BioNTech harus disimpan pada -70 derajat Celcius. Artinya pengangkutan vaksin ini membutuhkan rantai pengiriman khusus. Ketika vaksin mencair, cairan itu hanya dapat bertahan selama lima hari.

Vaksin Moderna sedikit lebih mudah untuk diangkut. Vaksin ini membutuhkan penyimpanan -20 derajat Celcius. Sedangkan Astrazeneca dapat disimpan pada suhu lemari es normal. Tapi, mempertahankan suhu tersebut di seluruh rantai pengiriman bukanlah hal yang mudah. Pembeli pun tidak memiliki cara untuk mengetahui bahwa vaksin telah disimpan dengan benar atau saat dicairkan.

Di samping jual beli vaksin, pasar gelar daring ini pun menjual sertifikat vaksin palsu. Negara-negara Eropa adalah sumber utama untuk sertifikat ini dengan seharga sekitar 20–25 dolar AS.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Polri memperketat pengawasan distribusi vaksin Covid-19 di Indonesia. Terlebih, kata dia, interpol juga telah menemukan adanya sindikat distributor vaksin Covid-19 palsu global di Cina dan Afrika Selatan (Afsel).

“Adanya isu terkait vaksin palsu yang tersebar di beberapa negara di Asia dan Afrika ini sungguh mengkhawatirkan. Memang untuk saat ini vaksin palsu tidak ditemukan di Indonesia, tetapi dengan ada informasi tersebut kita perlu waspada,” kata Sahroni.

Polisi di Afsel dan Cina sebelumnya telah menyita ratusan vaksin Covid-19 palsu. Di Ibu Kota Afsel, Johannesburg, polisi menemukan 400 ampul atau setara 2.400 dosis vaksin palsu. Sementara sebanyak 80 orang di Cina ditangkap di sebuah pabrik yang menjadi pusat penyimpanan vaksin Covid-19 palsu dan sebanyak 3.000 dosis vaksin disita.

Menurut Sahroni, meskipun vaksin palsu belum ditemukan, Indonesia merupakan salah satu negara yang rawan mendapatkan vaksin palsu tersebut. Sehingga pengawasan sangat penting untuk mengantisipasi jangan sampai munculnya kasus vaksin palsu menurunkan kepercayaan masyarakat Indonesia untuk melakukan vaksinasi.

Tags: jual beli vaksinpasar gelapPeneliti Kasperskyvaksin palsu
Previous Post

Persiraja Siap Tampil Maksimal di Piala Menpora

Next Post

Menpan RB Tjahjo Kumolo Terbitkan Aturan Lengkap PNS ‘Haram’ Liburan

Related Posts

No Content Available
Next Post
Menpan RB Tjahjo Kumolo Terbitkan Aturan Lengkap PNS ‘Haram’ Liburan

Menpan RB Tjahjo Kumolo Terbitkan Aturan Lengkap PNS 'Haram' Liburan

Pemko Banda Aceh Kumpulkan 10 Ton Sampah Daur Ulang Sepanjang 2020

Pemko Banda Aceh Kumpulkan 10 Ton Sampah Daur Ulang Sepanjang 2020

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co