MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

DPRA Sebut Minta Maaf Gubernur Aceh Hanya Sandiwara

Terkait Rumah Dhuafa yang Batal Dibangun

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
29 September 2021
in Daerah
0
DPRA Sebut Minta Maaf Gubernur Aceh Hanya Sandiwara

Ketua Komisi V DPR Aceh Falevi Kirani. (sumber foto: facebook Falevi Kirani)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Gubernur Nova Iriansyah menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat calon penerima rumah dhuafa. Permohonan maaf itu disampaikan melalui Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh, Muhammad MTA terkait batalnya pembangunan rumah dhuafa karena DPR Aceh tidak menyetujui APBA Perubahan 2021.

Menurut Jubir Pemerintah Aceh Muhammad MTA, selain anggaran untuk rumah dhuafa, anggaran insentif Mukim, Camat dan Nakes juga tidak bisa direalisasikan karena tidak adanya APBA-P.

RelatedPosts

Wabup Aceh Besar Serahkan Dua Rumah Tahan Gempa untuk Warga Dhuafa di Blang Bintang

Sambut Ramadan 1447 H, Forkopimda Banda Aceh Terbitkan Seruan Bersama

Afdhal Tinjau Pasar Murah Daging Meugang Jelang Ramadan

Menyikapi hal itu, Ketua Komisi V DPR Aceh Falevi Kirani menilai permintaan maaf Gubernur Aceh Nova Iriansyah hanyalah sandiwara.

“Permintaan maaf Gubernur Nova soal batalnya pembangunan rumah dhuafa karena tidak ada APBA Perubahan hanyalah sandiwara belaka. Nova pura-pura minta maaf, seolah-olah dia sangat peduli pada nasib rakyat miskin,” katanya, Rabu (29/9/2021).

Menurut Fahlevi, selama 4 tahun selalu ada pencoretan atau pembatalan rumah dhuafa. Selain itu usulan pembangunan rumah dhuafa juga tidak pernah sesuai dengan target RPJM, yaitu 6.000 unit pertahun.

Tahun 2018 misalnya, kata dia dari 4200 unit rumah dhuafa yang telah dianggarkan dalam APBA, semuanya dibatalkan Plt Gubernur Nova Iriansyah kala itu, dengan tidak menerbitkan Pergub Hibah setelah Irwandi ditangkap KPK.

Sementara tahun 2019 dari 5.987 unit yang dianggarkan dalam APBA, hanya 4.076 unit yang dibangun. “Artinya ada 1.800 unit lebih yang juga dibatalkan pembangunannya,” jelasnya.

Pada tahun 2020, lanjut Falevi, hanya dibangun 4.040 unit dari seharusnya 6.000 unit. “Paling parah tentu saja pada tahun 2021. Tak satu unit pun rumah dhuafa dianggarkan oleh Pemerintah Aceh dalam APBA. Semuanya dicoret, digantikan dengan proyek siluman yang bernama ‘apendix’,” ungkapnya.

Falevi juga meragukan permintaan maaf Gubernur Aceh. Menurutnya, Nova Iriansyah memanfaatkan momentum tidak adanya APBA-P untuk membenturkan masyarakat calon penerima bantuan rumah dhuafa dengan DPR Aceh.

“Seolah-olah DPRA lah yang telah membuat hak-hak kaum dhuafa tersebut tidak tertunaikan,” ucapnya.

“Saya pribadi meragukan jika Gubernur Nova benar-benar meminta maaf kepada masyarakat calon penerima bantuan rumah dhuafa. Karena sebelumnya sudah bertahun-tahun melakukan kebijakan mencoret atau membatalkan rumah dhuafa, ia tak pernah minta maaf,” tutupnya.(Adv)

Tags: APBA-P 2021Bantuan Rumah DhuafaDPRAGubernur AcehKetua Komisi V DPR Aceh Falevi Kirani
Previous Post

Potret Pulau Enggano Kaya Potensi yang Terabaikan

Next Post

Gunakan Pukat Trawl, Kapal Berbendara Malaysia Ditangkap di Selat Malaka

Related Posts

Wabup Aceh Besar Serahkan Dua Rumah Tahan Gempa untuk Warga Dhuafa di Blang Bintang

by Redaksi
17 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Wakil Bupati Aceh Besar Syukri A Jalil menyerahkan kunci dua unit rumah dhuafa tahan gempa tipe 36 di...

Waspada Akun Facebook Palsu Catut Nama Mualem, Tawarkan Bantuan

by Riska Zulfira
5 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Masyarakat Aceh diimbau waspada terhadap beredarnya akun Facebook palsu yang mengatasnamakan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem. Akun...

Pansel Umumkan Tiga Besar Calon Pejabat JPT Pratama Aceh

by Riska Zulfira
26 Januari 2026
0

MASAKINI.CO - Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Aceh resmi mengumumkan hasil seleksi terhadap sembilan jabatan...

Next Post
Gunakan Pukat Trawl, Kapal Berbendara Malaysia Ditangkap di Selat Malaka

Gunakan Pukat Trawl, Kapal Berbendara Malaysia Ditangkap di Selat Malaka

Menteri BUMN Ajak Peserta Girls Takeover Kunjungi Sinergi Ultra Mikro, SENYUM di Sentiong

Menteri BUMN Ajak Peserta Girls Takeover Kunjungi Sinergi Ultra Mikro, SENYUM di Sentiong

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co