MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juli 13, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

DPRA Sebut Minta Maaf Gubernur Aceh Hanya Sandiwara

Terkait Rumah Dhuafa yang Batal Dibangun

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
29 September 2021
in Daerah
0
DPRA Sebut Minta Maaf Gubernur Aceh Hanya Sandiwara

Ketua Komisi V DPR Aceh Falevi Kirani. (sumber foto: facebook Falevi Kirani)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Gubernur Nova Iriansyah menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat calon penerima rumah dhuafa. Permohonan maaf itu disampaikan melalui Juru Bicara (Jubir) Pemerintah Aceh, Muhammad MTA terkait batalnya pembangunan rumah dhuafa karena DPR Aceh tidak menyetujui APBA Perubahan 2021.

Menurut Jubir Pemerintah Aceh Muhammad MTA, selain anggaran untuk rumah dhuafa, anggaran insentif Mukim, Camat dan Nakes juga tidak bisa direalisasikan karena tidak adanya APBA-P.

RelatedPosts

Pengurus Baru Perpani Banda Aceh Dikukuhkan, Illiza Dorong Regenerasi Atlet Panahan

ASN Aceh Diberi Waktu Antar Anak Sekolah, Apel Pagi Ditiadakan 13 Juli

Pemko Banda Aceh Salurkan Perlengkapan Sekolah untuk 45 Anak Yatim Jelang Tahun Ajaran Baru

Menyikapi hal itu, Ketua Komisi V DPR Aceh Falevi Kirani menilai permintaan maaf Gubernur Aceh Nova Iriansyah hanyalah sandiwara.

“Permintaan maaf Gubernur Nova soal batalnya pembangunan rumah dhuafa karena tidak ada APBA Perubahan hanyalah sandiwara belaka. Nova pura-pura minta maaf, seolah-olah dia sangat peduli pada nasib rakyat miskin,” katanya, Rabu (29/9/2021).

Menurut Fahlevi, selama 4 tahun selalu ada pencoretan atau pembatalan rumah dhuafa. Selain itu usulan pembangunan rumah dhuafa juga tidak pernah sesuai dengan target RPJM, yaitu 6.000 unit pertahun.

Tahun 2018 misalnya, kata dia dari 4200 unit rumah dhuafa yang telah dianggarkan dalam APBA, semuanya dibatalkan Plt Gubernur Nova Iriansyah kala itu, dengan tidak menerbitkan Pergub Hibah setelah Irwandi ditangkap KPK.

Sementara tahun 2019 dari 5.987 unit yang dianggarkan dalam APBA, hanya 4.076 unit yang dibangun. “Artinya ada 1.800 unit lebih yang juga dibatalkan pembangunannya,” jelasnya.

Pada tahun 2020, lanjut Falevi, hanya dibangun 4.040 unit dari seharusnya 6.000 unit. “Paling parah tentu saja pada tahun 2021. Tak satu unit pun rumah dhuafa dianggarkan oleh Pemerintah Aceh dalam APBA. Semuanya dicoret, digantikan dengan proyek siluman yang bernama ‘apendix’,” ungkapnya.

Falevi juga meragukan permintaan maaf Gubernur Aceh. Menurutnya, Nova Iriansyah memanfaatkan momentum tidak adanya APBA-P untuk membenturkan masyarakat calon penerima bantuan rumah dhuafa dengan DPR Aceh.

“Seolah-olah DPRA lah yang telah membuat hak-hak kaum dhuafa tersebut tidak tertunaikan,” ucapnya.

“Saya pribadi meragukan jika Gubernur Nova benar-benar meminta maaf kepada masyarakat calon penerima bantuan rumah dhuafa. Karena sebelumnya sudah bertahun-tahun melakukan kebijakan mencoret atau membatalkan rumah dhuafa, ia tak pernah minta maaf,” tutupnya.(Adv)

Tags: APBA-P 2021Bantuan Rumah DhuafaDPRAGubernur AcehKetua Komisi V DPR Aceh Falevi Kirani
Previous Post

Potret Pulau Enggano Kaya Potensi yang Terabaikan

Next Post

Gunakan Pukat Trawl, Kapal Berbendara Malaysia Ditangkap di Selat Malaka

Related Posts

Sekda Aceh Muhammad Nasir Ditetapkan Jadi Komisaris Utama Bank Aceh Syariah

by Ahmad Mufti
23 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir, resmi ditetapkan sebagai Komisaris Utama PT Bank Aceh Syariah untuk masa jabatan...

DPRA Sahkan Tiga Raqan Inisiatif 2026, Fokus Syariat Hingga Tambang

by Riska Zulfira
23 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menetapkan tiga Rancangan Qanun (Raqan) usul inisiatif tahun 2026 dalam Rapat Paripurna di...

Pemerintah Aceh Pertahankan Rekor WTP Ke-11 dari BPK

by Ahmad Mufti
22 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas...

Next Post
Gunakan Pukat Trawl, Kapal Berbendara Malaysia Ditangkap di Selat Malaka

Gunakan Pukat Trawl, Kapal Berbendara Malaysia Ditangkap di Selat Malaka

Menteri BUMN Ajak Peserta Girls Takeover Kunjungi Sinergi Ultra Mikro, SENYUM di Sentiong

Menteri BUMN Ajak Peserta Girls Takeover Kunjungi Sinergi Ultra Mikro, SENYUM di Sentiong

Discussion about this post

CERITA

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co