MASAKINI.CO – Menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027, Pemerintah Kota Banda Aceh menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada anak yatim di sejumlah wilayah. Sebanyak 45 anak yatim di Gampong Ie Masen, Kecamatan Ulee Kareng, menerima bantuan berupa seragam, tas, dan alat tulis.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal di Aula Kantor Camat Ulee Kareng, Jumat (10/7/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya Pemko Banda Aceh membantu kebutuhan pendidikan anak yatim menjelang hari pertama masuk sekolah.
Wali Kota Illiza mengatakan penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara bertahap di seluruh kecamatan di Banda Aceh. Pada tahap awal, bantuan disalurkan untuk anak yatim di Kecamatan Ulee Kareng dan Kuta Alam.
“Hari ini kita salurkan di dua kecamatan, Ulee Kareng dan Kuta Alam. Besok akan kita lanjutkan ke kecamatan lainnya. Totalnya ada sembilan kecamatan dan sepuluh gampong yang menjadi sasaran,” kata Illiza.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga penerima sekaligus memberikan semangat baru bagi anak-anak yatim dalam menyambut tahun ajaran baru.
Sementara itu, Camat Ulee Kareng Erry Miswar menyebut bantuan tersebut sangat membantu masyarakat, khususnya anak yatim yang memiliki keterbatasan ekonomi.
“Ini sangat bermanfaat dan membantu anak yatim yang memang membutuhkan dukungan untuk menyambut sekolah,” ujar Erry.
Ia menjelaskan, untuk memastikan bantuan seragam sesuai kebutuhan, Pemko Banda Aceh telah bekerja sama dengan toko penyedia seragam sekolah. Anak-anak penerima bantuan nantinya dapat datang langsung untuk mencoba dan menyesuaikan ukuran seragam masing-masing.
“Seragamnya tidak diberikan secara langsung dengan ukuran yang belum pasti, tetapi anak-anak akan mencoba sendiri agar ukurannya sesuai dan nyaman digunakan,” jelasnya.
Erry menambahkan, penerima bantuan tidak dibatasi hanya satu anak dalam satu keluarga. Seluruh anak yatim yang masih berada pada jenjang pendidikan TK hingga SMP dan memenuhi kriteria dapat menerima bantuan tersebut.
Ia berharap bantuan perlengkapan sekolah itu mampu menjadi motivasi bagi anak-anak penerima untuk lebih giat belajar dan meningkatkan semangat menghadapi tahun ajaran baru.
“Harapan kita santunan ini dapat memotivasi anak-anak agar lebih semangat dan serius dalam belajar,” pungkas Erry.










Discussion about this post