MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Juli 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Pemko Banda Aceh Susun Rencana Aksi Gender dan Perubahan Iklim

Ahmad Mufti by Ahmad Mufti
9 Juli 2026
in Daerah
0

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka FGD dan Workshop Penyusunan Rencana Aksi Daerah Gender dan Perubahan Iklim (RAD-GPI) Kota Banda Aceh di Amel Convention Hall, Selasa (8/7/2026). | Foto: Diskominfotik Banda Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mulai menyusun Rencana Aksi Daerah Gender dan Perubahan Iklim (RAD-GPI) sebagai langkah memastikan setiap kebijakan pembangunan mampu memberikan perlindungan dan manfaat yang setara bagi seluruh masyarakat, terutama kelompok rentan yang terdampak perubahan iklim.

Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Focus Group Discussion (FGD) dan Workshop Penyusunan RAD-GPI Kota Banda Aceh oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, di Amel Convention Hall, Rabu (8/7/2026).

RelatedPosts

Dinsos Banda Aceh Amankan Tiga Anak dari Keluarga Rentan, Siapkan Pengasuhan Sementara

Sekda Aceh Genjot Rehabilitasi Sawah, Targetkan Petani Mulai Tanam Juli Ini

Wabup Aceh Besar Ajak Dunia Usaha Terlibat Tekan Kasus HIV/AIDS, TBC, dan Malaria

Kegiatan yang diinisiasi Aceh Climate Change Initiative Universitas Syiah Kuala (ACCI USK) bersama Tim RAD-GPI Kota Banda Aceh itu mendapat dukungan dari Badan PBB untuk Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan (UN Women).

Dalam sambutannya, Illiza mengatakan penyusunan RAD-GPI merupakan bagian dari upaya menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin nyata di Kota Banda Aceh sebagai wilayah pesisir. Berbagai risiko seperti banjir, genangan, cuaca ekstrem, abrasi, gangguan layanan dasar, hingga penurunan kualitas lingkungan dinilai perlu direspons melalui kebijakan yang inklusif, berbasis bukti, dan responsif gender.

Menurutnya, penyusunan RAD-GPI akan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah, termasuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Kota Banda Aceh 2025–2029, penguatan Pengarusutamaan Gender (PUG), serta Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG).

“Keberhasilan RAD-GPI tidak hanya diukur dari tersusunnya dokumen, tetapi dari sejauh mana dokumen tersebut dapat diterjemahkan menjadi kebijakan, program, dan pelayanan publik yang benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Illiza.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Banda Aceh berkomitmen membangun kota yang tangguh terhadap perubahan iklim sekaligus adil bagi perempuan dan laki-laki, ramah terhadap anak dan penyandang disabilitas, serta inklusif bagi seluruh warga.

“Bagi Pemko Banda Aceh, membangun ketahanan iklim harus berjalan seiring dengan perlindungan sosial, kesetaraan, dan keadilan. Melalui program prioritas pada perempuan, disabilitas, dan anak untuk lingkungan inklusif, kami ingin memastikan setiap kebijakan pembangunan memberi perlindungan dan manfaat yang setara bagi seluruh masyarakat, khususnya kelompok yang menghadapi kerentanan lebih besar,” ujarnya.

FGD dan workshop tersebut diikuti 145 peserta yang berasal dari berbagai unsur, meliputi organisasi perangkat daerah (OPD), akademisi, organisasi masyarakat sipil, komunitas, serta mitra pembangunan. Kegiatan ini menjadi bagian dari penyusunan kebijakan daerah yang mengintegrasikan isu perubahan iklim dengan perspektif kesetaraan gender dalam pembangunan Kota Banda Aceh.

Tags: Pemerintah Kota Banda AcehRencana Aksi Daerah Gender dan Perubahan Iklim (RAD-GPI)Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal
Previous Post

Lahan Bekas Banjir di Pidie Jaya Kembali Produktif, BI Aceh Panen Perdana Bawang Merah

Next Post

Bea Cukai Gagalkan Dugaan Penyelundupan Nyaris 1.000 Mayam Emas Aceh oleh WNA Asal China

Related Posts

Banda Aceh Susun Kurikulum Diniyah, Fokus Bentuk Karakter dan Nilai Keislaman Anak

by Redaksi
7 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mulai menyusun arah baru Pendidikan Diniyah melalui penyusunan kurikulum yang tidak hanya berfokus pada...

Banda Aceh Bidik Era Baru Digital, Startup Lokal Berbasis AI Mulai Disiapkan

by Ahlul Fikar
7 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mulai memperkuat fondasi ekonomi digital dengan mendorong lahirnya startup lokal berbasis teknologi. Salah satu...

Tanam Pohon di Rakernas APEKSI, Wali Kota Banda Aceh Ajak Perkuat Kolaborasi Bangun Kota Berkelanjutan

by Ahmad Mufti
2 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Kota Medan diwarnai aksi...

Next Post

Bea Cukai Gagalkan Dugaan Penyelundupan Nyaris 1.000 Mayam Emas Aceh oleh WNA Asal China

Harga Emas Turun Lagi, Kini Rp7,56 Juta per Mayam

Discussion about this post

CERITA

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co