MASAKINI.CO – Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, mengajak generasi muda meningkatkan kepedulian terhadap ancaman perilaku seksual berisiko yang dapat berdampak pada kesehatan dan masa depan generasi. Ia menyoroti meningkatnya kasus HIV/AIDS di Banda Aceh yang menurutnya perlu menjadi perhatian bersama..
Farid mengatakan persoalan HIV/AIDS tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga menyangkut ketahanan sosial dan kualitas generasi muda. Karena itu, ia meminta pemuda berperan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut melalui edukasi dan pola hidup sehat.
“Pemuda Banda Aceh harus meningkatkan kewaspadaan. Persoalan HIV/AIDS ini menjadi perhatian serius karena banyak menyerang kelompok usia produktif. Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga diri dan lingkungannya,” kata Farid.
Ia menyebut berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh hingga akhir Mei 2026 tercatat sebanyak 909 kasus HIV/AIDS, terdiri dari 745 kasus HIV dan 164 kasus AIDS. Kondisi tersebut, kata dia, menunjukkan pentingnya penguatan edukasi pencegahan di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.
Farid juga mendorong keterlibatan pemuda dalam upaya pencegahan melalui edukasi sebaya di sekolah, kampus, maupun komunitas. Menurutnya, penyampaian informasi kesehatan yang benar akan membantu masyarakat memahami risiko serta pentingnya deteksi dini.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Pemuda harus menjadi mitra strategis dalam memberikan edukasi, mengajak hidup sehat, dan mendukung program skrining agar penyebaran HIV/AIDS dapat ditekan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Farid turut mengingatkan pentingnya penguatan nilai agama, budaya, serta tanggung jawab sosial di kalangan generasi muda agar tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan.
Ia menilai pemuda memiliki posisi penting dalam membangun lingkungan sosial yang sehat dan menjadi contoh positif bagi masyarakat.










Discussion about this post