MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Mei 4, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Diminta Keterangan Oleh KPK, Irwan Djohan: Saya Ditanya Soal Kapal Aceh Hebat

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
26 Oktober 2021
in Daerah
0
Diminta Keterangan Oleh KPK, Irwan Djohan: Saya Ditanya Soal Kapal Aceh Hebat

Mantan Wakil Ketua DPRA, Teuku Irwan Djohan memenuhi panggilan KPK untuk memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi di Aceh, Selasa 26/10/2021. (foto: masakini.co/Alfath)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Teuku Irwan Djohan mengaku dicecar pertanyaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seputar pengadaan Kapal Aceh Hebat.

Dia menyebut penyidik KPK menanyakan sekitar 50 pertanyaan, mulai dari proses usulan eksekutif soal Kapal Aceh Hebat yang mulanya direncakan hanya dua unit, hingga pada proses pembahasannya kenapa menjadi tiga unit. Kemudian pertanyaan berlanjut ke MoU penetapan pembiayaan Kapal Aceh Hebat.

RelatedPosts

Bahasa Aceh Terancam Tergerus, Bupati Aceh Besar Siapkan Program Wajib di Sekolah

Mahasiswa USK Ikuti Seminar Editing Video Untuk Penguatan Dakwah Digital

Wagub Aceh Konsolidasikan Peran Ulama, Dayah Didorong Jadi Pilar Utama Pembangunan

“Kalau proses pelelangan dan pembangunan kapalnya, kita tidak ditanya. Kalaupun ditanya, kita tidak tau jawabannya apa,” kata Teuku Irwan Djohan di gedung Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh, Selasa (26/10/2021).

Irwan juga mengaku, penyidik KPK sempat menanyakan apakah dia mengenal dua orang yang bernama Sayed di lingkungan Pemerintah Aceh.

“Ada dua nama Sayed ditanya. Tapi saya dua-dua tidak kenal. Ada Sayed Azhari dan Sayed Anwar Fuadi, saya nggak kenal,” sebutnya.

Kemudian, dia juga dicecar pertanyaan seputar proses dan kondisi politik yang terjadi pada 2018 di Aceh. Misalnya, ungkap Irwan, soal keharmonisan eksekutif dan legislatif pada saat itu.

Sementara itu, sejumlah berkas yang diminta penyidik KPK untuk dibawa Irwan Djohan saat memberikan keterangan, diambil sebagian oleh penyidik.

“Ada diambil beberapa SK, sama rekening bank ya. Semua itu diambil, tapi kalau yang sama dengan yang lain itu dikembalikan, karena kata mereka sudah cukup,” ujarnya.

Selain Irwan Djohan, mantan Wakil Ketua DPRA, Sulaiman Abda, juga dimintai keterangan oleh penyidik KPK. Namun Sulaiman Abda lebih irit bicara.

“KPK sangat-sangat kooperatif untuk menanyakan hal-hal yang berkenaan dengan kami. Apa yang kami sanggup jawab, kami jawab. Kalau kami nggak tahu, kami bilang nggak tahu. Tapi, KPK sangat kooperatif,” katanya berlalu pergi usai memberikan keterangan sekitar 6 jam.

Kemudian, ada anggota DPRA aktif yang turut memberikan keterangan, yakni Ihsanuddin MZ (ketua Fraksi PPP DPRA) dan Dalimi (Wakil Ketua I DPRA Fraksi Demokrat). Namun keduanya juga bungkam saat ditanya wartawan seputar pemanggilan mereka oleh penyidik KPK.

Tags: Kapal Aceh HebatkorupsiPemerintah AcehPenyidik KPKTeuku Irwan Djohan
Previous Post

Sembilan Desa di Aceh Tenggara Terendam Banjir

Next Post

BRI Makin Sehat dan Kuat

Related Posts

APBA Aceh 2026 Lampaui Target, Realisasi 23.27 Persen

APBA Aceh 2026 Lampaui Target, Realisasi 23.27 Persen

by Redaksi
1 Mei 2026
0

‎MASAKINI.CO — Realisasi keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2026 hingga akhir April tercatat mencapai 23,27 persen atau...

Pemerintah Aceh Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana Hingga 30 Juli 2026

Pemerintah Aceh Perpanjang Status Transisi Pemulihan Pascabencana Hingga 30 Juli 2026

by Redaksi
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh resmi menetapkan Status Transisi Darurat menuju Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi seiring berakhirnya masa tanggap darurat. Penetapan ini...

Pemerintah Aceh Respons Usulan DPRA Cabut Pergub JKA, Minta Kajian Hukum Mendalam

by Riska Zulfira
28 April 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh merespons usulan DPR Aceh yang meminta pencabutan Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh...

Next Post
BRI Makin Sehat dan Kuat

BRI Makin Sehat dan Kuat

KPK Juga Selidiki Proyek Multiyears & Anggaran Apendiks di Aceh

KPK Juga Selidiki Proyek Multiyears & Anggaran Apendiks di Aceh

Discussion about this post

CERITA

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co