MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, September 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Diminta Keterangan Oleh KPK, Irwan Djohan: Saya Ditanya Soal Kapal Aceh Hebat

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
26 Oktober 2021
in Daerah
0
Diminta Keterangan Oleh KPK, Irwan Djohan: Saya Ditanya Soal Kapal Aceh Hebat

Mantan Wakil Ketua DPRA, Teuku Irwan Djohan memenuhi panggilan KPK untuk memberikan keterangan terkait kasus dugaan korupsi di Aceh, Selasa 26/10/2021. (foto: masakini.co/Alfath)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Teuku Irwan Djohan mengaku dicecar pertanyaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seputar pengadaan Kapal Aceh Hebat.

Dia menyebut penyidik KPK menanyakan sekitar 50 pertanyaan, mulai dari proses usulan eksekutif soal Kapal Aceh Hebat yang mulanya direncakan hanya dua unit, hingga pada proses pembahasannya kenapa menjadi tiga unit. Kemudian pertanyaan berlanjut ke MoU penetapan pembiayaan Kapal Aceh Hebat.

RelatedPosts

Bireuen Anggarkan Rp13,6 Miliar untuk Penghasilan 3.745 PPPK Paruh Waktu

Bupati Aceh Besar Minta BPK Kawal Pengelolaan Anggaran Sejak Awal

BPKK Banda Aceh Buka Layanan Pajak di CFD, Diskon Pokok Pajak hingga 75 Persen

“Kalau proses pelelangan dan pembangunan kapalnya, kita tidak ditanya. Kalaupun ditanya, kita tidak tau jawabannya apa,” kata Teuku Irwan Djohan di gedung Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh, Selasa (26/10/2021).

Irwan juga mengaku, penyidik KPK sempat menanyakan apakah dia mengenal dua orang yang bernama Sayed di lingkungan Pemerintah Aceh.

“Ada dua nama Sayed ditanya. Tapi saya dua-dua tidak kenal. Ada Sayed Azhari dan Sayed Anwar Fuadi, saya nggak kenal,” sebutnya.

Kemudian, dia juga dicecar pertanyaan seputar proses dan kondisi politik yang terjadi pada 2018 di Aceh. Misalnya, ungkap Irwan, soal keharmonisan eksekutif dan legislatif pada saat itu.

Sementara itu, sejumlah berkas yang diminta penyidik KPK untuk dibawa Irwan Djohan saat memberikan keterangan, diambil sebagian oleh penyidik.

“Ada diambil beberapa SK, sama rekening bank ya. Semua itu diambil, tapi kalau yang sama dengan yang lain itu dikembalikan, karena kata mereka sudah cukup,” ujarnya.

Selain Irwan Djohan, mantan Wakil Ketua DPRA, Sulaiman Abda, juga dimintai keterangan oleh penyidik KPK. Namun Sulaiman Abda lebih irit bicara.

“KPK sangat-sangat kooperatif untuk menanyakan hal-hal yang berkenaan dengan kami. Apa yang kami sanggup jawab, kami jawab. Kalau kami nggak tahu, kami bilang nggak tahu. Tapi, KPK sangat kooperatif,” katanya berlalu pergi usai memberikan keterangan sekitar 6 jam.

Kemudian, ada anggota DPRA aktif yang turut memberikan keterangan, yakni Ihsanuddin MZ (ketua Fraksi PPP DPRA) dan Dalimi (Wakil Ketua I DPRA Fraksi Demokrat). Namun keduanya juga bungkam saat ditanya wartawan seputar pemanggilan mereka oleh penyidik KPK.

Tags: Kapal Aceh HebatkorupsiPemerintah AcehPenyidik KPKTeuku Irwan Djohan
Previous Post

Sembilan Desa di Aceh Tenggara Terendam Banjir

Next Post

BRI Makin Sehat dan Kuat

Related Posts

Pemerintah Kawal Revisi UUPA, Wagub Tekankan Kewenangan Aceh Tak Boleh Berkurang

by Ahmad Mufti
24 September 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh menyiapkan langkah pengawalan berkelanjutan terhadap revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA), setelah...

Bandara SIM Jajaki Rute Baru dan Kembangkan Penerbangan Umrah 

by Riska Zulfira
24 September 2026
0

MASAKINI.CO - Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) akan memperluas konektivitas penerbangan dengan menjajaki pembukaan sejumlah rute domestik dan internasional....

Tambahan TKD Bencana Aceh Baru Terealisasi Rp457 Miliar, Rp1,19 Triliun Masih Berjalan

by Redaksi
23 September 2026
0

MASAKINI.CO – Realisasi tambahan Transfer ke Daerah (TKD) untuk penanggulangan bencana hidrometeorologi di Aceh hingga 18 September 2026 baru mencapai...

Next Post
BRI Makin Sehat dan Kuat

BRI Makin Sehat dan Kuat

KPK Juga Selidiki Proyek Multiyears & Anggaran Apendiks di Aceh

KPK Juga Selidiki Proyek Multiyears & Anggaran Apendiks di Aceh

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co