Polisi Tetapkan Satu Tersangka Lagi Korupsi Pengadaan Bebek di Aceh Tenggara

Sekretaris Dinas Pertanian Aceh Tenggara pada 2019, inisial MH ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan bebek. (foto: Polda Aceh)

Bagikan

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Lagi Korupsi Pengadaan Bebek di Aceh Tenggara

Sekretaris Dinas Pertanian Aceh Tenggara pada 2019, inisial MH ditetapkan sebagai tersangka korupsi pengadaan bebek. (foto: Polda Aceh)

MASAKINI.CO – Kepolisian Daerah (Polda) Aceh kembali menetapkan seorang lagi tersangka korupsi pengadaan bebek di Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tenggara tahun anggaran 2019.

Dirreskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Sony Sanjaya, mengatakan tersangka yang baru ditahan berinisial MH, menjabat Sekretaris Dinas Pertanian Aceh Tenggara pada 2019.

“Penahanan terhadap MH setelah dilakukan gelar perkara dan penetapannya sebagai tersangka,” katanya, Kamis (4/11/2021).

Sony menjelaskan, tersangka MH berperan sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam pengadaan bebek di Aceh Tenggara.

Sebelumnya dalam kasus ini, polisi juga telah menetapkan mantan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kabupaten Aceh Tenggara, inisial AS sebagai tersangka. AS merupakan kuasa pengguna anggaran (KPA) dan Kepala Dinas Pertanian saat pengadaan bebek itu berlangsung.

Kasus dugaan korupsi ini bermula ketika Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara melalui Dinas Pertanian mengalokasikan anggaran Rp 12,9 miliar pada 2018 dan 2019 untuk pengadaan 84.459 ekor bebek. Rencananya akan dan dibagikan ke 194 kelompok, masing-masing kelompok rencananya mendapat 500 ekor.

Namun polisi menduga terjadi penggelembungan harga dalam perkara ini. Hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kerugian negara dalam pengadaan bebek di Aceh Tenggara ini diperkirakan sebesar Rp 4,2 miliar.

TAG

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist