MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Gajah Mati di Peunaron Diduga Karena Makan Racun di Kebun Warga

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
16 Oktober 2022
in Daerah
0
Gajah Mati di Peunaron Diduga Karena Makan Racun di Kebun Warga

Petugas sedang melakukan nekropsi terhadap gajah Sumatera yang ditemukan mati di Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur. (foto: Polres Aceh Timur)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Gajah Sumatera yang ditemukan mati di kebun warga di salah satu desa di Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, Aceh, kemarin Sabtu (15/10/2022) diduga tewas karena memakan racun.

“Dugaan sementara kematian gajah liar ini akibat mengkonsumsi bahan pupuk,” kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto, Minggu (16/10/2022).

RelatedPosts

MTQ Aceh Besar Kembali Digelar Setelah Delapan Tahun, 665 Peserta Bertanding

Pemko Banda Aceh Subsidi Paket Sembako Rp80 Ribu untuk Kendalikan Inflasi

Bupati Aceh Besar Minta Bahasa Aceh Dibiasakan di Rumah dan Sekolah

Dia menjelaskan, gajah tersebut berjenis kelamin betina. Usianya diperkirakan berumur 6 sampai 7 tahun.

Diperkirakan waktu kematian gajah sudah dua atau tiga hari sebelumnya. Kondisi satwa terbaring di sisi tubuh sebelah kanan dan mengalami pembengkakan pada bagian perut.

“Lidah satwa membiru, pembengkakan hati, serta terdapat pendarahan di bagian lambung dan usus,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Serbajadi Iptu Hendra Sukmana, mengatakan 150 meter dari lokasi gajah tersebut mati, terdapat satu gubuk penyimpanan pupuk dan racun (pestisida) punya pemilik kebun.

Sebelum tewas kemungkinan besar, klaim Hendra, gajah telah memakan bahan mengandung racun di sana. Sebab gubuk yang terbuat dari papan itu kondisinya tampak rusak.

“Kemungkinan dengan menggunakan belalainya, gajah memakan sebagian pupuk dan pestisida sehingga mengakibatkan kematian,” ujarnya.

Tags: Aceh TimurBKSDA AcehGajah SumateraSatwa Dilindungi
Previous Post

Jaga Bumi! BRI Peduli Ajak Masyarakat untuk Daur Ulang Sampah Secara Terpadu

Next Post

Dosen Diminta Peka Terhadap Persoalan Sosio-Religi di Aceh

Related Posts

Uang Rp100 Juta Dicuri Saat Pemilik Salat di Masjid Lambaro, Pelaku Ditangkap di Aceh Timur

by Riska Zulfira
21 September 2026
0

MASAKINI.CO – Uang tunai Rp100 juta yang disimpan di bawah jok mobil raib saat pemiliknya menunaikan salat Dzuhur di Masjid...

Pengangkut Satwa Dilindungi Divonis 3 Tahun Penjara

by Riska Zulfira
22 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pengadilan Negeri Idi menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepada Agussalim, terdakwa kasus pengangkutan satwa liar dilindungi yang berhasil...

Orangutan Sumatra Terisolasi di Kebun Warga Aceh Tamiang Ditranslokasi ke Habitat Alami

by Riska Zulfira
21 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mentranslokasi seekor Orangutan Sumatra (Pongo abelii) yang ditemukan terisolasi di area...

Next Post
Dosen Diminta Peka Terhadap Persoalan Sosio-Religi di Aceh

Dosen Diminta Peka Terhadap Persoalan Sosio-Religi di Aceh

Balita di Nagan Raya Tewas Diduga Terhirup BBM

Balita di Nagan Raya Tewas Diduga Terhirup BBM

Discussion about this post

CERITA

Semalam Bersama Kanye West

25 Oktober 2026

Desa Wisata Ulee Lheue Tawarkan Sensasi Ngopi di Atas Perahu

22 Oktober 2026

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co