MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Mei 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Gajah Mati di Peunaron Diduga Karena Makan Racun di Kebun Warga

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
16 Oktober 2022
in Daerah
0
Gajah Mati di Peunaron Diduga Karena Makan Racun di Kebun Warga

Petugas sedang melakukan nekropsi terhadap gajah Sumatera yang ditemukan mati di Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur. (foto: Polres Aceh Timur)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Gajah Sumatera yang ditemukan mati di kebun warga di salah satu desa di Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, Aceh, kemarin Sabtu (15/10/2022) diduga tewas karena memakan racun.

“Dugaan sementara kematian gajah liar ini akibat mengkonsumsi bahan pupuk,” kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto, Minggu (16/10/2022).

RelatedPosts

Sejumlah Daerah di Aceh Belum Laporkan Capaian SPM, Pemerintah Gelar Bimtek Pascabencana

Sapi Kurban Presiden untuk Banda Aceh Disalurkan ke Gampong Minim Kurban

Satpol PP WH Apresiasi Peran Keuchik dan Linmas Ungkap Pelanggaran Syariat

Dia menjelaskan, gajah tersebut berjenis kelamin betina. Usianya diperkirakan berumur 6 sampai 7 tahun.

Diperkirakan waktu kematian gajah sudah dua atau tiga hari sebelumnya. Kondisi satwa terbaring di sisi tubuh sebelah kanan dan mengalami pembengkakan pada bagian perut.

“Lidah satwa membiru, pembengkakan hati, serta terdapat pendarahan di bagian lambung dan usus,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Serbajadi Iptu Hendra Sukmana, mengatakan 150 meter dari lokasi gajah tersebut mati, terdapat satu gubuk penyimpanan pupuk dan racun (pestisida) punya pemilik kebun.

Sebelum tewas kemungkinan besar, klaim Hendra, gajah telah memakan bahan mengandung racun di sana. Sebab gubuk yang terbuat dari papan itu kondisinya tampak rusak.

“Kemungkinan dengan menggunakan belalainya, gajah memakan sebagian pupuk dan pestisida sehingga mengakibatkan kematian,” ujarnya.

Tags: Aceh TimurBKSDA AcehGajah SumateraSatwa Dilindungi
Previous Post

Jaga Bumi! BRI Peduli Ajak Masyarakat untuk Daur Ulang Sampah Secara Terpadu

Next Post

Dosen Diminta Peka Terhadap Persoalan Sosio-Religi di Aceh

Related Posts

Perdagangan Ilegal Picu Penurunan Populasi Satwa Dilindungi

by Riska Zulfira
12 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Perdagangan dan penyelundupan satwa liar dilindungi masih menjadi ancaman serius terhadap kelestarian fauna di Indonesia. Praktik ilegal tersebut...

Bea Cukai Langsa Bongkar Ancaman Perdagangan Satwa Dilindungi, Masyarakat Diminta Aktif Cegah Penyelundupan

by Ahmad Mufti
12 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Bea Cukai Langsa bersama Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera menggencarkan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya perdagangan ilegal tumbuhan...

JPU Hadirkan 4 Saksi, Terdakwa Kasus Penyelundupan Orangutan Akui Dibayar Rp1 Juta di Aceh Timur

by Riska Zulfira
8 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Persidangan kasus penyelundupan satwa liar dilindungi dengan terdakwa Agussalim kembali digelar di Pengadilan Negeri Idi, Rabu (6/5/2026) lalu....

Next Post
Dosen Diminta Peka Terhadap Persoalan Sosio-Religi di Aceh

Dosen Diminta Peka Terhadap Persoalan Sosio-Religi di Aceh

Balita di Nagan Raya Tewas Diduga Terhirup BBM

Balita di Nagan Raya Tewas Diduga Terhirup BBM

Discussion about this post

CERITA

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co