MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Agustus 23, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Gajah Mati di Peunaron Diduga Karena Makan Racun di Kebun Warga

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
16 Oktober 2022
in Daerah
0
Gajah Mati di Peunaron Diduga Karena Makan Racun di Kebun Warga

Petugas sedang melakukan nekropsi terhadap gajah Sumatera yang ditemukan mati di Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur. (foto: Polres Aceh Timur)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Gajah Sumatera yang ditemukan mati di kebun warga di salah satu desa di Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, Aceh, kemarin Sabtu (15/10/2022) diduga tewas karena memakan racun.

“Dugaan sementara kematian gajah liar ini akibat mengkonsumsi bahan pupuk,” kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Arianto, Minggu (16/10/2022).

RelatedPosts

Duta GenRe Banda Aceh Didorong Jadi Mitra Pemerintah Suarakan Aspirasi Anak Muda

Sawah di Aceh Besar Dialiri Pompa untuk Cegah Gagal Panen

Kasus Kekerasan Seksual Anak di Aceh, CFD Banda Aceh Gelar Diskusi Parenting Besok

Dia menjelaskan, gajah tersebut berjenis kelamin betina. Usianya diperkirakan berumur 6 sampai 7 tahun.

Diperkirakan waktu kematian gajah sudah dua atau tiga hari sebelumnya. Kondisi satwa terbaring di sisi tubuh sebelah kanan dan mengalami pembengkakan pada bagian perut.

“Lidah satwa membiru, pembengkakan hati, serta terdapat pendarahan di bagian lambung dan usus,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Serbajadi Iptu Hendra Sukmana, mengatakan 150 meter dari lokasi gajah tersebut mati, terdapat satu gubuk penyimpanan pupuk dan racun (pestisida) punya pemilik kebun.

Sebelum tewas kemungkinan besar, klaim Hendra, gajah telah memakan bahan mengandung racun di sana. Sebab gubuk yang terbuat dari papan itu kondisinya tampak rusak.

“Kemungkinan dengan menggunakan belalainya, gajah memakan sebagian pupuk dan pestisida sehingga mengakibatkan kematian,” ujarnya.

Tags: Aceh TimurBKSDA AcehGajah SumateraSatwa Dilindungi
Previous Post

Jaga Bumi! BRI Peduli Ajak Masyarakat untuk Daur Ulang Sampah Secara Terpadu

Next Post

Dosen Diminta Peka Terhadap Persoalan Sosio-Religi di Aceh

Related Posts

Pengangkut Satwa Dilindungi Divonis 3 Tahun Penjara

by Riska Zulfira
22 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pengadilan Negeri Idi menjatuhkan hukuman tiga tahun penjara kepada Agussalim, terdakwa kasus pengangkutan satwa liar dilindungi yang berhasil...

Orangutan Sumatra Terisolasi di Kebun Warga Aceh Tamiang Ditranslokasi ke Habitat Alami

by Riska Zulfira
21 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh mentranslokasi seekor Orangutan Sumatra (Pongo abelii) yang ditemukan terisolasi di area...

Perdagangan Ilegal Picu Penurunan Populasi Satwa Dilindungi

by Riska Zulfira
12 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Perdagangan dan penyelundupan satwa liar dilindungi masih menjadi ancaman serius terhadap kelestarian fauna di Indonesia. Praktik ilegal tersebut...

Next Post
Dosen Diminta Peka Terhadap Persoalan Sosio-Religi di Aceh

Dosen Diminta Peka Terhadap Persoalan Sosio-Religi di Aceh

Balita di Nagan Raya Tewas Diduga Terhirup BBM

Balita di Nagan Raya Tewas Diduga Terhirup BBM

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co