MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Februari 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Berantas Maksiat di Banda Aceh, Wacana Pageu Gampong Mencuat

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
24 Oktober 2022
in News
0
Diduga Pesta Miras, 11 Wanita Muda Diciduk di Ulee Lheue

Sebanyak 11 wanita muda diamankan di kawasan pantai Ulee Lheue karena diduga pesta miras, Senin 17/10/2022. (foto: dok Polresta Banda Aceh)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pasca diamankannya 11 wanita muda di lokasi wisata pantai Ulee Lheue yang kedapatan kongkow sampai larut malam sepekan lalu, Pemerintah Kota Banda Aceh mewacanakan akan menghidupkan kembali kearifan lokal Pageu Gampong.

Para tokoh masyarakat dalam satu gampong (desa), terutama yang memiliki lokasi wisata, diminta terlibat aktif menjaga agar tak terjadi pelanggaran Syariat Islam di lokasi wisata tersebut.

RelatedPosts

9 Camilan Sebelum Tidur yang Direkomendasi Ahli Gizi

Bareskrim Polri Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi, 12 Tersangka Ditahan

Permintaan Cincau Melejit di Bulan Puasa

“Kalau hanya mengandalkan aparatur dari Pemko tentu (penerapan Syariat Islam) ini tidak akan maksimal,” kata Ketua DPR Kota Banda Aceh, Farid Nyak Umar, Sabtu (22/10/2022).

Menurutnya, Banda Aceh sebagai ibu kota dari provinsi Aceh, harusnya menjadi etalase sekaligus ikon penegakan Syariat Islam di bumi Serambi Mekkah.

“Artinya ketika ada yang tercoreng di Banda Aceh ini, itu juga akan memperburuk citra Aceh,” ujarnya.

Maka dari itu, kata Farid, dengan mengaktifkan Pageu Gampong merupakan cara efektif memberantas maksiat di Kota Banda Aceh.

Senada dengan Farid Nyak Umar, Penjabat Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq, mengaku wacana menghidupkan Pageu Gampong ini merupakan salah satu solusi baik untuk memberantas pelanggaran syariat.

Selain itu, pihaknya juga tengah merancang alternatif kebijakan lain, seperti membatasi aktivitas malam di sejumlah lokasi wisata di Banda Aceh.

“Itu sangat mungkin dilakukan. Hanya saja konsepnya akan dibahas dengan seluruh elemen agar ekonomi pelaku usaha tidak terganggu,” katanya.

“Kita ingin batasi, kalau pergi ke tempat wisata jangan melampaui jamnya. Orang kalau tengah malam itu kan jam tidur. Jadi kita akan cari solusi, jalan terbaik penegakan syariat Islam tetap bisa kedepankan ekonomi. Syariat Islam dan ekonomi ini harus bisa bersanding,” pungkasnya.

Tags: Banda AcehBerantas MaksiatFarid Nyak UmarLokasi WisataPageu GampongPelanggaran Syariat IslamSyariat Islam
Previous Post

Menanti Restu Kementerian LHK untuk Mangrove Forest Park Langsa

Next Post

Ketua DPR Aceh Minta Pengelola KEK Arun Serap Tenaga Kerja Lokal

Related Posts

Afdhal Tinjau Pasar Murah Daging Meugang Jelang Ramadan

Afdhal Tinjau Pasar Murah Daging Meugang Jelang Ramadan

by Redaksi
16 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah melakukan survei lokasi pasar murah daging meugang di sejumlah titik pada...

Harga Bahan Pokok di Pasar Tani Stabil, Cabai Merah Rp38 Ribu per Kilogram

Harga Bahan Pokok di Pasar Tani Stabil, Cabai Merah Rp38 Ribu per Kilogram

by Aininadhirah
12 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Tani terpantau relatif stabil pada Kamis (12/2/2026). Pantauan masakini.co lokasi, beberapa komoditas pangan...

Strawberry Berastagi Ramaikan Pasar Tani, Harga Terjangkau

by Aininadhirah
12 Februari 2026
0

MASAKINI.CO – Buah strawberry segar turut meramaikan Pasar Tani yang digelar, Kamis (12/2/2026). Buah yang didatangkan langsung dari Berastagi, Sumatera...

Next Post
Ketua DPR Aceh Minta Pengelola KEK Arun Serap Tenaga Kerja Lokal

Ketua DPR Aceh Minta Pengelola KEK Arun Serap Tenaga Kerja Lokal

Menjaga Kekhususan Demokrasi Aceh

Menjaga Kekhususan Demokrasi Aceh

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co