MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Mengenang Amin Chuzaini, Pelopor Tahfidz di Aceh yang Sanadnya sampai ke Rasulullah

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
1 Februari 2023
in News
0
Mengenang Amin Chuzaini, Pelopor Tahfidz di Aceh yang Sanadnya sampai ke Rasulullah

Seminar sanad Alquran mengenang KH Amin Chuzaini Al-Hafidz di dayah Insan Qurani Aceh Besar. (foto: untuk masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Dayah Insan Qurani Aceh Besar menggelar seminar sanad Alquran Allah maghfurlah KH Amin Chuzaini di masjid kompleks Dayah setempat.

Seminar bertajuk Sanad Alquran Mengenang KH Amin Chuzaini Al-Hafidz ini menghadirkan narasumber peneliti Sanad Alquran Nusantara, Ustad Muhammad Abid Muaffan.

RelatedPosts

UIN Ar-Raniry Siapkan 2.000 Paket Iftar per Hari, Terbuka untuk Mahasiswa dan Warga Sekitar

Keutamaan Tadarus Al-Qur’an di Bulan Ramadhan, Ustaz Razi: Menjadi Syafaat di Hari Kiamat

Tubuh Terasa Berenergi atau Lelah saat Puasa? Ini Penyebabnya

Berdasarkan penelitiannya dipastikan sanad Alquran yang diajarkan oleh KH Amin sampai kepada baginda Rasulullah SAW.

“Almaghfurlah Amin Chuzaini Al-Hafizh belajar dari gurunya di antaranya Almarhum KH Yusuf Masyhar pendiri Madrasatul Qur’an Tebu Ireng, Jombang. Kemudian KH Yusuf Masyhar belajar kepada KH Dahlan Khalil pengasuh Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang, beliau murid langsung dari Sayyid Ahmad Hamid bin Abdur Rozaq At Tiji seorang ulama besar yang mana beliau menjadi syaikhul qura’ di Mekkah Al-Mukarramah, yang muridnya begitu luar biasa banyak di Indonesia,” jelas Muhammad Abid dihadapan ratusan santri Dayah Insan Qurani.

“Syekh Ahmad Hamid At Tiji adalah murid langsung dari Syeikh Sabiq Al-Iskandari sanadnya Insya Allah muttashil sampai Al-Imam Ibnu Jazari bersambung sampai kepada Imam Syathibi, bersambung sampai imam Abu Amr Ad-Dani, bersambung smpai imam Hafs (murid dari imam ‘Ashim yang belajar kepada imam Abdurrahman Al-Sulami), dari sahabat Usman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Zaid bin Tsabit dan Abdullah bin Mas’ud ra yg mereka adalah sahabat dari Baginda Nabi Muhammad Saw,” lanjutnya.

Ustad Amin merupakan alumni Pesantren Salafiyah Syafi’iyyah Seblak Jombang dan Pesantren Madrasatul Quran Jombang. Ia merantau ke Aceh pada masa gubernur Ibrahim Hasan setelah perhelatan MTQ Nasional di Bandar Lampung pada tahun 1988. Kala itu, Aceh belum ada peserta pada cabang Musabaqah Hifzil Quran.

Atas prakarsa Ibrahim Hasan, tiga orang pengajar Alquran dari Tanah Jawa dibawa ke Aceh untuk mendidik generasi muda Serambi Mekkah dalam mendalami ilmu Alquran termasuk di antaranya Tahfizul Quran.

KH Amin Chuzaini adalah salah satu hafiz yang mendapatkan peluang itu. Setelah tiga tahun berada di Aceh, sebenarnya tugas Amin telah selesai. Teman-temannya memilih pulang ke Jawa, namun Amin memilih untuk menetap di Aceh, hingga ajal menjemputnya pada pagi Ahad, 27 September 2020.

Ia menikah dengan seorang wanita asal Aceh. Pria kelahiran Jombang, 16 Oktober 1960 ini menjadikan Aceh sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam perjalanan hidup dan dakwahnya.

Tiga puluh tahun mengabdi di Serambi Mekkah, Ust Amin telah melahirkan ribuan hafiz dan hafizah. Aceh yang dulu tanpa wakil di MHQ, kini mulai menunjukkan berbagai prestasi.

Beliau merupakan di antara orang pertama yang mendirikan lembaga tahfiz al Qur’an di Serambi Mekkah. Ia terlibat langsung dalam mengasuh dan juga mendirikan sejumlah pesantren tahfiz seperti MUQ Pagar Air, Dayah Insan Qurani Aceh Besar, Sidiq Leupung  Aceh Besar dan IQ Nurussalam Aceh Timur.

Bapak huffaz itu telah tiada, namun berkat keikhlasannya telah melahirkan ribuan generasi qurani yang akan menebarkan keberkahan untuk negeri tercinta.

Wakil Yayasan Dayah Insan Qurani Ust M. Raihan, mengatakan almarhum semasa hidupnya dikenal sebagai sosok yang santun, sangat sabar dalam mendidik santrinya, saat ada yang sulit menghafal beliau selalu memotivasi santri, sungguh sosok guru yang luar biasa, beliau memiliki kapasitas yang mumpuni dalam mengembangkan lembaga tahfiz Alquran. Bahkan rela meninggalkan kampung halamannya untuk mengabdi di bumoe Serambi Mekkah.

“Kalau mau lihat sosok guru yang tidak pernah marah, itulah beliau, dedikasi sepenuhnya untuk pendidikan Al Qur an. Beliau juga pernah beberapa kali terpilih sebagai dewan hakim MTQ Nasional cabang Tahfizh,” kata Raihan.

Malam itu, di akhir seminar, peneliti Sanad Muhammad Abid Muaffan turut menyerahkan hasil penelitiannya berbentuk gambar silsilah Sanad Al-Qur’an Allahummaghfirlah KH Ust Amin Chuzaini kepada Dayah Insan Qurani yang diterima Wakil Yayasan Dayah Insan Qurani Ust M. Raihan.

Tags: Amin ChuzainiDayah Insan QuraniRasulullah SAWSanad Alquran
Previous Post

Achmad Marzuki Klaim Turunkan Inflasi 5,89 Persen

Next Post

Banjir Tak Henti Rendam Sawah, Petani Aceh Besar Pasrah!

Related Posts

124 Santri Dayah Insan Qurani Aceh Besar Diwisuda

124 Santri Dayah Insan Qurani Aceh Besar Diwisuda

by Alfath Asmunda
9 Mei 2024
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 124 santri Dayah Insan Qurani (IQ) Aceh Besar diwisuda. 50 orang di antaranya telah mengkhatamkan hafalan Al-Quran...

Hanan Attaki ke Santri Insan Qurani: Kalau Lagi Down, Ingatlah Orang Tua

Hanan Attaki ke Santri Insan Qurani: Kalau Lagi Down, Ingatlah Orang Tua

by Alfath Asmunda
24 Mei 2022
0

MASAKINI.CO - Dai kondang Ustadz Hanan Attaki menyapa santri Dayah Insan Qurani Aceh Besar, pada Senin (23/5/2022) kemarin. Dalam kunjungan...

Wujudkan Kemandirian Dayah, Pengurus Insan Qur’ani Belajar Pengelolaan Wakaf

Wujudkan Kemandirian Dayah, Pengurus Insan Qur’ani Belajar Pengelolaan Wakaf

by Masa Kini
27 Mei 2021
0

MASAKINI.CO - Pimpinan Dayah Insan Qur'ani Ust. Muzakkir Zulkifli beserta pengurus dayah menyambangi kebun kurma milik Mahdi Muhammad di Barbatee,...

Next Post
Banjir Tak Henti Rendam Sawah, Petani Aceh Besar Pasrah!

Banjir Tak Henti Rendam Sawah, Petani Aceh Besar Pasrah!

Isu Penculikan Anak Merebak, Polda Aceh: Masyarakat Perlu Kroscek Informasi

Isu Penculikan Anak Merebak, Polda Aceh: Masyarakat Perlu Kroscek Informasi

Discussion about this post

CERITA

Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

Ramadan di Tenda: Harapan Pengungsi Kalasegi untuk Rumah yang Terlambat Datang

3 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co