MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Mei 9, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Riset AJI: 82,6 Persen Jurnalis Perempuan Indonesia Alami Kekerasan Seksual

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
14 Februari 2023
in News
0
Riset AJI: 82,6 Persen Jurnalis Perempuan Indonesia Alami Kekerasan Seksual

Ilustrasi | Kekerasan seksual terhadap jurnalis perempuan. (foto: dok AJI Indonesia)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Jurnalis perempuan paling rentan menjadi korban kekerasan seksual di dunia kerja. Riset terbaru Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia bersama Pemantau Regulasi dan Regulator Media (PR2Media) dan didukung International Media Support (IMS), 82,6 persen responden menyatakan pernah mengalami kekerasan seksual sepanjang karir jurnalistik mereka.

Riset berjudul “Kekerasan Seksual terhadap Jurnalis Perempuan Indonesia” itu mensurvei 852 jurnalis perempuan di 34 provinsi pada September – Oktober 2022.

RelatedPosts

Harga Emas di Banda Aceh Bertahan Rp7,96 Juta per Mayam

Tes CAT Koperasi Desa Merah Putih di The Pade Banda Aceh Diikuti 2.000 Peserta per Hari

MaTA Sebut Film “Pesta Babi” Jadi Pengingat Ancaman Kerusakan Lingkungan di Aceh

Riset tersebut bertujuan untuk menggali pengalaman jurnalis perempuan terkait beragam jenis kekerasan seksual, yang terjadi di ranah daring maupun luring, di kantor maupun luar kantor saat para jurnalis perempuan melakukan kerja jurnalistik.

Dari jumlah responden yang disurvei, sebagian besar yakni 704 responden (82,6 persen) menerima kekerasan seksual dalam berbagai bentuk. Hanya 17,4 persen (148) responden yang tidak pernah mengalami kekerasan seksual apa pun dalam karier jurnalistik mereka.

Dari jumlah yang pernah mendapat kekerasan seksual tersebut, mayoritas (37 persen) mengalaminya di ranah daring sekaligus luring, di ranah daring saja 26,8 persen dan luring saja 18,2 persen.

AJI Indonesia berharap riset tersebut dapat mendorong perusahaan pers dan organisasi pers untuk membuat aturan pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual di internal masing-masing. Aturan tersebut bisa berbentuk SOP, peraturan perusahaan, ataupun Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

“Aturan yang jelas di dunia kerja tentang pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual setidaknya dapat memberikan jaminan kepada korban untuk melaporkan kasusnya. Sebab, aturan ini bisa memberikan kepastian bahwa kasusnya akan ditangani oleh perusahaan pers atau organisasi tempat korban bernaung,” kata Ketua Umum AJI Indonesia Sasmito.

Dia menyebut AJI Indonesia dan PR2Media telah menyampaikan riset tersebut ke Dewan Pers pada Rabu (11/1/2023) lalu. Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu berjanji akan menindaklanjuti dan memperjuangkan hasil riset tersebut dengan mendorong perusahaan media membuat SOP.

“Data kekerasan seksual yang dialami perempuan jurnalis yang disajikan dalam riset, semakin menguatkan urgensi pencegahan dan penanganan kekerasan seksual, tak terkecuali di lingkungan pers,” kata Ninik.

Berikut 10 jenis kekerasan yang paling banyak dialami jurnalis perempuan:

Body shaming secara luring (58,9 persen);

Catcalling secara luring (51,4 persen);

Body shaming secara daring (48,6 persen);

Menerima pesan teks maupun audio visual yang bersifat seksual dan eksplisit secara daring (37,2 persen);

Sentuhan fisik bersifat seksual yang tidak diinginkan secara luring (36,3 persen);

Komentar kasar atau menghina bersifat seksual secara luring (36 persen);

Komentar kasar atau menghina bersifat seksual secara daring (35,1 persen);

Diperlihatkan pesan teks maupun audio visual yang bersifat seksual dan eksplisit secara luring (27,2 persen);

Dipaksa menyentuh atau melayani keinginan seksual pelaku secara luring (4,8 persen);

Dipaksa melakukan hubungan seksual secara luring (2,6 persen).

 

Laporan riset AJI Indonesia tersebut dapat diunduh

Tags: AJI IndonesiaJurnalis PerempuanKekerasan SeksualRiset
Previous Post

Korea Utara Perintahkan Warga yang Bernama Ju-ae Segera Ganti Nama

Next Post

Meutaloe Wareh Berkeliling di Pelosok Kutaraja

Related Posts

842 Mahasiswa UIN Ar-Raniry Terdampak Banjir Terima Pembayaran UKT Tahap I

UIN Ar-Raniry Peringkat 2 Nasional Bidang Hukum, Lampaui Sejumlah Kampus Besar

by Riska Zulfira
28 Maret 2026
0

MASAKINI.CO – UIN Ar-Raniry Banda Aceh mencatat lompatan signifikan di kancah riset nasional. Kampus ini menempati peringkat kedua nasional bidang...

Terdapat 537 Kasus Kekerasan Seksual, Tempat Kerja Dianggap Belum Aman untuk Perempuan

Terdapat 537 Kasus Kekerasan Seksual, Tempat Kerja Dianggap Belum Aman untuk Perempuan

by Riska Zulfira
25 November 2025
0

MASAKINI.CO - Tempat kerja yang seharusnya menjadi ruang aman dan profesional bagi semua orang, terutama perempuan, ternyata masih menyimpan potensi...

Polisi di Aceh Paksa Pacar Aborsi Kena Sanksi Etik dan Terancam Pidana

Polisi di Aceh Paksa Pacar Aborsi Kena Sanksi Etik dan Terancam Pidana

by Alfath Asmunda
13 Februari 2025
0

MASAKINI.CO - Ipda Yohananda Fajri, lulusan Akademi Polisi (Akpol) bertugas di Polda Aceh yang diduga paksa pacar aborsi, terancam dijerat...

Next Post
Meutaloe Wareh Berkeliling di Pelosok Kutaraja

Meutaloe Wareh Berkeliling di Pelosok Kutaraja

Lewat Infak Seribu per Hari, Dayah Jeumala Amal Bangun Rumah Warga Miskin

Lewat Infak Seribu per Hari, Dayah Jeumala Amal Bangun Rumah Warga Miskin

Discussion about this post

CERITA

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

1 Mei 2026

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co