MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Camat Pulo Aceh Minta Dermaga Dikeruk

Riska Zulfira by Riska Zulfira
21 Juli 2023
in Headline
0
Camat Pulo Aceh Minta Dermaga Dikeruk

Boat nelayan membawa penumpang dari Pulo Aceh ke Banda Aceh. (foto: masakini.co/Ahmad Mufti)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Akses menuju Pulo Breueh dan Pulau Nasi di Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar saat ini masih minim fasilitas. Transportasi menuju ke daerah itu masih menggunakan boat nelayan yang terbuat dari kayu.

Camat Pulo Aceh Jamaluddin, mengatakan terkendalanya transportasi disebabkan dermaga Lampuyang di Pulau Breuh belum dilakukan pengerukan, sehingga kapal tidak dapat berlabuh.

RelatedPosts

Korban Jiwa Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Bertambah Jadi Dua Orang

Kurangi Titik Buta Pengawasan, Banda Aceh Perbanyak CCTV 360 Derajat

Breaking News: Ruang Mesin KMP Aceh Hebat 2 Meledak Saat Bersandar di Ulee Lheue, 14 Orang Terluka

Dia menyebut butuh perhatian pemerintah Provinsi dan instansi terkait untuk segera dilakukan pengerukan agar transportasi dapat berjalan normal.

“Saat masuk dermaga harus menunggu 1 hingga 2 jam, karena boat harus parkir dulu, sebab itulah perlu dilakukan pengerukan,” kata Jamaluddin kepada masakini.co, Jumat (21/7/2023).

Dia menerangkan, sebelumnya proses pengajuan pengerukan telah diusulkan pihaknya kepada Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) dan Pemerintah Provinsi Aceh.  Namun, ungkap Jamaluddin, hal tersebut tak dapat ditindaklanjuti dengan alasan dapat merusak ekosistem laut.

“Sementara kita butuh dermaga yang memadai untuk boat dan kapal. Kami berharap pengerukan dapat segera direalisasikan,” ujarnya.

“Jika perhatian Pemerintah Kabupaten Aceh Besar sudah banyak,” tambah Jamaluddin.

Tak hanya itu, terbatasnya jadwal pelayaran juga menjadi kendala dalam pembangunan potensi di Pulo Aceh. Bahkan, pemerintah kecamatan Pulo Aceh terkesan tidak hidup, karena proses pengurusan administrasi masyarakat kerap dilakukan di pusat ibu kota.

“Kita juga ada petugas pembantu di Banda Aceh,” ujarnya.

“Jika masyarakat Pulau Nasi ke Pulau Breuh mengeluarkan biaya hingga Rp200 ribu pulang pergi, makanya masyarakat lebih memilih ke Banda Aceh karena biayanya lebih murah,” sebutnya.

Apalagi, jadwal berlayar kapal KMP Papuyu rute Pulo Aceh hanya mampu dilaksanakan 3-4 kali dalam sebulan. Akibatnya masyarakat kerap menggunakan boat nelayan sebagai sarana transportasi.

“Jadi keseringan masyarakat harus menunggu,” pungkasnya.

Tags: Aceh BesarDermagaPulo Acehtransportasi
Previous Post

Liga 2 Larang Suporter Tim Tamu Hadir saat Tandang!

Next Post

Gegara Tak Bayar Utang, Warga Kota Lhokseumawe Diculik

Related Posts

Satpol PP Aceh Besar Perketat Pengawasan Bukit Lamreh Usai Dugaan Pemerasan Wisatawan

by Riska Zulfira
19 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Besar memperketat pengawasan di kawasan wisata Bukit Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya,...

Lima Hari Hilang di Gunung Seulawah, Pendaki Asal Aceh Utara Ditemukan Selamat

by Riska Zulfira
6 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Setelah lima hari dinyatakan hilang di kawasan Gunung Seulawah, Aceh Besar, pendaki asal Aceh Utara, Faiz Hidayat (23),...

Korban Terseret Ombak di Tebing Laut Pulo Aceh Ditemukan Setelah Empat Hari

by Riska Zulfira
2 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan Ahmat Talha Reza (21), warga Gampong Alue Riyeung, Kecamatan Pulo Aceh, yang hilang...

Next Post

Gegara Tak Bayar Utang, Warga Kota Lhokseumawe Diculik

Ingin Tahu Alutsista yang Dimiliki Polda Aceh? Yuk ke Bhayangkara Fest 2023

Ingin Tahu Alutsista yang Dimiliki Polda Aceh? Yuk ke Bhayangkara Fest 2023

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co