MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Agustus 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Warga Resah Isu Begal di Jalan Raya Marak di Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
4 Februari 2024
in News
0

Ilustrasi aksi seorang jambret. | Waewkija/freepik.com

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Konten menampilkan tindakan kriminal disertai kekerasan, belakang marak di grup WhatsApp (WA) warga Aceh.

Pesan berantai dengan narasi aksi begal dan geng motor di jalan turut menghiasi media sosial, walau sebagiannya dinyatakan polisi hoaks tapi tetap membuat warga resah.

RelatedPosts

Cekcok di Simpang Dodik Berujung Penikaman, Pria di Banda Aceh Diamankan Polisi

Baitul Mal Aceh Salurkan Rp7,92 Miliar Modal Usaha untuk 1.584 Warga

Jelang PBAK, 5.000 Mahasiswa Baru UIN Ar-Raniry Jalani Tes Kesehatan dan Urus Faskes BPJS

Contohnya, foto korban jambret di Limpok, Kabupaten Aceh Besar dengan kondisi telapak tangan nyaris putus, telah dinyatakan polisi hoaks.

Ramai warga tidak tenang saat anaknya berada di luar rumah seperti ke sekolah, maupun pergi bekerja.

Nilawati, seorang warga Aceh Besar yang resah. Ia mengaku menjadi cemas saat banyak isu begal yang beredar. Pasalnya kedua anak Nilawati pergi bekerja di Kota Banda Aceh dan sering pulang saat senja tiba.

“Saya jadi takut, tidur pun tidak nyenyak karena selalu kepikiran kondisi besok bakal seperti apa,” katanya kepada masakini, Sabtu (3/1/2024).

Bahkan ia mengaku telah membatasi jadwal pulang dan ruang pergerakan sang anak hingga kondisi Aceh kembali aman.

“Saya minta anak saya sebelum magrib sudah di rumah, jangan sampai hari sudah gelap masih di jalan,” ucapnya khawatir.

Ia menyayangkan atas banyaknya kejadian kekerasan di Aceh. Meskipun telah mendengar bahwa isu tersebut hoaks, juga tidak mampu menenangkan Nilawati.

“Harapannya Aceh kita kembali aman, jangan sampai ada begal ataupun jambret di jalan raya, kami ibu-ibu ini selalu was-was untuk keluar,” tuturnya.

Hal senada juga diutarakan, Yusnidar warga Banda Aceh. Ia mengatakan tiap hari menerima informasi begal sejak dua pekan terakhir di media sosial miliknya.

“Sekarang kita buka Instagram, TikTok semua konten begal yang keluar, apa engga takut kita,” ucapnya.

Ilustrasi seorang jambret ambil barang korban. | freepik.com

Ibu dua anak ini sangat khawatir akan keselamatan anak-anaknya, bahkan kini dirinya bersedia antar jemput anak ke sekolah.

“Biasa mereka bawa sepeda motor ke sekolah, karena khawatir mending saya yang antar jemput,” jelasnya.

Ia menyaksikan sejumlah video kekerasan yang beredar di medsos. Pertama, video sekelompok pemuda yang membawa senjata tajam sambil berjoget-joget di jalan. Di akhir video juga menampilkan seorang korban tewas dengan penuh luka bacok.

Video kedua, menampilkan seorang pemuda sedang menganiaya pemuda lainnya di bawah fly over dengan menghujamkan pisau secara bertubi-tubi dan brutal.

“Benar atau tidaknya di Aceh saya tidak tau, tapi saya selalu berdoa kita semua dijauhkan dari hal-hal seperti itu,” kata Yusnidar sambil menengadahkan tangannya.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menegaskan, kedua video kekerasan tersebut hoaks. Padahal, setelah dicek tidak ada laporan atau kejadian seperti yang ada dalam video tersebut di Aceh.

“Kejadiannya itu bukan di Aceh. Bisa jadi itu di daerah lain,” kata Joko.

Joko juga meminta masyarakat agar tidak menyebarkan hoaks atau informasi tanpa sumber yang jelas, karena dapat menimbulkan keresahan dan mengganggu Kamtibmas yang selama ini sudah kondusif.

Masyarakat juga diimbau agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan hoaks, terutama terkait kekerasan di jalan seperti curat, curas, dan jambret. Jangan sampai, tambah Joko, situasi yang sudah kondusif jadi terganggu dan menimbulkan keresahan dan rasa takut berlebihan bagi masyarakat.

“Pastikan dulu keabsahan setiap informasi sebelum dikonsumsi atau dibagikan, sehingga situasi keamanan di Bumi Serambi Mekkah tetap terjaga dan kondusif,” tegas Joko.

Tags: Aceh BesarBanda AcehBegalJambretKenakalan RemajaKriminal
Previous Post

Frosinone Kontra Milan, Luka Jovic Pahlawan Kemenangan 2-3

Next Post

Enam Negara Mendukung Amerika dan Inggris Serang Yaman

Related Posts

Warga Rasakan Manfaat SALEUM, Laporan Warga Direspon Cepat

by Redaksi
19 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO — Kanal pengaduan Pemerintah Kota Banda Aceh, SALEUM (Sarana Aduan Layanan Elektronik untuk Masyarakat), mulai dimanfaatkan warga untuk menyampaikan...

Bulog Salurkan 1,8 Juta Kg Beras untuk 60.027 Penerima di Aceh Besar

by Riska Zulfira
14 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Sebanyak 60.027 keluarga penerima manfaat (PBP) di Kabupaten Aceh Besar akan menerima bantuan pangan berupa beras dari Perum...

Angin Kencang Masih Terjadi, Lima Pohon Tumbang dalam Sehari

by Riska Zulfira
7 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Cuaca ekstrem masih terjadi di Aceh Besar. Hari ini, lima titik pohon tumbang dilaporkan terjadi akibat hembusan angin...

Next Post

Enam Negara Mendukung Amerika dan Inggris Serang Yaman

Mengenal Wawowae, Pemenang Kategori Desa Potensial Wilayah Tengah Program Desa BRILian

Mengenal Wawowae, Pemenang Kategori Desa Potensial Wilayah Tengah Program Desa BRILian

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co

 

Memuat Komentar...