MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Pegadaian Ajak Masyarakat Beralih ke Emas Batangan

Riska Zulfira by Riska Zulfira
11 Juli 2025
in News
0

Kepala Departemen Bisnis Support Pegadaian Kanwil I Medan, Andya Fauzi, saat konferensi pers di Hotel Aryaduta, Medan, Kamis (10/7/2025) | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – PT Pegadaian Kantor Wilayah I Medan mengungkapkan adanya perbedaan pola transaksi antara Aceh dan Sumatera Utara (Sumut). Masyarakat Sumut cenderung mengikuti harga pasar emas. Saat harga naik, permintaan harga emas batangan juga ikut naik di wilayah itu. Namun menjelang Lebaran, tren justru menurun karena masyarakat ramai-ramai menebus emas untuk dipakai saat hari raya.

Di Aceh, perilaku nyaris sama saat Lebaran. Hanya perbedaannya, Hari Raya Idul Adha tebusan lebih tinggi dibandingkan Hari Raya Idul Fitri.

RelatedPosts

Zaini Bakri Resmi Duduki Kursi DPRA, Gantikan Mawardi Basyah

Segini Harga Emas Perhiasan Hari Ini

Lima Motif Ornamen Aceh Dipilih untuk Dikembangkan ke Produk Fesyen

“Akhir tahun biasanya Sumut mengalami penurunan tebusan karena Natal dan tahun baru tapi di Aceh tebusan tetap tinggi karena untuk pembayaran proyek akhir tahun,” kata Kepala Departemen Bisnis Support Pegadaian Kanwil I Medan, Andya Fauzi, saat konferensi pers di Medan, Kamis (10/7/2025).

Andyan menjelaskan karakter masyarakat Aceh lebih suka membeli emas perhiasan karena bisa langsung dipakai sebagai aksesoris. “Padahal dari segi investasi, menabung emas batangan lebih baik karena saat dijual harganya relatif sama, dan tidak mengalami pemotongan ongkos pembuatan,” ujarnya.

Ia mencontohkan, emas batangan seperti Antam, Logam Mulia, atau Galeri 24 yang bersertifikat internasional dapat dijual di mana saja. Sedangkan emas perhiasan, mayoritas harus dijual di toko yang sama saat membeli.

Oleh karena itu, menurut Andyan, kini Pegadaian terus berupaya mengedukasi masyarakat Aceh agar tidak membeli emas perhiasan untuk tujuan investasi. Pegadaian mulai menyasar anak muda Aceh, sebab mereka adalah generasi yang akan mulai berinvestasi.

“Beberapa waktu lalu kami masuk ke kampus-kampus, seperti UIN Ar-Raniry dan Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh untuk melakukan edukasi,” ujarnya.

PT Pegadaian Kantor Wilayah I Medan yang membawahi wilayah Sumatera Utara dan Aceh, telah bertransformasi terhadap sejumlah layanan baru. Salah satunya adalah kehadiran agen-agen pegadaian untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan transaksi.

Menurut Andyan, kini telah hadir sebanyak 3.700 agen, dengan rincian 3.000 agen tersebar di wilayah Sumut dan 700 agen tersebar di Aceh. Melalui agen dan aplikasi digital, masyarakat bisa melakukan berbagai transaksi, mulai dari pembukaan rekening tabungan emas, top up, hingga pembiayaan produk mikro seperti KCA, Arrum Haji, atau Kreasi.

Terdapat sejumlah produk yang dapat dilakukan transaksi di agen pegadaian. Misalnya terhadap agen pemasar nasabah dapat menggunakan KCA, Kreasi, Amanah, Arrum Haji, Krasida, KUR Syariah, Kupedes. Kemudian agen pembayar, nasabah dapat memanfaatkan berupa Tab Emas, Mulia, MPO dan Produk Agen Pemasar.

“Terakhir ada agen gadai, di sini nasabah dapat memanfaatkan Gadai KCA, Produk Agen Pemasar dan Produk Agen Pembayar,” tuturnya.

Setiap agen pegadaian, lanjut Andyan, akan mendapatkan dana bagi hasil sesuai dengan produk yang dijual. Misalnya transaksi penyaluran produk mikro maka bagi hasil itu sebesar 0,75 persen dari uang pinjaman yang diberikan.

Namun Andyan mengingatkan agar masyarakat tetap berhati-hati karena tidak menutup kemungkinan muncul oknum yang mengaku agen. Akan tetapi pihaknya telah memberikan fasilitas branding khusus yang tidak dimiliki oknum tersebut.

“Jika ditemukan ada oknum maka akan kami tindak,” tegasnya.

Tags: acehharga emasInvestasi EmasPegadaian
Previous Post

Gerald Vanenburg, Mengkritik Keras Regulasi Liga 1

Next Post

Indonesia Menghadapi Tantangan Besar di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Related Posts

Harga Emas Perhiasan Turun Rp20 Ribu Setelah Lima Hari Bertahan

by Masa Kini
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Harga emas perhiasan di Banda Aceh kembali bergerak pada perdagangan Selasa (6/10/2026), setelah bertahan di level yang sama...

Harga Emas Perhiasan Bertahan,  Antam Kembali Turun

by Redaksi
2 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Harga emas perhiasan di Banda Aceh masih bertahan di level Rp7.540.000 per mayam pada perdagangan Jumat (2/10/2026). Harga...

BPJS Ketenagakerjaan Buka Akses Pembiayaan Rumah hingga Rp500 Juta bagi Pekerja di Aceh

by Redaksi
29 September 2026
0

MASAKINI.CO – Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan di Aceh kini dapat memanfaatkan program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan untuk memperoleh fasilitas...

Next Post
Jersey Timnas Terbaru Diluncurkan, Erspo Tuai Pujian

Indonesia Menghadapi Tantangan Besar di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Banda Aceh Perkuat Pengawasan Syariat dengan Dua Mobil Patroli Baru

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co