MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Senin, Juni 15, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

Aininadhirah by Aininadhirah
29 April 2026
in News
0

Pemutaran Film Dokumenter Sekaligus Diskusi Ketahanan pangan dengan pengenalan olahan kacang koro , Rabu (29/4/2026) | Foto: Aininadhirah/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan baku pengganti kedelai sekaligus memperkuat kemandirian pangan di tengah ketidakpastian pasokan global.

Inisiatif tersebut terlihat dalam kegiatan yang digelar di Perpustakaan Provinsi Aceh, Rabu (29/4/2026), di mana pelaku usaha memperkenalkan olahan tempe berbahan kacang koro yang mulai dikembangkan dan dipasarkan ke masyarakat.

RelatedPosts

Pasangan Diduga Khalwat Diamankan Warga, Satpol PP-WH Banda Aceh Lakukan Penyidikan

Satpol PP-WH Banda Aceh Intensifkan Pengawasan PMKS di Ruang Publik

Cegah Penyakit Bawaan, Jemaah Haji Aceh Dipantau 14 Hari Setelah Pulang

Founder dan Executive Director Rumoh Pangan Aceh, Rivan Rinaldi, menjelaskan bahwa pengembangan tempe koro merupakan upaya menghadirkan alternatif pangan berbasis potensi lokal. Ia menilai, selama ini ketergantungan terhadap kedelai impor menjadi tantangan besar bagi pelaku usaha.

“Tempe koro ini kita kembangkan sebagai solusi pangan alternatif. Potensinya ada, tinggal bagaimana kita bangun ekosistemnya agar bisa berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan ekosistem usaha menjadi kunci agar produk berbasis kacang koro dapat bersaing dan berkelanjutan di pasar. Kolaborasi antar pelaku usaha juga dinilai penting untuk memperluas produksi dan distribusi.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Azanuddin Kurnia, menyebut situasi geopolitik global yang tidak menentu justru membuka peluang bagi daerah untuk mengembangkan komoditas lokal seperti kacang koro.

“Ketika negara eksportir membatasi pasokan, ini jadi momentum bagi kita untuk memperkuat pangan lokal. Pemerintah akan dorong usaha seperti ini,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan komoditas alternatif perlu dilakukan secara merata di seluruh kabupaten di Aceh agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Provinsi Aceh, Surya Rayendra, menilai inovasi tempe kacang koro sebagai langkah strategis dalam mendorong diversifikasi pangan.

“Kita berharap ini bisa diakui secara nasional. Jika sudah terverifikasi, bisa menjadi bagian dari program dinas, khususnya pertanian keluarga,” ujarnya.

Produk olahan tempe kacang koro juga mulai menarik perhatian pelaku usaha lain, membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan pangan lokal berbasis bahan baku daerah.

Sebagai bagian dari kegiatan, turut digelar pemutaran film dokumenter dan diskusi bertema ketahanan pangan yang diikuti berbagai pegiat usaha pertanian dan pangan lokal di Aceh.

Tags: acehKacang Koroketahanan panganPangan AlternatifTempe Lokal
Previous Post

Berangsur Turun, Harga Emas Kembali Diangka Rp7 Juta Lebih

Next Post

DPRA Tekankan Keselarasan Pergub JKA dengan Qanun

Related Posts

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Aceh Percepat Pemulihan Lahan Pertanian dengan Anggaran Rp380 Miliar

by Riska Zulfira
4 Mei 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Aceh menggelontorkan anggaran besar mencapai Rp380 miliar untuk memulihkan lahan pertanian pascabencana. Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir,...

LKPJ 2025 Dipaparkan, Pendapatan Aceh Tembus Target

by Riska Zulfira
7 April 2026
0

MASAKINI.CO - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat...

Next Post

DPRA Tekankan Keselarasan Pergub JKA dengan Qanun

Kasus Kekerasan di Banda Aceh Meningkat, 106 Kasus Tercatat Awal 2026

Discussion about this post

CERITA

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

Ranup yang Perlahan Asing di Tanahnya Sendiri

7 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co