MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, September 20, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

Aininadhirah by Aininadhirah
29 April 2026
in News
0

Pemutaran Film Dokumenter Sekaligus Diskusi Ketahanan pangan dengan pengenalan olahan kacang koro , Rabu (29/4/2026) | Foto: Aininadhirah/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan baku pengganti kedelai sekaligus memperkuat kemandirian pangan di tengah ketidakpastian pasokan global.

Inisiatif tersebut terlihat dalam kegiatan yang digelar di Perpustakaan Provinsi Aceh, Rabu (29/4/2026), di mana pelaku usaha memperkenalkan olahan tempe berbahan kacang koro yang mulai dikembangkan dan dipasarkan ke masyarakat.

RelatedPosts

10 Bulan Terputus, Jembatan Permanen Kutablang Akhirnya Beroperasi

Mardiono Lantik Pengurus PPP se Aceh Periode 2026-2031

Boat Ditemukan Tanpa Nelayan, Pria 60 Tahun Diduga Hilang di Perairan Sigli

Founder dan Executive Director Rumoh Pangan Aceh, Rivan Rinaldi, menjelaskan bahwa pengembangan tempe koro merupakan upaya menghadirkan alternatif pangan berbasis potensi lokal. Ia menilai, selama ini ketergantungan terhadap kedelai impor menjadi tantangan besar bagi pelaku usaha.

“Tempe koro ini kita kembangkan sebagai solusi pangan alternatif. Potensinya ada, tinggal bagaimana kita bangun ekosistemnya agar bisa berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan ekosistem usaha menjadi kunci agar produk berbasis kacang koro dapat bersaing dan berkelanjutan di pasar. Kolaborasi antar pelaku usaha juga dinilai penting untuk memperluas produksi dan distribusi.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh, Azanuddin Kurnia, menyebut situasi geopolitik global yang tidak menentu justru membuka peluang bagi daerah untuk mengembangkan komoditas lokal seperti kacang koro.

“Ketika negara eksportir membatasi pasokan, ini jadi momentum bagi kita untuk memperkuat pangan lokal. Pemerintah akan dorong usaha seperti ini,” katanya.

Ia menambahkan, pengembangan komoditas alternatif perlu dilakukan secara merata di seluruh kabupaten di Aceh agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Provinsi Aceh, Surya Rayendra, menilai inovasi tempe kacang koro sebagai langkah strategis dalam mendorong diversifikasi pangan.

“Kita berharap ini bisa diakui secara nasional. Jika sudah terverifikasi, bisa menjadi bagian dari program dinas, khususnya pertanian keluarga,” ujarnya.

Produk olahan tempe kacang koro juga mulai menarik perhatian pelaku usaha lain, membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan pangan lokal berbasis bahan baku daerah.

Sebagai bagian dari kegiatan, turut digelar pemutaran film dokumenter dan diskusi bertema ketahanan pangan yang diikuti berbagai pegiat usaha pertanian dan pangan lokal di Aceh.

Tags: acehKacang Koroketahanan panganPangan AlternatifTempe Lokal
Previous Post

Berangsur Turun, Harga Emas Kembali Diangka Rp7 Juta Lebih

Next Post

DPRA Tekankan Keselarasan Pergub JKA dengan Qanun

Related Posts

Aceh Raih Peringkat Empat MTQ Nasional

by Riska Zulfira
20 September 2026
0

MASAKINI.CO – Setelah 23 tahun, kafilah Aceh kembali menembus empat besar nasional pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional. Aceh mengakhiri...

Banjir dan Longsor Landa Tiga Kabupaten di Aceh, Mualem Minta Warga Waspada

by Riska Zulfira
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah pada 13-14 September 2026....

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 59 Sekolah di Simeulue

by Ahlul Fikar
26 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meresmikan 59 satuan pendidikan di Kabupaten Simeulue, Aceh, yang telah...

Next Post

DPRA Tekankan Keselarasan Pergub JKA dengan Qanun

Kasus Kekerasan di Banda Aceh Meningkat, 106 Kasus Tercatat Awal 2026

Discussion about this post

CERITA

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co