MASAKINI.CO – Presiden Prabowo Subianto kembali menyalurkan bantuan sapi untuk tradisi meugang di Aceh menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ini menjadi kali kedua bantuan serupa diberikan, setelah sebelumnya juga disalurkan menjelang Ramadan.
Pemerintah Aceh menilai bantuan tersebut tidak hanya mendukung pelestarian tradisi meugang, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah.
Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengatakan bantuan kedua ini menunjukkan perhatian berkelanjutan dari pemerintah pusat terhadap kondisi masyarakat Aceh.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden atas bantuan sapi meugang ini. Ini bentuk kepedulian nyata, terutama bagi masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Menurutnya, di tengah kondisi pascabencana, bantuan tersebut menjadi penting karena membantu masyarakat tetap dapat menjalankan tradisi meugang sekaligus menyambut Idulfitri dengan lebih layak.
Selain berdampak secara sosial, bantuan tersebut juga dinilai berkontribusi terhadap pengendalian inflasi di Aceh.
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyebutkan komoditas daging menjadi salah satu penyumbang inflasi yang saat ini tercatat mencapai 6,94 persen secara tahunan per Februari 2026.
“Bantuan ini sangat membantu di tengah tingginya harga daging menjelang meugang, sekaligus meringankan beban masyarakat,” katanya.
Secara keseluruhan, bantuan sapi meugang dari Presiden disalurkan ke seluruh kabupaten/kota di Aceh dengan total nilai mencapai Rp72,75 miliar. Sejumlah daerah terdampak bencana seperti Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, dan Pidie Jaya menjadi prioritas penerima.
Adapun rinciannya masing-masing Kota Lhokseumawe sebesar Rp550 juta, Kabupaten Aceh Tamiang Rp10,5 miliar, Kabupaten Pidie Jaya Rp4,9 miliar, Kabupaten Aceh Timur Rp7,55 miliar, Kabupaten Bireuen Rp2,25 miliar, Kota Langsa Rp600 juta, Kabupaten Aceh Utara Rp19,55 miliar, Kabupaten Aceh Barat Rp1 miliar, Kabupaten Pidie Rp2 miliar, Kabupaten Aceh Tengah Rp6,05 miliar, Kabupaten Bener Meriah Rp4,55 miliar, Kabupaten Gayo Lues Rp4,3 miliar, Kabupaten Aceh Tenggara Rp2,25 miliar, Kabupaten Aceh Barat Daya Rp1 miliar, Kota Subulussalam Rp1 miliar, Kabupaten Aceh Besar Rp500 juta, Kabupaten Nagan Raya Rp1,45 miliar, Kabupaten Aceh Selatan Rp500 juta, serta Kabupaten Simeulue Rp250 juta, yang mengalami gempa bumi saat bencana hidrometeorologi melanda Aceh
Pemerintah Aceh menyatakan akan terus memantau penyaluran bantuan tersebut agar tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.










Discussion about this post