MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, November 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Unta Mini dan Fragmen Cut Nyak Dhien Curi Perhatian di Pawai 1 Muharram Aceh

Redaksi by Redaksi
16 Juni 2026
in Daerah
0

Kreativitas peserta Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh mencuri perhatian ribuan warga yang memadati jalur pawai, Selasa (16/6/2026). | Foto: Humas Pemprov Aceh

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kreativitas peserta Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh mencuri perhatian ribuan warga yang memadati jalur pawai, Selasa (16/6/2026). Salah satu yang paling menyita perhatian adalah miniatur unta yang dibawa kontingen SD Islam Al-Azhar Kairo.

Takbir dan shalawat menggema sepanjang rute pawai yang dimulai dari Lapangan Blang Padang, melintasi panggung kehormatan di Meuligoe Gubernur Aceh, hingga berakhir di Masjid Raya Baiturrahman.

RelatedPosts

Minyak Nilam Resmi Masuk Resi Gudang, Petani Aceh Bisa Tunda Jual Saat Harga Anjlok

234 Keuchik Aceh Besar Akan Ikuti Retret, Dibekali Pengelolaan Dana Desa hingga Antikorupsi

Banda Aceh Siapkan Empat Lokasi Sanitasi Unggulan untuk CSS XXIV AKKOPSI

Miniatur unta yang dibawa siswa SD Islam Al-Azhar Kairo bahkan membuat Bunda PAUD Aceh, Marlina Muzakir, dan Wakil Bunda PAUD Aceh, Mukarramah Fadhlullah, turun dari panggung kehormatan untuk berfoto bersama.

Meski bukan unta sungguhan, miniatur tersebut dibuat menyerupai hewan khas Timur Tengah dengan kepala berbahan styrofoam dan tubuh yang diperankan dua siswa menggunakan kain khas Arab.

Tak hanya unta, sejumlah kontingen juga menampilkan beragam kreasi bernuansa Islami. Ada yang membawa miniatur Ka’bah, Al-Qur’an raksasa, membawakan puisi dan yel-yel Islami, hingga menampilkan fragmen perjuangan pahlawan perempuan Aceh, Cut Nyak Dhien.

Bunda PAUD Aceh Marlina Muzakir atau yang akrab disapa Kak Na mengapresiasi kreativitas para peserta yang dinilai berhasil menghadirkan syiar Islam dengan cara yang menarik dan edukatif.

“Keren, kreatif, luar biasa. Anak-anak kita, didukung para guru benar-benar menampilkan kreasi yang luar biasa. Tadi, unta yang dibawa SD Islam Al-Azhar Kairo sungguh mencuri perhatian kita semua,” ujar Kak Na.

Ia juga memuji penampilan kontingen lain, termasuk peserta dari MAN 3 yang turut menampilkan miniatur unta serta fragmen perjuangan Cut Nyak Dhien.

Menurutnya, pawai tersebut menjadi sarana positif untuk menanamkan nilai-nilai keislaman dan sejarah kepada generasi muda Aceh.

Pada kesempatan itu, Kak Na turut mengucapkan selamat menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan mengajak masyarakat menjadikan momentum hijrah sebagai sarana introspeksi diri.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai sarana introspeksi diri, bermuhasabah tentang apa yang akan kita lakukan ke depan. Apa yang harus diperbaiki dari tahun lalu, apa yang harus ditingkatkan di masa mendatang,” katanya.

Pawai Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tahun ini diikuti 48 kontingen yang terdiri atas 10 kontingen taman kanak-kanak (TK), 10 kontingen sekolah dasar (SD), 15 kontingen sekolah menengah pertama (SMP), dan 13 kontingen sekolah menengah atas (SMA). Setiap kontingen diperkuat sedikitnya 40 peserta.

Selain dihadiri Bunda PAUD Aceh dan Wakil Bunda PAUD Aceh, kegiatan tersebut juga dihadiri Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh A Murthala, Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Plt Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Marzuki, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Meutia Juliana, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Semarak pawai 1 Muharram itu tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga ruang kreativitas bagi generasi muda Aceh dalam mengenalkan nilai-nilai keislaman melalui berbagai atraksi dan pertunjukan budaya.

Tags: Bunda PAUD AcehMiniatur Unta SDPawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 HijriahPemerintah Aceh
Previous Post

Satpol PP-WH Banda Aceh Serahkan PMKS ke Dinas Sosial untuk Penanganan Lanjutan

Next Post

Harga Emas Perhiasan di Turun Rp60 Ribu Hari Ini

Related Posts

Minyak Nilam Resmi Masuk Resi Gudang, Petani Aceh Bisa Tunda Jual Saat Harga Anjlok

by Riska Zulfira
7 November 2026
0

MASAKINI.CO – Petani nilam di Aceh kini memiliki pilihan untuk menahan penjualan hasil produksinya saat harga pasar anjlok. Minyak nilam...

Temui Prabowo, Mualem Bahas Dana Otsus hingga Bendera Aceh

by Ahmad Mufti
4 November 2026
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), membawa sejumlah persoalan strategis Aceh dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka,...

Mualem Temui Kapolri, Bahas Perdamaian Aceh dan Pemberantasan Narkoba

by Redaksi
4 November 2026
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem membahas keberlanjutan perdamaian Aceh dan pemberantasan narkoba saat bertemu Kapolri Jenderal Polisi...

Next Post

Harga Emas Perhiasan di Turun Rp60 Ribu Hari Ini

Semangat Sejak Subuh, Orang Tua dan Siswa Total Persiapkan Diri untuk Pawai Muharram

Discussion about this post

CERITA

Sabetan Pejabat dan Kusir Delman: Belajar dari Driver Ojol

6 November 2026

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co