MASAKINI.CO – Kemeriahan Pawai Syiar Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh tidak hanya terlihat dari ragam kostum dan atraksi Islami yang ditampilkan peserta. Di balik semarak pawai, para peserta dan orang tua tampak sibuk melakukan persiapan sejak dini hari demi tampil maksimal, Selasa (16/6/2026).
Sejak pagi, sejumlah titik lokasi keberangkatan pawai dipenuhi peserta yang bersiap mengenakan kostum, merias wajah, dan melengkapi atribut kelompok masing-masing. Orang tua pun turut ambil bagian mendampingi anak-anak mereka sebelum memasuki barisan pawai.
Persiapan tersebut menjadi bagian penting untuk mendukung penampilan peserta yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan dalam memeriahkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Salah seorang wali peserta, Elin, mengungkapkan antusiasme anak-anak sudah terlihat sejak subuh. Mereka bersemangat mengikuti pawai yang menjadi agenda tahunan tersebut.
“Anak-anak sudah semangat dari tadi subuh, sudah mulai make up juga untuk acara pawai ini,” ujarnya.
Keterlibatan orang tua terlihat hampir di seluruh lokasi kegiatan. Mereka membantu merapikan kostum, menyiapkan atribut, hingga memastikan anak-anak siap mengikuti pawai dengan tertib.
Bagi peserta, pawai tidak sekadar menjadi bagian dari peringatan tahun baru Hijriah, tetapi juga menjadi ajang menunjukkan kreativitas dan kekompakan kelompok.
Salah seorang peserta, Amel, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia berharap sekolahnya mampu meraih prestasi dalam perlombaan yang digelar panitia.
“Senang bisa ikut pawai 1 Muharram kali ini. Semoga sekolah kami bisa dapat hadiahnya juga,” kata Amel.
Pawai Syiar Muharram yang diikuti ribuan peserta dari berbagai jenjang pendidikan itu menjadi salah satu rangkaian peringatan Tahun Baru Islam di Banda Aceh. Selain menampilkan berbagai kreasi bernuansa Islami, panitia juga menyediakan perlombaan dengan total hadiah puluhan juta rupiah.
Tingginya antusiasme peserta dan dukungan orang tua menunjukkan bahwa peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi sarana syiar agama, tetapi juga ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk menumbuhkan kreativitas, kebersamaan, dan kecintaan terhadap nilai-nilai Islam.





Discussion about this post