MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

Aininadhirah by Aininadhirah
23 April 2026
in Cerita
0

Bazar Latela Donuts di Banda Aceh Experience City Expo 2026 | Foto : Aininadhirah/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di tengah ramainya Bazar Banda Experience, sebuah stan sederhana tampak dipadati pengunjung. Bukan tanpa alasan, donat yang dijual di sana menawarkan sesuatu yang berbeda terbuat dari labu dan tela, bahan lokal yang jarang diolah menjadi makanan kekinian.

Produk tersebut adalah Latela Donut, usaha yang telah berjalan sekitar 10 tahun. Ide awalnya muncul dari keinginan memanfaatkan hasil panen labu yang selama ini hanya diolah secara tradisional.

RelatedPosts

Desa Wisata Ulee Lheue Tawarkan Sensasi Ngopi di Atas Perahu

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

“Kami melihat labu cukup melimpah, tapi pemanfaatannya masih terbatas. Dari situ muncul ide untuk membuat donat yang lebih modern,” ujar Lia yang saat itu sedang menjaga stan Latela, Kamis (22/4/2026) malam.

Berbeda dari donat pada umumnya, Latela menawarkan tekstur yang lebih lembut dan sedikit lebih lembap. Rasa manisnya juga cenderung ringan karena berasal dari bahan alami, sehingga cocok untuk berbagai kalangan, terutama anak-anak dan ibu rumah tangga.

Keikutsertaan Latela dalam Bazar Banda Experience menjadi peluang penting untuk memperluas pasar. Mereka termasuk pelaku UMKM yang lolos seleksi untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Ini kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan produk ke lebih banyak orang,” katanya.

Selama pameran berlangsung, antusiasme pengunjung terlihat cukup tinggi. Dalam kondisi normal, omzet harian Latela berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Namun selama bazar, angka tersebut meningkat hingga Rp3–4 juta per hari.

Peningkatan penjualan ini turut diikuti dengan penambahan kapasitas produksi. Jika biasanya mereka mengolah 3–6 kilogram adonan per hari, selama bazar jumlahnya meningkat menjadi sekitar 10 kilogram.

Saat ini, Latela memiliki dua outlet, masing-masing di Keutapang sebagai pusat produksi dan di kawasan Laksana. Meski demikian, kegiatan bazar dinilai memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan penjualan sekaligus memperluas jangkauan konsumen.

Menurut Lia, potensi labu sebagai bahan baku sebenarnya cukup besar, namun belum banyak dimanfaatkan secara inovatif.

“Selama ini orang lebih banyak menggunakan ubi atau kentang. Padahal labu juga bisa diolah menjadi produk yang menarik,” ujarnya.

Melalui berbagai varian rasa dan bentuk, termasuk donat dengan tampilan unik, Latela terus berupaya menarik minat pasar. Usaha ini sekaligus menunjukkan bahwa bahan pangan lokal dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi jika dikembangkan dengan inovasi.

Tags: Banda Aceh Experience 2026donat labuinovasi panganLatela DonutUMKM Aceh
Previous Post

Gubernur Aceh Soroti Minimnya Anggaran Pemulihan Pascabencana dalam Musrenbang RKPA 2027

Next Post

Pedagang di Aceh Besar Diminta Tidak Memanjangkan Kanopi ke Jalan

Related Posts

Meuseuraya Festival 2026 Kembali Hadir, Wastra Indatu Jadi Daya Tarik

by Riska Zulfira
6 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Meuseuraya Festival kembali digelar di Banda Aceh pada 22–25 Oktober 2026 mendatang. Tahun ini, festival yang mengangkat produk...

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

by Aininadhirah
16 September 2026
0

MASAKINI.CO – Berawal dari sepiring masakan yang baru selesai dibuat, Nova Miladyarti menemukan cara sederhana untuk mengabadikan sesuatu yang saat...

ACF 2026 Dinilai Berpotensi Kembangkan Wisata Gastronomi

by Riska Zulfira
14 September 2026
0

MASAKINI.CO – Aceh Culinary Festival (ACF) 2026 dinilai memiliki modal kuat untuk dikembangkan sebagai bagian dari wisata gastronomi Indonesia. Festival...

Next Post
Pedagang di Aceh Besar Diminta Tidak Memanjangkan Kanopi ke Jalan

Pedagang di Aceh Besar Diminta Tidak Memanjangkan Kanopi ke Jalan

28 JCH Disdikbud Aceh Besar Dipeusijuek

Discussion about this post

CERITA

Desa Wisata Ulee Lheue Tawarkan Sensasi Ngopi di Atas Perahu

22 Oktober 2026

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co