MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Juli 23, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Cerita

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

Aininadhirah by Aininadhirah
23 April 2026
in Cerita
0

Bazar Latela Donuts di Banda Aceh Experience City Expo 2026 | Foto : Aininadhirah/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Di tengah ramainya Bazar Banda Experience, sebuah stan sederhana tampak dipadati pengunjung. Bukan tanpa alasan, donat yang dijual di sana menawarkan sesuatu yang berbeda terbuat dari labu dan tela, bahan lokal yang jarang diolah menjadi makanan kekinian.

Produk tersebut adalah Latela Donut, usaha yang telah berjalan sekitar 10 tahun. Ide awalnya muncul dari keinginan memanfaatkan hasil panen labu yang selama ini hanya diolah secara tradisional.

RelatedPosts

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

“Kami melihat labu cukup melimpah, tapi pemanfaatannya masih terbatas. Dari situ muncul ide untuk membuat donat yang lebih modern,” ujar Lia yang saat itu sedang menjaga stan Latela, Kamis (22/4/2026) malam.

Berbeda dari donat pada umumnya, Latela menawarkan tekstur yang lebih lembut dan sedikit lebih lembap. Rasa manisnya juga cenderung ringan karena berasal dari bahan alami, sehingga cocok untuk berbagai kalangan, terutama anak-anak dan ibu rumah tangga.

Keikutsertaan Latela dalam Bazar Banda Experience menjadi peluang penting untuk memperluas pasar. Mereka termasuk pelaku UMKM yang lolos seleksi untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Ini kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan produk ke lebih banyak orang,” katanya.

Selama pameran berlangsung, antusiasme pengunjung terlihat cukup tinggi. Dalam kondisi normal, omzet harian Latela berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp1 juta. Namun selama bazar, angka tersebut meningkat hingga Rp3–4 juta per hari.

Peningkatan penjualan ini turut diikuti dengan penambahan kapasitas produksi. Jika biasanya mereka mengolah 3–6 kilogram adonan per hari, selama bazar jumlahnya meningkat menjadi sekitar 10 kilogram.

Saat ini, Latela memiliki dua outlet, masing-masing di Keutapang sebagai pusat produksi dan di kawasan Laksana. Meski demikian, kegiatan bazar dinilai memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan penjualan sekaligus memperluas jangkauan konsumen.

Menurut Lia, potensi labu sebagai bahan baku sebenarnya cukup besar, namun belum banyak dimanfaatkan secara inovatif.

“Selama ini orang lebih banyak menggunakan ubi atau kentang. Padahal labu juga bisa diolah menjadi produk yang menarik,” ujarnya.

Melalui berbagai varian rasa dan bentuk, termasuk donat dengan tampilan unik, Latela terus berupaya menarik minat pasar. Usaha ini sekaligus menunjukkan bahwa bahan pangan lokal dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi jika dikembangkan dengan inovasi.

Tags: Banda Aceh Experience 2026donat labuinovasi panganLatela DonutUMKM Aceh
Previous Post

Gubernur Aceh Soroti Minimnya Anggaran Pemulihan Pascabencana dalam Musrenbang RKPA 2027

Next Post

Pedagang di Aceh Besar Diminta Tidak Memanjangkan Kanopi ke Jalan

Related Posts

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

by Aininadhirah
19 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Dari tangan-tangan terampil di Lhoknga, anyaman bambu karya Atri Bamboo kini telah menembus pasar mancanegara. Usaha yang bermula...

Mualem Bawa Agenda Percepatan Ekonomi Aceh ke Forum APPSI

by Ahmad Mufti
17 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) membawa agenda percepatan pembangunan ekonomi dan penguatan sinergi pusat-daerah saat menghadiri Rapat Kerja...

Taman Putroe Phang Dihidupkan Kembali, Banda Aceh Hadirkan Pasar Seni dan Budaya

by Riska Zulfira
16 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mulai menghidupkan kembali Taman Putroe Phang sebagai ruang publik kreatif dan destinasi wisata budaya...

Next Post
Pedagang di Aceh Besar Diminta Tidak Memanjangkan Kanopi ke Jalan

Pedagang di Aceh Besar Diminta Tidak Memanjangkan Kanopi ke Jalan

28 JCH Disdikbud Aceh Besar Dipeusijuek

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co