MASAKINI.CO – Wakil Ketua Dekranasda Aceh, Mukarramah Dek Fadh, menegaskan pengurus baru Dekranasda Aceh Besar tidak boleh hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi harus mampu menjadikan sektor kerajinan sebagai kekuatan ekonomi masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Mukarramah saat menghadiri pelantikan Pengurus Dekranasda Aceh Besar masa bakti 2025–2030 di Kota Jantho, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, Aceh Besar memiliki modal budaya dan kearifan lokal yang kuat untuk melahirkan produk kerajinan unggulan. Namun potensi tersebut dinilai belum akan berkembang tanpa inovasi, pembinaan, dan promosi yang serius.
“Dekranasda memiliki posisi strategis dalam membina pelaku kerajinan dan meningkatkan daya saing produk lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Mukarramah menilai pengurus baru harus hadir sebagai motor penggerak bagi pelaku UMKM dan pengrajin lokal, terutama dalam menghadapi persaingan produk di era pasar digital.
Ia juga mengingatkan pentingnya kreativitas agar produk kerajinan Aceh Besar tidak hanya dikenal sebagai identitas budaya, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang kuat.
“Pengurus baru mari berinovasi, bawa Aceh Besar semakin berkemajuan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Mukarramah turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan berharap kepengurusan baru mampu melahirkan program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Atas nama Dekranasda Aceh, saya mewakili Ketua Dekranasda mengucapkan selamat kepada Ketua dan seluruh jajaran pengurus Dekranasda Aceh Besar,” ucapnya.
Ia hadir bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Aceh, Malahayati M. Nasir, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan sektor kerajinan dan UMKM di Aceh.
Mukarramah berharap produk kerajinan Aceh Besar ke depan tidak hanya kuat di pasar lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional melalui pembinaan yang konsisten dan inovatif.










Discussion about this post