MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, Mei 1, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Rencong Aceh, Dari Senjata Bersejarah Menjadi Simbol Identitas yang Terlindungi

Ulfah by Ulfah
1 Mei 2026
in Daerah
0
Rencong Aceh, Dari Senjata Bersejarah Menjadi Simbol Identitas yang Terlindungi

Ketua Dekranasda Kabupaten Aceh Besar, Rita Mayasari, Wakil Ketua Dekranasda Aceh Besar, Nurul Fazli, Wakil Ketua Harian Dekranasda Aceh Besar, Nurbaiti mengunjungi sentra pengrajin hiasan senjata tradisional Aceh rencong di Desa Baet Mesjid. | Foto : MC Aceh Besar

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Aceh dikenal sebagai “Tanoh Rencong”. Rencong merupakan senjata khas Aceh memiliki nilai sejarah dan filosofi yang kuat, serta kini berkembang menjadi suvenir khas yang diminati wisatawan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar telah mencatatkan, rencong sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) kategori Ekspresi Budaya Tradisional di Kementerian Hukum RI, sehingga memiliki perlindungan hukum dan tidak bisa diklaim oleh pihak lain.

RelatedPosts

Dari Kuli Panggul ke Pencerita Visual, Perjalanan Sunyi Yulzi di Balik Lensa

Wagub Aceh Tinjau Jalan Rp24 Miliar di Pidie, Warga Tak Lagi Gunakan Sampan

Temuan 20 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar, Tiga Hektare Dimusnahkan

Di Desa Baet Mesjid, Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, kerajinan rencong masih bertahan melalui usaha pabrik rumahan yang dijalankan secara turun-temurun. Keterampilan tersebut diwariskan dari generasi ke generasi menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat setempat.

Dalam kunjungan, Ketua Dekranasda Kabupaten Aceh Besar, Rita Mayasari, Kamis (30/04/2026), menandakan pentingnya regenerasi perajin agar tradisi pembuatan rencong tetap lestari. Ia mengingatkan bahwa tanpa adanya penerus warisan budaya tersebut berisiko hilang seiring berjalannya waktu.

“Kerajinan rencong ini bukan sekedar soal mencari penghasilan tapi juga menjaga identitas dan warisan budaya Aceh. Kami berharap para pengrajin bisa menyiapkan generasi penerus agar tradisi ini tetap hidup dan tidak hilang,” ujarnya.

Rita yang juga istri Bupati Aceh Besar juga mengajak para pengrajin untuk terus berkembang mengikuti zaman tanpa meninggalkan akar tradisi yang menjadi kekuatan utama rencong. Dengan begitu rencong tetap diminati di tengah perkembangan pasar saat ini.

“Kita boleh mengikuti tren, tapi jangan sampai ciri khas rencong sebagai budaya Aceh ikut berubah,” tambahnya.

Tags: Aceh BesarDekranasda Aceh BesarRencong AcehWarisan Budaya
Previous Post

Makna Sirih Kian Terlupakan, Generasi Muda Aceh Hanya Jalankan Tradisi Tanpa Paham

Next Post

Buruh Aceh Desak Kenaikan UMP dan Hapus Outsourcing pada Peringatan May Day

Related Posts

Temuan 20 Hektare Ladang Ganja di Aceh Besar, Tiga Hektare Dimusnahkan

by Riska Zulfira
29 April 2026
0

MASAKINI.CO -  Polda Aceh menemukan sekitar 20 hektare ladang ganja di wilayah pedalaman Aceh Besar dalam Operasi Antik Seulawah 2026....

Pemkab Aceh Besar Kucurkan Rp20 Miliar, Pulo Aceh Dikebut dari Jalan hingga Irigasi

by Redaksi
28 April 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menggelontorkan anggaran lebih dari Rp20 miliar untuk mempercepat pembangunan di Kecamatan Pulo Aceh pada...

Rencong Resmi Diakui sebagai KIK, Aceh Besar Amankan Warisan dari Klaim Pihak Lain

by Redaksi
25 April 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar resmi mengamankan warisan budaya Rencong setelah menerima sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) kategori Ekspresi...

Next Post

Buruh Aceh Desak Kenaikan UMP dan Hapus Outsourcing pada Peringatan May Day

Discussion about this post

CERITA

Berawal dari Angka Impor, Lahir Tempe Koro dari Dapur Aceh

1 Mei 2026

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

23 April 2026

Rumah Dibakar Ayah, Ibu dan Dua Anak Selamat dari Amukan Dini Hari

7 April 2026

Dari Ditolak hingga Diakui: Jalan Sunyi Inayatillah Membuktikan Perempuan Bisa Memimpin

2 April 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co