MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Gubernur Aceh Soroti Minimnya Anggaran Pemulihan Pascabencana dalam Musrenbang RKPA 2027

Riska Zulfira by Riska Zulfira
23 April 2026
in Daerah
0

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf saat membuka Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) 2027 di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (23/4/2026). | Foto: Adpim

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf menegaskan keterbatasan anggaran menjadi hambatan utama dalam percepatan pemulihan pascabencana di Aceh. Hal itu disampaikan saat membuka Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) 2027 di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (23/4/2026).

Forum yang digelar oleh Bappeda Aceh tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan pemerintah pusat seperti Kemendagri dan Bappenas, DPR RI, hingga unsur daerah seperti DPR Aceh, Forkopimda, kepala SKPA, serta bupati dan wali kota se-Aceh.

RelatedPosts

Bupati Aceh Besar Minta Bahasa Aceh Dibiasakan di Rumah dan Sekolah

Aceh Besar Perkuat Perencanaan dan Anggaran Program AIDS, TBC, dan Malaria

Pemkab Gayo Lues Kembangkan Kopi dan Tanaman Sela untuk Petani

Dalam arahannya, Muzakir Manaf menyebut Musrenbang RKPA menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program pembangunan daerah dengan kebijakan nasional, agar hasilnya tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Ia mengungkapkan, tema pembangunan Aceh tahun 2027 difokuskan pada “Percepatan Pemulihan Pascabencana melalui Pembangunan yang Tangguh dan Berkelanjutan”. Namun, kebutuhan anggaran untuk pemulihan dinilai masih jauh dari cukup.

“Aceh membutuhkan sekitar Rp40 triliun untuk pemulihan. Sementara kemampuan anggaran yang ada belum mampu menjangkau seluruh kebutuhan,” ujarnya.

Mualem menyoroti dampak banjir yang masih dirasakan masyarakat, termasuk meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran. Ia menilai bantuan dari pemerintah pusat saat ini masih terbatas pada pemenuhan kebutuhan dasar, seperti sandang dan pangan.

“Sementara untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan dan jembatan, belum tersentuh secara maksimal,” tegasnya.

Kondisi tersebut, lanjutnya, masih terlihat di sejumlah wilayah pedalaman, di mana masyarakat harus menggunakan rakit untuk menyeberangi sungai akibat belum tersedianya akses jembatan yang memadai.

Selain persoalan infrastruktur, Gubernur juga menyoroti masalah lingkungan, khususnya kondisi sungai dan kuala di wilayah pesisir yang belum tertangani optimal. Pendangkalan dan penyempitan aliran dinilai berpotensi memperparah banjir jika tidak segera ditangani.

“Kalau kuala tidak dibuka, air dari gunung tidak bisa mengalir ke laut. Ini bisa jadi ancaman serius ke depan,” katanya.

Dampak lainnya juga dirasakan nelayan yang kesulitan melaut karena harus menunggu air pasang akibat alur kuala yang terganggu.

Pemerintah Aceh, kata Mualem, telah berupaya mengajukan izin ke pemerintah pusat untuk melakukan pengerukan kuala. Ia berharap dukungan dari kementerian terkait, khususnya sektor kelautan, dapat segera direalisasikan.

“Semua pihak harus mencari solusi bersama. Kita harap kondisi ini bisa berubah secepat mungkin,” pungkasnya.

Musrenbang RKPA 2027 diharapkan menjadi titik konsolidasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih responsif terhadap kondisi riil masyarakat Aceh, terutama dalam percepatan pemulihan pascabencana.

Tags: Banjir AcehMusrembang RKPAMuzakir ManafPemulihan Aceh
Previous Post

Bukan Sekadar Harga, Ini Alasan Pola Makan Sehat Gagal Mendominasi di Indonesia

Next Post

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

Related Posts

Demo di Kantor Gubernur Aceh, Massa Desak Bencana Ekologis Jadi Bencana Nasional

by Redaksi
20 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO - Sekitar 100 orang yang tergabung dalam Front Mahasiswa Aceh Resistence menggelar demonstrasi di depan Kantor Gubernur Aceh, Banda...

Gubernur Aceh Minta Bupati dan Wali Kota Mitigasi Dampak Kabut Asap

by Riska Zulfira
17 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh Muzakir Manaf meminta seluruh bupati dan wali kota meningkatkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi dampak kabut asap...

Mualem Lantik Taufik sebagai Penjabat Sekda Aceh

by Riska Zulfira
13 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem, melantik Taufik, S.T., M.Si., sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Selasa (13/10/2026)....

Next Post

Latela Donut Olah Labu Jadi Produk Kekinian, Laris di Bazar Banda Experience

Pedagang di Aceh Besar Diminta Tidak Memanjangkan Kanopi ke Jalan

Pedagang di Aceh Besar Diminta Tidak Memanjangkan Kanopi ke Jalan

Discussion about this post

CERITA

Desa Wisata Ulee Lheue Tawarkan Sensasi Ngopi di Atas Perahu

22 Oktober 2026

Kisah Abdul Majid, 21 Tahun Menyambung Alas Kaki demi Menghidupi Keluarga

14 Oktober 2026

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co