MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mendorong penguatan kualitas Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sebagai bagian dari upaya meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dan daya saing daerah.
Langkah tersebut dibahas dalam audiensi Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, bersama Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIII Aceh dan pimpinan PTS se-Aceh, Selasa (21/7/2026).
Dalam pertemuan di ruang rapat Wakil Gubernur Aceh tersebut, Fadhlullah menegaskan pembangunan Aceh tidak hanya membutuhkan infrastruktur, tetapi juga kualitas manusia yang mampu menjadi penggerak kemajuan daerah.
Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan menjadi salah satu kunci dalam menyiapkan generasi Aceh yang mampu bersaing. Pemerintah Aceh, kata dia, terus mendukung sektor pendidikan melalui berbagai program, termasuk pemberian beasiswa bagi putra-putri Aceh.
“Kualitas sumber daya manusia menjadi kunci kemajuan Aceh. Karena itu, penguatan pendidikan harus terus kita dorong bersama, termasuk melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi,” ujar Fadhlullah.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah XIII Aceh, Rizal Munadi, menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi PTS di Aceh. Salah satunya terkait kualitas tenaga pengajar, di mana sekitar 32,5 persen dosen PTS belum memiliki jabatan fungsional.
Selain itu, hingga saat ini belum terdapat PTS di Aceh yang meraih akreditasi unggul. Kondisi tersebut menjadi tantangan bersama untuk meningkatkan kualitas institusi pendidikan tinggi agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berharap ada dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan SDM, terutama peningkatan kualifikasi dosen PTS,” kata Rizal.
Para pimpinan PTS dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan sejumlah masukan, mulai dari perluasan akses beasiswa bagi mahasiswa Aceh, penguatan kerja sama dengan Pemerintah Aceh, hingga peningkatan kapasitas dosen.
Penguatan kualitas perguruan tinggi dinilai penting untuk meningkatkan kompetensi lulusan sekaligus membuka peluang kerja yang lebih luas, termasuk kesempatan berkarier di tingkat internasional.
Kepala BPSDM Aceh, Marthunis, mengatakan peningkatan kualitas perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta, menjadi bagian penting dalam membangun SDM Aceh yang unggul.
Ia menyebut BPSDM Aceh saat ini telah menjalankan sejumlah program peningkatan kapasitas pengajar, termasuk pelatihan bahasa untuk mendukung dosen mengikuti program beasiswa, termasuk peluang pendidikan ke luar negeri.
“Ke depan, program peningkatan kapasitas ini diharapkan dapat diperluas dan menjangkau dosen-dosen dari PTS di Aceh,” ujarnya.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Fadhlullah memastikan Pemerintah Aceh akan terus memperkuat sinergi bersama LLDIKTI dan PTS dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.
“Ini bukan pertemuan pertama. Insya Allah ke depan kita akan bersama-sama dan akan ada pembahasan lanjutan terkait hal ini,” kata Fadhlullah.







Discussion about this post