MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Pasar Smep Peunayong Direvitalisasi, Illiza Siapkan Kawasan Ekonomi dan Ruang Publik Baru

Riska Zulfira by Riska Zulfira
21 Juli 2026
in Headline, News
0

Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal meninjau lokasi penataan kawasan Lapangan Smep Peunayong Banda Aceh, Selasa (21/7/2026). | Foto: Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh mulai menata ulang kawasan Smep Peunayong untuk mengembalikan fungsi kawasan tersebut sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus ruang publik bernilai sejarah.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengatakan revitalisasi Smep dilakukan karena kawasan yang dulunya menjadi lokasi relokasi pedagang pascatsunami kini mulai kehilangan daya tarik akibat kondisi lingkungan yang tidak lagi tertata dan banyaknya lapak yang kosong.

RelatedPosts

Gubernur Sampaikan Raqan Pertanggungjawaban APBA 2025, Pendapatan Aceh Capai Rp10,70 Triliun

Besok Penertiban PKL di Kopelma Darussalam, Dishub Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Guru Besar USK: Ekonomi Digital dan Hijau Jadi Kunci Daya Saing Dunia Usaha

“Pasca tsunami, kawasan ini menjadi tempat relokasi pedagang dari beberapa titik yang tidak lagi diperbolehkan berjualan. Namun sekarang kondisinya sudah mulai kumuh dan aktivitas perdagangan juga menurun,” ujar Illiza saat melakukan tinjauan ke lokasi, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, penataan kawasan menjadi langkah untuk menghidupkan kembali ekonomi pedagang sekaligus menghadirkan ruang kota yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Proses revitalisasi tersebut, kata Illiza, mendapat dukungan dari para pedagang. Pemerintah tidak menemukan penolakan saat melakukan persiapan penataan kawasan.

“Alhamdulillah pedagang menerima dengan baik. Tidak ada gejolak. Mereka juga ingin kawasan ini kembali ramai dan menjadi tempat yang lebih layak untuk berdagang,” katanya.

Dalam rencana penataan, kawasan Smep akan dikembangkan tidak hanya sebagai lokasi perdagangan, tetapi juga sebagai pusat kegiatan masyarakat. Pemko Banda Aceh akan membangun fasilitas pendukung seperti kafe, pertokoan, ruang UMKM, amphiteater, serta memperbaiki infrastruktur kawasan.

Illiza menyebut kawasan tersebut nantinya dapat menjadi tempat berlangsungnya berbagai kegiatan, termasuk agenda ekonomi kreatif dan kegiatan budaya.

“Kita ingin Smep menjadi tempat yang hidup. Ada perdagangan, UMKM berkembang, masyarakat bisa berkegiatan, dan wisatawan juga memiliki tempat yang bisa dikunjungi,” ujarnya.

Selain aktivitas siang hari, Pemko Banda Aceh juga tengah merancang konsep pengembangan kawasan malam melalui kuliner malam, pasar produk masyarakat, hingga kemungkinan penerapan car free night.

Tak hanya fungsi ekonomi, revitalisasi Smep juga diarahkan untuk mengangkat nilai sejarah kawasan tersebut sebagai bagian dari perjalanan panjang Banda Aceh yang multikultural.

Illiza mengatakan konsep kawasan tidak hanya akan menampilkan identitas satu kelompok, tetapi menggambarkan keberagaman budaya yang pernah berkembang di Aceh.

“Nanti ornamen yang ditampilkan bukan hanya satu etnis. Ada unsur Tionghoa, India, Turki, dan sejarah hubungan Aceh dengan berbagai bangsa. Kita ingin menunjukkan bahwa Banda Aceh sejak dulu adalah kota yang heterogen dan penuh kolaborasi,” katanya.

Karena itu, desain kawasan nantinya akan memadukan berbagai unsur budaya sebagai simbol keterbukaan dan kolaborasi masyarakat Banda Aceh.

Pemerintah juga akan melibatkan pedagang dalam pengelolaan kawasan setelah revitalisasi selesai. Mulai dari kebersihan, pengaturan aktivitas dagang, hingga standar pelayanan akan dibahas bersama.

“Kita ingin kawasan ini tertib, bersih, higienis, dan modern. Ketika pedagang sudah kembali, harus ada komitmen bersama untuk menjaga kawasan,” kata Illiza.

Untuk pembangunan tahap awal, revitalisasi Smep membutuhkan anggaran sekitar Rp10 miliar. Namun, tahun ini pemerintah baru mengalokasikan Rp3,7 miliar dan akan mengupayakan tambahan anggaran pada tahun berikutnya.

“Kita berharap ada dukungan anggaran tambahan, baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun sumber lainnya agar penataan kawasan ini bisa selesai sesuai harapan,” pungkas Illiza.

Tags: Pasar Smep PeunayongPemko Banda AcehRevitalisasi Pasar SmepUMKM Banda AcehWali Kota Banda Aceh lliza Sa’aduddin DjamalWisata Sejarah Peunayong
Previous Post

Warga Baiturrahman Ciduk Pasangan Non Mahram dalam Sebuah Rumah

Next Post

PTS Aceh Hadapi Tantangan Kualitas Dosen, Pemerintah Dorong Penguatan SDM

Related Posts

Pemko Banda Aceh Terima Hibah Aset dari PN, Perkuat Tata Kelola Barang Milik Daerah

by Ahlul Fikar
22 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh memperkuat pengelolaan aset daerah melalui penataan administrasi Barang Milik Daerah (BMD). Salah satunya melalui...

Illiza Lantik 22 Kepala Sekolah, Dorong Penguatan Karakter Siswa

by Ahlul Fikar
21 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melantik 22 kepala sekolah dan dua pejabat pengawas sekolah di lingkungan...

Pemko Banda Aceh Serahkan Tiga Rumah Layak Huni, Tahun Ini Targetkan 71 Unit

by Riska Zulfira
16 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menyerahkan tiga unit rumah layak huni tipe 36 kepada masyarakat berpenghasilan rendah sebagai bagian...

Next Post

PTS Aceh Hadapi Tantangan Kualitas Dosen, Pemerintah Dorong Penguatan SDM

BI Aceh Dorong Pelajar Aceh Selatan Pahami Risiko Transaksi Digital

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co