MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 22, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

BI Aceh Dorong Pelajar Aceh Selatan Pahami Risiko Transaksi Digital

Riska Zulfira by Riska Zulfira
22 Juli 2026
in News
0

Siswa dari 17 SMA/sederajat di Aceh Selatan mengikuti kegiatan yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Aceh bersama Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Wilayah Aceh Selatan itu berlangsung di Rumoh Agam, Tapaktuan, Sabtu (18/7/2026). | Foto: Bank Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin cepat membuat pemahaman masyarakat terhadap keamanan transaksi menjadi kebutuhan penting. Melalui kegiatan Literasi Ujong Nanggroe, Bank Indonesia (BI) Aceh menyasar pelajar untuk memperkuat pemahaman tentang sistem pembayaran digital, perlindungan konsumen, serta peran bank sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Beberapa waktu lalu Bank Indonesia Aceh telah mengedukasi 150 siswa dari 17 SMA/sederajat di Aceh Selatan yang berlangsung di Rumoh Agam, Tapaktuan, Sabtu (18/7/2026).

RelatedPosts

Harga Emas Perhiasan dan Antam Hari Ini

Satpol PP-WH Banda Aceh Amankan Mainan Jelly Squishy Diduga Berisi Jarum Suntik

BMKG: Gempa Gayo Lues Tak Berpotensi Tsunami, Tercatat Dua Gempa Susulan

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, mengatakan edukasi literasi keuangan menjadi semakin penting di tengah meningkatnya penggunaan layanan digital, terutama di kalangan generasi muda.

Menurutnya, selain memahami fungsi Bank Indonesia sebagai bank sentral, masyarakat juga perlu memiliki kesadaran terhadap keamanan transaksi dan perlindungan data pribadi agar tidak mudah menjadi korban kejahatan digital.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai tugas dan fungsi Bank Indonesia, kebijakan menjaga stabilitas nilai Rupiah, sistem pembayaran, hingga edukasi perlindungan konsumen melalui prinsip Peduli, Kenali, Adukan (PeKA).

BI menilai salah satu tantangan terbesar saat ini adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan digital. Berbagai modus penipuan seperti phishing, social engineering, hingga penyalahgunaan aplikasi terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas transaksi digital.

Melalui perilaku PeKA, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam menggunakan layanan keuangan. Peduli berarti memahami produk dan layanan keuangan beserta hak dan kewajiban sebagai konsumen. Kenali berarti memahami risiko serta ancaman penipuan digital. Sementara Adukan berarti segera melapor melalui kanal resmi apabila mengalami kendala atau menjadi korban.

“Kalau ragu, stop dulu,” menjadi pesan utama yang disampaikan BI kepada peserta agar tidak terburu-buru melakukan transaksi ketika menemukan aktivitas mencurigakan.

BI Aceh juga menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai bagian dari ekosistem ekonomi digital. Pelajar tidak hanya diharapkan menjadi pengguna layanan keuangan digital, tetapi juga mampu menjadi penyampai informasi kepada lingkungan sekitar.

Kepala Tim Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran BI Aceh, Dien Mochammad Irvan Idris, yang membuka kegiatan tersebut, menyebut literasi digital dan keuangan perlu terus diperluas hingga ke berbagai wilayah Aceh.

Kegiatan Literasi Ujong Nanggroe ke depan direncanakan menyasar daerah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) untuk memperluas akses edukasi mengenai kebanksentralan dan transaksi digital yang aman.

Kolaborasi BI Aceh dengan sektor pendidikan diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia Aceh agar lebih siap menghadapi perubahan ekonomi digital, sekaligus mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak.

Tags: BI AcehKeamanan Digitalliterasi digitalPeKA BIPelajar Aceh Selatanperlindungan konsumenTransaksi Digital
Previous Post

PTS Aceh Hadapi Tantangan Kualitas Dosen, Pemerintah Dorong Penguatan SDM

Next Post

Pemerintah Percepat Huntap Korban Banjir-Longsor, Aceh Ikuti Rakornas Pemulihan Pascabencana

Related Posts

KPI Aceh Awasi Ketat Konten Pornografi Anak dan Terorisme

by Aininadhirah
15 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh memperkuat pengawasan terhadap konten siaran dan digital yang berpotensi melanggar aturan, mulai dari...

BI Kirim Uang Baru ke Pulau Terluar Aceh, Lima Wilayah 3T Jadi Sasaran

by Riska Zulfira
18 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Bank Indonesia (BI) mendistribusikan uang Rupiah layak edar ke sejumlah pulau terluar di Aceh melalui program Ekspedisi Rupiah...

BPOM Larang Klaim BPA Free yang Berpotensi Menyesatkan Konsumen

by Ahmad Mufti
8 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan pelaku usaha dilarang mencantumkan klaim “BPA Free” pada label kemasan produk...

Next Post

Pemerintah Percepat Huntap Korban Banjir-Longsor, Aceh Ikuti Rakornas Pemulihan Pascabencana

Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues

Discussion about this post

CERITA

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

Gigi Ngilu Jangan Diabaikan, Kenali 5 Varian Sensodyne Sesuai Keluhan Sebelum Membeli

16 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co