MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

BI Aceh Dorong Pelajar Aceh Selatan Pahami Risiko Transaksi Digital

Riska Zulfira by Riska Zulfira
22 Juli 2026
in News
0

Siswa dari 17 SMA/sederajat di Aceh Selatan mengikuti kegiatan yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Aceh bersama Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Aceh Wilayah Aceh Selatan itu berlangsung di Rumoh Agam, Tapaktuan, Sabtu (18/7/2026). | Foto: Bank Indonesia

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin cepat membuat pemahaman masyarakat terhadap keamanan transaksi menjadi kebutuhan penting. Melalui kegiatan Literasi Ujong Nanggroe, Bank Indonesia (BI) Aceh menyasar pelajar untuk memperkuat pemahaman tentang sistem pembayaran digital, perlindungan konsumen, serta peran bank sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Beberapa waktu lalu Bank Indonesia Aceh telah mengedukasi 150 siswa dari 17 SMA/sederajat di Aceh Selatan yang berlangsung di Rumoh Agam, Tapaktuan, Sabtu (18/7/2026).

RelatedPosts

Bendera Merah Putih Diturunkan, Paskibraka Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI

4.833 Warga Binaan di Aceh Dapat Remisi HUT RI, 25 Orang Langsung Bebas

BSI Kibarkan Merah Putih 81 Meter di Aceh Tamiang

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Agus Chusaini, mengatakan edukasi literasi keuangan menjadi semakin penting di tengah meningkatnya penggunaan layanan digital, terutama di kalangan generasi muda.

Menurutnya, selain memahami fungsi Bank Indonesia sebagai bank sentral, masyarakat juga perlu memiliki kesadaran terhadap keamanan transaksi dan perlindungan data pribadi agar tidak mudah menjadi korban kejahatan digital.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai tugas dan fungsi Bank Indonesia, kebijakan menjaga stabilitas nilai Rupiah, sistem pembayaran, hingga edukasi perlindungan konsumen melalui prinsip Peduli, Kenali, Adukan (PeKA).

BI menilai salah satu tantangan terbesar saat ini adalah masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan digital. Berbagai modus penipuan seperti phishing, social engineering, hingga penyalahgunaan aplikasi terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas transaksi digital.

Melalui perilaku PeKA, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam menggunakan layanan keuangan. Peduli berarti memahami produk dan layanan keuangan beserta hak dan kewajiban sebagai konsumen. Kenali berarti memahami risiko serta ancaman penipuan digital. Sementara Adukan berarti segera melapor melalui kanal resmi apabila mengalami kendala atau menjadi korban.

“Kalau ragu, stop dulu,” menjadi pesan utama yang disampaikan BI kepada peserta agar tidak terburu-buru melakukan transaksi ketika menemukan aktivitas mencurigakan.

BI Aceh juga menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai bagian dari ekosistem ekonomi digital. Pelajar tidak hanya diharapkan menjadi pengguna layanan keuangan digital, tetapi juga mampu menjadi penyampai informasi kepada lingkungan sekitar.

Kepala Tim Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran BI Aceh, Dien Mochammad Irvan Idris, yang membuka kegiatan tersebut, menyebut literasi digital dan keuangan perlu terus diperluas hingga ke berbagai wilayah Aceh.

Kegiatan Literasi Ujong Nanggroe ke depan direncanakan menyasar daerah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) untuk memperluas akses edukasi mengenai kebanksentralan dan transaksi digital yang aman.

Kolaborasi BI Aceh dengan sektor pendidikan diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia Aceh agar lebih siap menghadapi perubahan ekonomi digital, sekaligus mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak.

Tags: BI AcehKeamanan Digitalliterasi digitalPeKA BIPelajar Aceh Selatanperlindungan konsumenTransaksi Digital
Previous Post

PTS Aceh Hadapi Tantangan Kualitas Dosen, Pemerintah Dorong Penguatan SDM

Next Post

Pemerintah Percepat Huntap Korban Banjir-Longsor, Aceh Ikuti Rakornas Pemulihan Pascabencana

Related Posts

Limbah Uang Kertas BI Aceh Kini Jadi Bahan Bakar Alternatif PT SBA

by Riska Zulfira
30 Juli 2026
0

MASAKINI.CO - Limbah racik uang kertas (LRUK) hasil pemusnahan uang tidak layak edar Bank Indonesia (BI) Aceh kini dimanfaatkan sebagai...

OJK Aceh Perkuat Kompetensi Frontliner untuk Tingkatkan Perlindungan Konsumen

by Riska Zulfira
24 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh memperkuat perlindungan konsumen sektor jasa keuangan dengan meningkatkan kapasitas petugas layanan atau...

KPI Aceh Awasi Ketat Konten Pornografi Anak dan Terorisme

by Aininadhirah
15 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh memperkuat pengawasan terhadap konten siaran dan digital yang berpotensi melanggar aturan, mulai dari...

Next Post

Pemerintah Percepat Huntap Korban Banjir-Longsor, Aceh Ikuti Rakornas Pemulihan Pascabencana

Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co