MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Agustus 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

OJK Nilai El Nino Berpotensi Tekan Ekonomi Aceh, Sektor Pertanian Perlu Diantisipasi

Aininadhirah by Aininadhirah
10 Juli 2026
in News
0

Kepala OJK Provinsi Aceh, Daddi Peryoga | Foto : Riska Zulfira/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh menilai potensi fenomena El Nino pada 2026 perlu diantisipasi karena dapat memengaruhi kinerja perekonomian Aceh, terutama akibat tingginya ketergantungan daerah terhadap sektor pertanian.

Kepala OJK Provinsi Aceh, Daddi Peryoga, mengatakan sektor pertanian masih menjadi penyumbang terbesar perekonomian Aceh. Karena itu, gangguan terhadap produksi pertanian akibat perubahan iklim berpotensi berdampak pada aktivitas ekonomi daerah.

RelatedPosts

Hampir Empat Tahun Buron, Terpidana Pemerkosaan Anak Ditangkap di Aceh Besar

Harga Emas Perhiasan Turun Rp20 Ribu, Emas Batangan Justru Menguat

Pernah Juara II MTQ Nasional, Dosen USK Kembali Wakili Aceh di MTQ KORPRI 2026

“Pertanian merupakan sektor utama yang menopang ekonomi Aceh. Karena itu, berbagai risiko yang dapat memengaruhi produktivitas sektor ini, termasuk perubahan iklim, perlu diantisipasi bersama,” kata Daddi, Kamis (9/7/2026).

Berdasarkan data OJK yang mengolah informasi dari Badan Pusat Statistik (BPS), sektor pertanian memberikan kontribusi sebesar 32,74 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Aceh pada 2025. Selain itu, sekitar 41,39 persen tenaga kerja di Aceh bekerja di sektor tersebut.

Sementara itu, mengacu pada proyeksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), terdapat potensi terjadinya fenomena El Nino pada 2026 yang dapat memengaruhi pola curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

OJK menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak pada produksi komoditas pertanian, pendapatan petani, pasokan pangan, hingga memengaruhi inflasi, yang pada akhirnya berpotensi memengaruhi aktivitas ekonomi daerah.

Data BPS juga menunjukkan luas panen padi di Aceh pada 2025 mencapai 283,18 ribu hektare dengan produksi sekitar 1,62 juta ton gabah kering giling (GKG). Namun, luas panen tersebut turun 5,98 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara luas panen jagung tercatat 8,46 ribu hektare atau turun 16,20 persen secara tahunan.

Menurut Daddi, pengelolaan risiko perubahan iklim memerlukan sinergi berbagai pihak agar dampaknya terhadap sektor riil maupun stabilitas ekonomi dapat diminimalkan.

“OJK akan terus memantau berbagai risiko yang dapat memengaruhi stabilitas sektor jasa keuangan, termasuk risiko yang berasal dari kondisi ekonomi maupun perubahan iklim,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya mitigasi terhadap dampak El Nino menjadi tanggung jawab lintas sektor, sehingga diperlukan koordinasi antara pemerintah, otoritas terkait, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga ketahanan ekonomi Aceh.

Tags: fenomena El Nino pada 2026OJK AcehSektor Pertanian
Previous Post

Ikut Didata BPS, Illiza Ajak Warga Beri Data Ekonomi yang Akurat

Next Post

Harga Emas Banda Aceh Naik Rp70 Ribu

Related Posts

Pembiayaan PNM untuk UMKM Aceh Tembus Rp1 Triliun

by Aininadhirah
19 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Pembiayaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Aceh telah menembus lebih...

Pemkab Aceh Besar Petakan Sawah Terdampak Kekeringan

by Riska Zulfira
27 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mulai memetakan areal persawahan yang terdampak kekeringan menyusul berkurangnya debit air pada sumber utama...

OJK Aceh Perkuat Kompetensi Frontliner untuk Tingkatkan Perlindungan Konsumen

by Riska Zulfira
24 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Aceh memperkuat perlindungan konsumen sektor jasa keuangan dengan meningkatkan kapasitas petugas layanan atau...

Next Post

Harga Emas Banda Aceh Naik Rp70 Ribu

Illiza Tinjau UMKM Capli, Dorong Produk Lokal Lebih Kompetitif

Discussion about this post

CERITA

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co