Dua Destinasi Ngabuburit Hits di Banda Aceh

Warga bersiap berbuka puasa bersama di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. | Riska Zulfira/masakini.co

Bagikan

Dua Destinasi Ngabuburit Hits di Banda Aceh

Warga bersiap berbuka puasa bersama di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. | Riska Zulfira/masakini.co

MASAKINI.CO – Senja mulai merekah di ufuk barat Kota Banda Aceh. Kendaraan mulai merayap masuk.

Mereka datang memboyong keluarga dan sanak saudara. Tak lupa selembar tikar untuk dijadikan alas bersantai, namun sebagiannya lagi ada yang memilih lesehan di rumput.

Ini pemandangan baru di Banda Aceh selama Ramadan. Lapangan Blang Padang menjelma menjadi lokasi favorit untuk buka puasa bersama (iftar) yang biasanya hanya digunakan untuk berolahraga.

Setiap sore Ramadan, lapangan ini ramai dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah untuk menikmati waktu berbuka.

Dengan ditemani angin sepoi-sepoi, serta aneka kuliner yang dijajakan menjadi tempat yang hits dan nyaman untuk berbuka puasa.

Jam menunjukkan tepat pukul 18.00 WIB. Matahari mulai terbenam, bagi pengunjung tibalah saatnya berswafoto, membuat video atau vlogger menyapa pengemarnya.

“Berbuka di sini hemat biaya terus juga adem,” kata salah seorang warga Kajhu, Aceh Besar Uci, Selasa (26/3/2024).

Selain cocok untuk buka puasa bersama (bukber), lapangan Blang Padang juga menjadi tempat ideal untuk ngabuburit seperti jogging, bermain bola, melukis serta dapat menikmati permainan skuter.

Pengunjung hanya perlu menyewa permainan yang tersedia.

“Sambil menunggu berbuka, kita bisa bawa anak bermain di sini, jadi terasa lengkap,” ujarnya.

Lokasinya yang begitu strategis berada di pusat kota. Lapangan Blang Padang dihimpit oleh Museum Tsunami dan Masjid Raya Baiturrahman.

Meski jauh dari tempat tinggalnya, Uci mengaku hampir tiap tahun menyempatkan diri untuk berbuka puasa bersama keluarga di Blang Padang. Di sini, kata dia, masyarakat tak perlu khawatir gelap, karena saat ini sudah dilengkapi lampu di setiap sisi.

Apalagi masyarakat yang hendak berbuka puasa di lapangan Blang Padang, dapat membawa makanan rumahan sehingga biaya yang dikelurkan tidak terlalu besar.

“Terus kebersamaan nya juga dapat di sini,” sebut Uci.

Hari semakin gelap, sayup-sayup terdengar lantunan ayat suci Al-Quran selesai dibacakan. Kemudian diiringi dengan ucapan selamat berbuka petanda hidangan dan takjil yang dibawa sudah bisa disantap.

Tak perlu pusing-pusing, bagi masyarakat yang hendak melaksanakan salat, di Blang Padang juga tersedia Mushalla. Namun tak sedikit pengunjung memilih salat di lesehannya.

Warga berbuka puasa di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh. | Riska Zulfira/masakini.co

Masjid Raya Baiturrahman

Masjid bersejarah peninggalan Sultan Iskandar Muda yang dibangun tahun 1612 di era Kesultanan Aceh Darussalam juga menjadi destinasi favorit ngabuburit.

Selain landmark Aceh, berada di pusat kota dan mudahnya menemukan kuliner di sekitar masjid menjadi daya tarik. Apalagi terjamin nyaman saat salat.

Halaman masjid menjadi tempat yang Istimewa bagi masyarakat yang menggelar iftar bersama keluarga dan teman-temannya.

Pengunjung datang dengan makanan yang telah disiapkan ataupun membeli di tempat lain. Akan tetapi sebagai tempat ibadah, kebersihan masjid harus sangat dijaga.

Setiap hari menjelang magrib, cahaya senja yang memancar warna jingga. Payung raksasa telah terbuka lebar di tengah-tengah pengujung.

Seorang warga, Sari mengatakan ia baru pertama kali merasakan buka puasa di Masjid Raya Baiturrahman. Setelah video dan rekomendasi hasil berselancar di aplikasi TikTok.

“Kami baru tau kalau di sini bisa bukber, rupanya sangat seru,” kata Sari.

Apalagi, ketika azan magrib pengunjung dapat langsung melaksanakan salat di Masjid nomor satu itu. Menurutnya itu menjadi pengalaman berkesan selama Ramadan dan patut disyukuri.

“Karena ini baru pertama, tentu menjadi daya tarik untuk dapat berkesempatan untuk bukber lagi di sini,” ucapnya.

TAG

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist