MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Maret 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

PETI dan Sampah Momok Besar Kerusakan Lingkungan di Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 April 2024
in Daerah
0
PETI dan Sampah Momok Besar Kerusakan Lingkungan di Aceh

Walhi Aceh dan sejumlah pemuda menggelar aksi damai peringatan Hari Bumi Sedunia di Simpang Lima, Kota Banda Aceh, Rabu 24/4/2024. (foto: Riska Zulfira/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh bersama Orang Muda Aceh menggelar aksi damai peduli bumi di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Rabu (24/4/2024). Mereka meminta masyarakat dan pemerintah untuk peduli terhadap lingkungan.

Koordinator aksi, Aris Munandar mengatakan kondisi alam Aceh saat ini sedang tidak baik-baik saja. Hal itu dapat dilihat dari bukti nyata banyaknya sampah yang berserakan di sejumlah titik dan ruas jalan serta maraknya aktivitas pengrusakan hutan.

RelatedPosts

Aceh Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Baiturrahman, Sejumlah Menteri Dijadwalkan Hadir

Kemenag Abdya Tetapkan Standar Zakat Fitrah Tahun 1447 H

Rp824 Miliar Dana TKD Aceh akan Disalurkan Dalam Waktu Dekat

“Di tengah tantangan lingkungan yang semakin mendesak kita lupa terhadap lingkungan, padahal lingkungan perlu dijaga bersama,” kata Aris dalam orasinya.

Pada momentum peringatan Hari Bumi Sedunia, katanya, semua pihak perlu merenungkan pentingnya menjaga lingkungan yang berkelanjutan. Diperlukan juga langkah nyata dalam memulihkan bumi, seperti mengelola sampah.

“Apalagi timbunan sampah di Aceh masih masuk dalam kategori tinggi, maka di sinilah peran pihak terkait untuk mengatasi sampah dari hilir,” ucapnya.

Akibatnya, hal itu berdampak pada krisis iklim dan bencana ekologis. Masyarakat mendapatkan dampak langsung seperti banjir, abrasi pantai, kenaikan suhu global, kebakaran hutan dan lahan hingga konflik satwa dan kerusakan lingkungan lainnya.

Ancaman lain yang sangat serius, tutur Aris, adalah Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) masih menjadi persoalan klasik di Aceh.

Parahnya, banyak PETI berada dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) hutan lindung hingga masuk dalam Kawasan Ekosistem Leuser (KEL).

“Maka kami juga meminta aparat penegak hukum menindak segala bentuk ilegal yang dapat merusak bumi,” pungkasnya.

Tags: acehHari BumiLingkungansampahTambang IlegalWalhi Aceh
Previous Post

Baru Lima Daerah di Aceh Tetapkan Panwaslih Pilkada

Next Post

Tekat Mengalahkan Kampung Halaman Shin Tae-yong

Related Posts

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

by Aininadhirah
4 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Setiap dua hari menjelang Ramadan, Aceh memasuki babak waktu yang berbeda. Jalanan menuju pasar menjadi lebih padat, suara...

Waspada, Potensi Angin Kencang Ancam Aceh hingga Agustus

Cuaca Aceh Hari Ini Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang, Warga Diminta Waspada

by Aininadhirah
2 Februari 2026
0

MASAKINI. CO - Kondisi cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Senin, 2 Februari 2026, berpotensi didominasi hujan dengan intensitas sedang...

Next Post
Tekat Mengalahkan Kampung Halaman Shin Tae-yong

Tekat Mengalahkan Kampung Halaman Shin Tae-yong

BRI Bukukan Laba Rp15,98 Triliun, Cermati Perkembangan Global dan Fokus Pemberdayaan UMKM

BRI Bukukan Laba Rp15,98 Triliun, Cermati Perkembangan Global dan Fokus Pemberdayaan UMKM

Discussion about this post

CERITA

Kisah Saidah: Hanya Sempat Menyusui Sehari, Lalu Kehilangan Selamanya

3 Maret 2026

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co