MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

PETI dan Sampah Momok Besar Kerusakan Lingkungan di Aceh

Riska Zulfira by Riska Zulfira
25 April 2024
in Daerah
0
PETI dan Sampah Momok Besar Kerusakan Lingkungan di Aceh

Walhi Aceh dan sejumlah pemuda menggelar aksi damai peringatan Hari Bumi Sedunia di Simpang Lima, Kota Banda Aceh, Rabu 24/4/2024. (foto: Riska Zulfira/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh bersama Orang Muda Aceh menggelar aksi damai peduli bumi di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Rabu (24/4/2024). Mereka meminta masyarakat dan pemerintah untuk peduli terhadap lingkungan.

Koordinator aksi, Aris Munandar mengatakan kondisi alam Aceh saat ini sedang tidak baik-baik saja. Hal itu dapat dilihat dari bukti nyata banyaknya sampah yang berserakan di sejumlah titik dan ruas jalan serta maraknya aktivitas pengrusakan hutan.

RelatedPosts

Festival QRIS Pasar Aceh Dorong UMKM dan Perluas Transaksi Digital

Rayakan HUT ke-81 RI, Illiza Turun Ikut Lomba Pukul Bantal di Lampaseh

HUT RI ke-81, Pemerintah Aceh Beri Penghargaan untuk Keluarga Pahlawan dan Veteran

“Di tengah tantangan lingkungan yang semakin mendesak kita lupa terhadap lingkungan, padahal lingkungan perlu dijaga bersama,” kata Aris dalam orasinya.

Pada momentum peringatan Hari Bumi Sedunia, katanya, semua pihak perlu merenungkan pentingnya menjaga lingkungan yang berkelanjutan. Diperlukan juga langkah nyata dalam memulihkan bumi, seperti mengelola sampah.

“Apalagi timbunan sampah di Aceh masih masuk dalam kategori tinggi, maka di sinilah peran pihak terkait untuk mengatasi sampah dari hilir,” ucapnya.

Akibatnya, hal itu berdampak pada krisis iklim dan bencana ekologis. Masyarakat mendapatkan dampak langsung seperti banjir, abrasi pantai, kenaikan suhu global, kebakaran hutan dan lahan hingga konflik satwa dan kerusakan lingkungan lainnya.

Ancaman lain yang sangat serius, tutur Aris, adalah Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) masih menjadi persoalan klasik di Aceh.

Parahnya, banyak PETI berada dalam Daerah Aliran Sungai (DAS) hutan lindung hingga masuk dalam Kawasan Ekosistem Leuser (KEL).

“Maka kami juga meminta aparat penegak hukum menindak segala bentuk ilegal yang dapat merusak bumi,” pungkasnya.

Tags: acehHari BumiLingkungansampahTambang IlegalWalhi Aceh
Previous Post

Baru Lima Daerah di Aceh Tetapkan Panwaslih Pilkada

Next Post

Tekat Mengalahkan Kampung Halaman Shin Tae-yong

Related Posts

Delapan Bulan Pascabencana, Tambang dan Perambahan Hutan Masih Terjadi di Nagan Raya

by Riska Zulfira
27 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Delapan bulan setelah bencana hidrometeorologi melanda sejumlah wilayah Aceh, Yayasan APEL Green Aceh menyoroti masih berlangsungnya aktivitas yang...

Pembuangan Sampah Sembarangan Masih Marak di Aceh Besar

by Riska Zulfira
9 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Maraknya praktik pembuangan sampah sembarangan masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Aceh Besar. Terbaru, tumpukan sampah ilegal kembali...

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Next Post
Tekat Mengalahkan Kampung Halaman Shin Tae-yong

Tekat Mengalahkan Kampung Halaman Shin Tae-yong

BRI Bukukan Laba Rp15,98 Triliun, Cermati Perkembangan Global dan Fokus Pemberdayaan UMKM

BRI Bukukan Laba Rp15,98 Triliun, Cermati Perkembangan Global dan Fokus Pemberdayaan UMKM

Discussion about this post

CERITA

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co