Harga Ikan di Lampulo Sedang Anjlok, DKP Aceh Akui Cold Storage Terbatas

Aktivitas jual beli ikan di TPI Lampulo, Banda Aceh. (foto: Riska Zulfira/masakini.co)

Bagikan

Harga Ikan di Lampulo Sedang Anjlok, DKP Aceh Akui Cold Storage Terbatas

Aktivitas jual beli ikan di TPI Lampulo, Banda Aceh. (foto: Riska Zulfira/masakini.co)

MASAKINI.CO – Aktivitas jual-beli ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Lampulo, Banda Aceh, sejenak menyita perhatian publik. Pasalnya, beberapa hari belakangan limpahan ikan jenis tongkol dan dencis yang ditangkap nelayan terpaksa dibuang percuma.

Meski harga sudah anjlok parah, pembeli pun tak kunjung datang. Kondisi makin buruk lantaran tempat pembekuan ikan atau cold storage, minim.

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh tampaknya tak bisa berbuat banyak untuk membantu nelayan dan pedagang ikan di PPS Lampulo. Kepala DKP Aceh, Aliman, menyikapi kejadian ini hanya dengan meminta nelayan tak menangkap ikan terlalu banyak.

“Jadi kami sosialisasikan pada nelayan agar menangkap secukupnya dan menjaga kualitasnya, tidak menangkap sebanyaknya,” kata Aliman kepada wartawan, Jumat (3/5/2024) kemarin.

Menurutnya, pembatasan menangkap ikan ini untuk menjaga kualitas hasil tangkapan dengan menyesuaikan kapasitas tampung dan es di kapal. Jika terlalu berlebihan, itu akan menurunkan mutu ikan.

Dia mengklaim, ikan yang tidak tertampung di cold storage itu dikarenakan kualitas ikan sudah dalam kondisi kurang baik. Ditambah lagi cold storage terbatas.

Dia mengatakan terbatasnya tempat pembekuan ikan itu di Banda Aceh sebab faktor tersedianya bahan baku tidak secara berkelanjutan. “Bahan baku melimpah hanya di saat musim ikan melimpah,” ujarnya.

Aliman mengajak pengusaha mau membangun cold storage di PPS Kutaraja. Pihaknya sudah menyiapkan mekanisme untuk mempermudah perizinan.

Sementara itu, Aliman mengatakan saat ini tengah mencari potensi pasar untuk menampung ikan yang tengah melimpah di Aceh ini ke beberapa tempat seperti Sibolga, Belawan, dan Jakarta. “Ada pengusaha yang masih mau menampung, tapi dengan syarat kualitas ikannya masih bagus,” ungkapnya.

TAG

Bagikan

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Berita Terbaru

Berita terpopuler

Add New Playlist