MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 1, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Apa Sebab Panas ‘Menyala’ Melanda Aceh?

Riska Zulfira by Riska Zulfira
23 Juli 2024
in Headline
0
Apa Sebab Panas ‘Menyala’ Melanda Aceh?

Ilustrasi | Alat pengukur suhu panas. (foto: Ahmad Mufti/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Suhu panas menyala nyaris melanda seluruh kabupaten kota di Aceh dalam sebulan terakhir. Teriknya matahari dengan suhu udara di atas 35 derajat Celcius ini sudah diprediksi oleh Badan Badan Meteorologi, Klimatologi, Geofisika Stasiun Klimatologi Provinsi Aceh sejak awal 2024.

Kepala Stasiun Klimatologi Aceh, Muhajir mengungkapkan kondisi suhu panas disebabkan adanya sirkulasi angin monsun Australia menuju Asia yang melewati wilayah Aceh. Sehingga saat kondisi itu terjadi potensi pembentukan awan hujan sangat sedikit.

RelatedPosts

Musim Durian Tiba, Pedagang Ramai Jajakan Durian di Kawasan Peunayong Banda Aceh

Korban Jiwa Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Bertambah Jadi Dua Orang

Kurangi Titik Buta Pengawasan, Banda Aceh Perbanyak CCTV 360 Derajat

“Maka identiknya saat angin Monsun Australia, terjadi angin baratan ataupun angin kencang dan tidak ada udara basah,” kata Muhajir kepada masakini.co, Selasa (23/7/2024).

Ia menjelaskan, pola tekanan udara ini mengikuti pola peredaran matahari dalam setahun. Akibatnya, sirkulasi angin di Indonesia termasuk Aceh berubah arahnya secara musiman, atau biasa disebut angin monsun.

Sirkulasi angin monsun ini mengalami perubahan arah setiap kurang lebih enam bulan sekali. Maka kini Provinsi Aceh tengah berada di puncak musim kemarau.

“Sedangkan mulai Oktober hingga Desember mendatang, Aceh masuk musim penghujan dengan sirkulasi angin monsun Asia,” jelasnya.

Beberapa waktu lalu, suhu udara panas pada siang hari sempat menyentuh angka tertinggi mencapai 37,8 derajat Celcius. Wilayah Banda Aceh, Aceh Besar dan Sabang menjadi wilayah dengan suhu tertinggi.

Menurut Muhajir, Stasiun Klimatologi Aceh memiliki alat observasi suhu panas secara manual dan otomatis. Perbedaannya dilakukan dalam rentan waktu observasi per menit dan observasi yang dilakukan setiap jam sekali

Hasil monitoring, kata dia, sebagian besar wilayah Aceh tak terjadi hujan sejak 10 hari terakhir secara berturut-turut.

“Identiknya saat musim kemarau hingga tujuh hari ke depan bakal terjadi hujan deras sesekali, tapi kita masih masuk musim kemarau,” terangnya.

Muhajir mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan agar tidak terpapar langsung sinar UV yang tinggi. Masyarakat diminta untuk menjaga kondisi suhu tubuh dengan rajin minum air dan vitamin untuk meminimalisir risiko dehidrasi.

“Kemudian bagi masyarakat yang beraktivitas di laut juga berhati-hati karena potensi gelombang tinggi dari fenomena ini mungkin terjadi,” katanya.

“BMKG selalu memonitor bagaimana kondisi suhu, masyarakat dapat terus mengupdate informasi resmi dari BMKG,” pungkasnya.

Tags: acehbmkgMonsun AustraliaSuhu Panas
Previous Post

IDF Selidiki Kemungkinan Tewasnya Dua Sandera Akibat Serangan Militer

Next Post

Berkat Program BRIncubator, UMKM Asal Bandung Ini Raih Omset Ratusan Juta

Related Posts

BMKG: El Nino Kuat Berpotensi Picu Kekeringan dan Ganggu Ketahanan Pangan

by Riska Zulfira
30 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta seluruh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak...

BMKG Ungkap Penyebab Hujan Lebat Masih Terjadi di Tengah Musim Kemarau

by Riska Zulfira
28 Juni 2026
0

MASAKINI.CO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa pada 26 Juni-2 Juli 2026, hujan dengan intensitas lebat hingga...

BMKG Imbau Waspada Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Indonesia 15-21 Februari

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Aceh Hingga 21 Juni

by Aininadhirah
19 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh mengeluarkan peringatan dini...

Next Post
Berkat Program BRIncubator, UMKM Asal Bandung Ini Raih Omset Ratusan Juta

Berkat Program BRIncubator, UMKM Asal Bandung Ini Raih Omset Ratusan Juta

Mualem: Suhu Politik Pilkada Aceh ‘Dingin Tapi Panas’

Dari Gedung Nusantara III Restu untuk Mualem Mengalir

Discussion about this post

CERITA

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

Menabung dari Lumpur Sawah, Halimah Berangkat Haji di Usia 85 Tahun

12 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co