MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Oktober 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Musim Kemarau, Petani Bener Meriah Tunda Tanam Palawija

Syah Antoni by Syah Antoni
23 Juli 2024
in News
0

Tanah mulai mengering di lahan milik Ruhdi, Warga Kampung Tingkem Bersatu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Selasa (23/7/2024). | Syah Antoni/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Akibat kemarau sejak beberapa pekan terakhir, para petani di Bener Meriah tunda tanam palawija. Suhu meningkat drastis di daerah dataran tinggi tersebut.

“Terik matahari membuat tanah kering, saat ini sangat beresiko menanam tanaman. Bila tidak disiram sehari saja, benih ikutan kering lalu mati,” ungkap Ruhdi, petani di Kampung Tingkem Bersatu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.

RelatedPosts

KNPI Aceh Dorong Pemuda Jadi Mitra Sekaligus Pengawal Program Pemerintah

Harga Emas Perhiasan Naik Rp20 Ribu Hari Ini 

Usia Senja Tak Jadi Batas, Lima Lansia di Aceh Besar Raup Penghasilan dari Ayam Kampung

Lahan Ruhdi yang jauh dari sumber air menjadi alasannya urung menanam ribuan cabai rawit. Menurutnya, menanam cabai sekarang sama dengan menyia-nyiakan bibit. Dirinya baru akan menanam bila hujan turun.

“Ya, tunggu dulu hujan turun, baru kami lakukan penanaman. Kita cari aman saja,” tambahnya.

Senada dengan Ruhdi, petani cabai lainnya, Indra putra juga khawatir tanaman cabainya yang telah memasuki masa panen mulai layu akibat kekurangan air.

Pasalnya, disaat kopi belum panen, petani biasanya menggantungkan ekonomi pada hasil tanaman palawija, khususnya cabai rawit yang lazimnya menjadi tanaman tumpang sari di kebun petani kopi. Apalagi saat ini harga cabai rawit sedang melonjak.

“Semoga hujan lekas turun. Agar panen cabai petani tidak terganggu. Saat ini kopi belum panen, jadi petani bergantung pada hasil tanaman palawija,” tutup Indra.

Tags: Bener MeriahCabaiKemaraukopiPalawijapertanian
Previous Post

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Ada yang Terlibat Judi Online

Next Post

Mobil Kontingen PON Masih Kurang, Organda Aceh: Kita Siap Sediakan

Related Posts

Bendungan Lamtimpeung Mulai Beroperasi, Petani Berharap Bisa Panen Dua Kali

by Redaksi
19 September 2026
0

MASAKINI.CO – Bendungan irigasi di Gampong Lamtimpeung, Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, mulai beroperasi setelah pembangunannya rampung. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat...

20 Hektare Lahan di Bener Meriah Terbakar

by Redaksi
30 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO – Kebakaran lahan melanda kawasan Kampung Uning Gelime, Kecamatan Weh Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Sabtu (29/8/2026). Akibat kejadian tersebut,...

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, BI Sebut Rekonstruksi Pascabencana Jadi Pendorong

by Riska Zulfira
20 Agustus 2026
0

MASAKINI.CO - Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi ikut menopang pertumbuhan ekonomi Aceh hingga triwulan II 2026 yang mencapai 4,86...

Next Post

Mobil Kontingen PON Masih Kurang, Organda Aceh: Kita Siap Sediakan

Indra Sjafri Bakal Perbaiki Tim Jelang Semifinal Piala AFF

Discussion about this post

CERITA

PFI Malang Rekam Cerita di Balik Pangan Lewat Pameran Foto

25 September 2026

Dari Teras Rumah, Nova Mengubah Hobi Memotret Makanan Jadi Profesi

16 September 2026

Jumadin Bawa Kupiah Meukeutop Aceh Menatap Pasar Dunia

25 Agustus 2026

Dari Banda Aceh ke Pelosok Papua, Reza Mencari Potensi yang Tersembunyi di Teluk Wondama

12 Agustus 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co