MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Rabu, Juli 8, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Headline

Pelecehan Seksual di Dayah Marak, Apa Kata MPU Aceh?

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
5 Agustus 2024
in Headline
0
TKW Asal Aceh Timur Diduga Terlantar di Arab Saudi

Ilustrasi | pelecehan seksual terhadap perempuan. (sumber foto: shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Kasus pelecehan seksual terhadap santri dalam lingkungan dayah (pesantren) di Aceh masih saja terus terjadi.

Minimnya pengawasan terhadap orang-orang yang mendirikan dayah dinilai jadi salah satu penyebab maraknya pelecehan seksual.

RelatedPosts

Sebagian Besar Wilayah Aceh Berpotensi Diguyur Hujan Lebat hingga 6 Juli 2026

Banda Aceh Terpilih sebagai Pemenang Seoul ODA Challenge 2026, Siapkan Perpustakaan Outdoor Bertaraf Internasional

Musim Durian Tiba, Pedagang Ramai Jajakan Durian di Kawasan Peunayong Banda Aceh

“Salah satu yang perlu diperkuat adalah legalitas orang yang membuat balai pengajian, boarding school. Bukan hanya memberikan fasilitas-fasilitas yang bagus tetapi sangat penting melihat sisi si pemimpin itu,” kata Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk Faisal Ali kepada wartawan, Senin (5/8/2024).

Menurutnya selama ini tak ada lembaga yang mendalami sosok pemimpin yang mendirikan dayah maupun sekolah asrama.

Pria akrab disapa Lem Faisal itu mengatakan, mengetahui rekam jejak sang pendiri dayah atau sekolah asrama penting diketahui masyarakat sebelum mengantarkan anaknya menimba ilmu ke sana.

“Kadang-kadang masyarakat tidak melakukan itu, terkadang hanya bermodalkan suara bagus langsung dijadikan pimpinan lembaga boarding,” ujarnya.

Dia menyarankan perlu ada lembaga khusus di Aceh yang bertugas mendalami rekam jejak calon pimpinan dayah dan lainnya.

Menurutnya itu salah satu cara meminimalisir kasus-kasus kekerasan, tidak hanya dalam konteks seksual tapi juga kekerasan fisik lainnya.

“Selama ini memang tidak ada pengawasan. Termasuk dari MPU, karena tidak punya wewenang. Sehingga seseorang dengan mudah membuka balai pengajian atau sekolah bording,” pungkas Tgk Faisal Ali.

Tags: acehdayahMPU AcehPelecehan SeksualPesantren
Previous Post

Menjejal Air Terjun Kuta Malaka, Wisata Alam Tersembunyi di Aceh Besar

Next Post

Kebakaran di Aceh Besar, Sapi dan Uang Rp70 Juta Hangus Terbakar

Related Posts

Wagub Aceh Upayakan Satu Tafsir Mawaris untuk Perkuat Kepastian Hukum

by Ahmad Mufti
5 Juni 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Aceh mendorong penyamaan pemahaman terkait penerapan hukum waris Islam (mawaris) guna menghindari perbedaan praktik dan memberikan kepastian...

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

Next Post
Kebakaran di Aceh Besar, Sapi dan Uang Rp70 Juta Hangus Terbakar

Kebakaran di Aceh Besar, Sapi dan Uang Rp70 Juta Hangus Terbakar

Jelang PON, Bahan Pokok di Banda Aceh Stabil Tak Perlu Panik

Jelang PON, Bahan Pokok di Banda Aceh Stabil Tak Perlu Panik

Discussion about this post

CERITA

Keberanian yang Mengantar Ghaisya ke Podium Emas

8 Juli 2026

Menunggu Rezeki di Bawah Tenda Musim Durian

28 Juni 2026

Dari Lahan Penggembalaan ke Destinasi Favorit, Savana Indrapuri Sedot Ribuan Pengunjung

24 Mei 2026

Dari Dapur Rumahan ke Tanah Suci, Keumamah Aceh Diburu Jemaah Haji

19 Mei 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co