MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Agustus 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Masih Banyak Korban Konflik Aceh Belum Tersentuh Bantuan

Riska Zulfira by Riska Zulfira
27 Agustus 2024
in News
0
Masih Banyak Korban Konflik Aceh Belum Tersentuh Bantuan

Pendamping korban konflik di Tangse, Zulkifli. (foto: Riska Zulfira/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sejak 25 tahun masa konflik di Aceh sejumlah korban kekerasan seksual dan korban konflik di Aceh belum tersentuh bantuan pemulihan dan bantuan sosial.

Menurut seorang pendamping korban konflik di Tangse, Zulkifli, lebih dari 50 korban kekerasan dan konflik di wilayah itu telah diambil pernyataan, namun baru 17 korban yang mendapat bantuan.

RelatedPosts

Angin Kencang Rusak Lima Rumah Dinas Polisi di Aspol Lamteumen, Kapolda Aceh Tinjau Langsung

Kekeringan Aceh Besar Meluas, 2.125 Hektare Sawah Terdampak

Warisan Budaya Aceh Didorong Jadi Aset Ekonomi, UIN Ar-Raniry Kembangkan Grand Design KIL

“Kita belum menerima apapun bantuan, tapi kami sudah diambil pernyataan,” kata Zulkifli di Banda Aceh, Senin (26/8/2024).

Zulkifli mengaku juga menjadi korban konflik pada tahun 1992. Tak hanya dirinya, keluarga Zulkifli turut menjadi korban kekerasan dan penghilangan orang.

Kondisi ini diakuinya sangat miris. Apalagi bagi korban yang mendapat bantuan tidak dalam jumlah yang sama. Artinya dana yang pernah diberikan oleh pemerintah tidak diterima korban dalam jumlah penuh.

“Misal ada yang baru dapat Rp1 juta sudah di stop, Rp3 juta hingga Rp15 juta, tapi kebanyakan dari mereka belum mendapat apa-apa,” terang Zulkifli.

“Saya selalu menanyakan itu selaku pendamping,” tambahnya.

Zulkifli menaruh harapan agar bantuan reparasi terhadap korban dapat dipercepat. Serta tidak membeda-bedakan jenis kekerasan yang diterima korban, karena masih banyak korban konflik dan pelanggaran HAM berat masih hidup dalam garis kemiskinan.

Menurutnya, pemerintah harus bertanggung jawab dan memperdulikan kondisi korban.

“Ditambah lagi anak-anak korban terpaksa putus sekolah lantaran tak ada biaya, ini harus difikirkan pemerintah dan jangan dipilih-pilih,” pungkasnya.

Sementara itu komisioner Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh, Yuliati menerangkan KKR Aceh bertugas merekomendasi pemenuhan hak korban.

Kata dia, satu orang korban direkomendasikan tiga layanan seperti rekomendasi bantuan modal, rekomendasi lapangan pekerjaan dan rekomendasi rumah.

“Tapi untuk menjalankan itu sekaligus pemerintah tidak punya regulasi, bukan hanya korban yang kecewa, KKR juga kecewa,” terangnya.

Pemberian reparasi masa lalu tersebut tetap dilanjutkan sesuai dengan mekanisme yang telah diatur. Jika terdapat korban tak menerima jumlah bantuan yang sama maka pemerintah disarankan untuk dilakukan penetapan standar.

“Angka nominal yang diberikan belum juga diputuskan, maka ini yang kita dorong agar Peraturan Gubernur dijelaskan standar bantuan kepada mereka,” tutur Yuli.

Tags: acehKKR AcehkonflikKorban Konflik AcehReparasi Korban Konflik
Previous Post

Golkar Resmi Dukung Illiza-Afdhal Melaju Pilkada Banda Aceh

Next Post

Stadion Terbatas, Warga Aceh Diminta Saksikan Pembukaan PON Lewat Nobar

Related Posts

557 Korban HAM Terima Reparasi, Koalisi Masyarakat Sipil Minta Pengawasan Ketat

by Riska Zulfira
17 Juli 2026
0

MASAKINI.CO – Koalisi masyarakat sipil yang terdiri dari KontraS Aceh, LBH Banda Aceh, dan Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) meminta Pemerintah...

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem hingga Akhir Mei

by Riska Zulfira
23 Mei 2026
0

MASAKINI.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di...

Kacang Koro Jadi Alternatif Pangan, Tempe Lokal Dikembangkan di Aceh

by Aininadhirah
29 April 2026
0

MASAKINI.CO – Kacang koro mulai dilirik sebagai alternatif pangan lokal yang potensial di Aceh. Komoditas ini dinilai mampu menjadi bahan...

Next Post
Panitia Buka Pendaftaran untuk UMKM di Aceh Ikut Ramaikan PON

Stadion Terbatas, Warga Aceh Diminta Saksikan Pembukaan PON Lewat Nobar

Tiket Pertandingan BRI Liga 1 Kini Bisa Dibeli Melalui Super Apps BRImo

Tiket Pertandingan BRI Liga 1 Kini Bisa Dibeli Melalui Super Apps BRImo

Discussion about this post

CERITA

Sepuluh Tahun Menjaga Tradisi Merah Putih, Kisah Safura Merawat Rezeki dari Lapak Bendera

4 Agustus 2026

Liberika Tangse, Kopi Langka Beraroma Nangka

20 Juli 2026

Dari Lhoknga, Anyaman Bambu Menganyam Jalan ke Pasar Dunia

19 Juli 2026

Kehilangan Kaki dan Suami, Asmiati Menyimpan Harapan untuk Kembali Berdiri

17 Juli 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co