MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Jumat, November 6, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Masih Banyak Korban Konflik Aceh Belum Tersentuh Bantuan

Riska Zulfira by Riska Zulfira
27 Agustus 2024
in News
0
Masih Banyak Korban Konflik Aceh Belum Tersentuh Bantuan

Pendamping korban konflik di Tangse, Zulkifli. (foto: Riska Zulfira/masakini.co)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Sejak 25 tahun masa konflik di Aceh sejumlah korban kekerasan seksual dan korban konflik di Aceh belum tersentuh bantuan pemulihan dan bantuan sosial.

Menurut seorang pendamping korban konflik di Tangse, Zulkifli, lebih dari 50 korban kekerasan dan konflik di wilayah itu telah diambil pernyataan, namun baru 17 korban yang mendapat bantuan.

RelatedPosts

Polemik Bendera Bulan Bintang Tertunda Sejak 2013, Pemerintah Pusat Buka Ruang Dialog

Perusahaan di Banda Aceh Didorong Sisihkan Dana CSR untuk Lindungi Pekerja Informal

Lima Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Simeulue Ditahan, Kerugian Negara Rp851,9 Juta

“Kita belum menerima apapun bantuan, tapi kami sudah diambil pernyataan,” kata Zulkifli di Banda Aceh, Senin (26/8/2024).

Zulkifli mengaku juga menjadi korban konflik pada tahun 1992. Tak hanya dirinya, keluarga Zulkifli turut menjadi korban kekerasan dan penghilangan orang.

Kondisi ini diakuinya sangat miris. Apalagi bagi korban yang mendapat bantuan tidak dalam jumlah yang sama. Artinya dana yang pernah diberikan oleh pemerintah tidak diterima korban dalam jumlah penuh.

“Misal ada yang baru dapat Rp1 juta sudah di stop, Rp3 juta hingga Rp15 juta, tapi kebanyakan dari mereka belum mendapat apa-apa,” terang Zulkifli.

“Saya selalu menanyakan itu selaku pendamping,” tambahnya.

Zulkifli menaruh harapan agar bantuan reparasi terhadap korban dapat dipercepat. Serta tidak membeda-bedakan jenis kekerasan yang diterima korban, karena masih banyak korban konflik dan pelanggaran HAM berat masih hidup dalam garis kemiskinan.

Menurutnya, pemerintah harus bertanggung jawab dan memperdulikan kondisi korban.

“Ditambah lagi anak-anak korban terpaksa putus sekolah lantaran tak ada biaya, ini harus difikirkan pemerintah dan jangan dipilih-pilih,” pungkasnya.

Sementara itu komisioner Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh, Yuliati menerangkan KKR Aceh bertugas merekomendasi pemenuhan hak korban.

Kata dia, satu orang korban direkomendasikan tiga layanan seperti rekomendasi bantuan modal, rekomendasi lapangan pekerjaan dan rekomendasi rumah.

“Tapi untuk menjalankan itu sekaligus pemerintah tidak punya regulasi, bukan hanya korban yang kecewa, KKR juga kecewa,” terangnya.

Pemberian reparasi masa lalu tersebut tetap dilanjutkan sesuai dengan mekanisme yang telah diatur. Jika terdapat korban tak menerima jumlah bantuan yang sama maka pemerintah disarankan untuk dilakukan penetapan standar.

“Angka nominal yang diberikan belum juga diputuskan, maka ini yang kita dorong agar Peraturan Gubernur dijelaskan standar bantuan kepada mereka,” tutur Yuli.

Tags: acehKKR AcehkonflikKorban Konflik AcehReparasi Korban Konflik
Previous Post

Golkar Resmi Dukung Illiza-Afdhal Melaju Pilkada Banda Aceh

Next Post

Stadion Terbatas, Warga Aceh Diminta Saksikan Pembukaan PON Lewat Nobar

Related Posts

BPJS Ketenagakerjaan Buka Akses Pembiayaan Rumah hingga Rp500 Juta bagi Pekerja di Aceh

by Redaksi
29 September 2026
0

MASAKINI.CO – Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan di Aceh kini dapat memanfaatkan program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan untuk memperoleh fasilitas...

Aceh Raih Peringkat Empat MTQ Nasional

by Riska Zulfira
20 September 2026
0

MASAKINI.CO – Setelah 23 tahun, kafilah Aceh kembali menembus empat besar nasional pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional. Aceh mengakhiri...

Banjir dan Longsor Landa Tiga Kabupaten di Aceh, Mualem Minta Warga Waspada

by Riska Zulfira
15 September 2026
0

MASAKINI.CO – Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah pada 13-14 September 2026....

Next Post
Panitia Buka Pendaftaran untuk UMKM di Aceh Ikut Ramaikan PON

Stadion Terbatas, Warga Aceh Diminta Saksikan Pembukaan PON Lewat Nobar

Tiket Pertandingan BRI Liga 1 Kini Bisa Dibeli Melalui Super Apps BRImo

Tiket Pertandingan BRI Liga 1 Kini Bisa Dibeli Melalui Super Apps BRImo

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co