MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, Maret 26, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home Daerah

Ternyata, Ini yang Mendatangkan ‘Rara Pawang Hujan’ ke Aceh

Alfath Asmunda by Alfath Asmunda
28 Agustus 2024
in Daerah
0
Ternyata, Ini yang Mendatangkan ‘Rara Pawang Hujan’ ke Aceh

Dua utusan perusahaan PT. Wijaya Karya Gedung dan PT. Nindya Karya saat mengklarifikasi kehadiran Rara Pawang Hujan di Stadion Harapan Bangsa kepada Pj Gubernur Aceh, Rabu 28/8/2024. (foto: Adpim Aceh)

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Pihak yang mendatangkan Rara Istiati Wulandari atau akrab disapa ‘Rara Pawang Hujan’ ke Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, ternyata PT. Wijaya Karya Gedung (Persero) Tbk dan PT. Nindya Karya (Persero).

Perempuan berprofesi sebagai pawang hujan itu akan dipulangkan melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, pada penerbangan siang hari ini, Rabu (28/8/2024).

RelatedPosts

Apel Perdana Usai Lebaran, Sekda Aceh Tekankan Disiplin dan Percepatan Kinerja ASN

Layanan Publik Banda Aceh Tetap Siaga Saat Libur Lebaran

Pantai Lampuuk Destinasi Pilihan Keluarga Saat Libur Lebaran

Keputusan itu diambil setelah dua utusan perusahaan BUMN yang bertanggung jawab atas proyek renovasi stadion yang jadi venue utama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut, itu telah dipanggil Penjabat Gubernur Aceh Safrizal untuk mengklarifikasi praktik ‘Rara Pawang Hujan’ yang dinilai bertentangan dengan syariat Islam dan budaya Aceh tersebut.

Dua utusan perusahaan menjelaskan bahwa kehadiran Rara Pawang Hujan adalah inisiatif dari pekerja proyek yang bermaksud mengantisipasi hujan agar tidak mengganggu pekerjaan di stadion.

Namun, mereka mengakui bahwa inisiatif tersebut diambil tanpa mempertimbangkan sensitivitas masyarakat Aceh yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan budaya lokal.

“Aceh adalah daerah yang sangat menjaga nilai-nilai keislaman, setiap kegiatan yang bertentangan dengan nilai-nilai tersebut harus dihentikan,” kata Safrizal, dalam pertemuan itu.

Safrizal juga meminta pihak perusahaan menyampaikan permohonan maaf kepada publik. Dia menekankan bahwa tindakan pawang hujan itu tidak sesuai dengan syariat dan budaya lokal yang tidak dapat diterima, terlebih lagi dalam konteks proyek besar yang melibatkan banyak pihak.

Sebelumnya, masyarakat Aceh dibuat gempar usai menyaksikan video sosok Rara Istiati Wulandari atau akrab disapa ‘Rara Pawang Hujan’ di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, Selasa sore (27/8) kemarin.

Video yang kemudian viral di berbagai media sosial itu mendapat kecaman dari masyarakat. Sebab aksi Rara Pawang Hujan ini dianggap perbuatan syirik dan menyimpang dari ajaran Syariat Islam.

Dalam video berdurasi 27 detik itu, Rara yang mengenakan baju hitam tampak berjalan di pinggir stadion sambil memegang sebuah benda yang diduga sesajen (dupa). Ia mondar-mandir sambil menadahkan kepala ke langit.

Tags: acehPONPON Aceh-Sumut 2024Rara Istiati WulandariRara Pawang HujanStadion Harapan Bangsaviral
Previous Post

Pj Gubernur Aceh Desak PT Wika dan Nindya Karya Minta Maaf

Next Post

Dukung Pengembangan Ekonomi Desa, Program Desa BRILiaN 2024 Berlanjut

Related Posts

Stok Hewan Meugang Idul Fitri di Aceh Aman, Sapi Capai 16.381 Ekor

Untuk Kedua Kali, Presiden Salurkan Sapi Meugang ke Aceh Jelang Idulfitri

by Riska Zulfira
18 Maret 2026
0

MASAKINI.CO - Presiden Prabowo Subianto kembali menyalurkan bantuan sapi untuk tradisi meugang di Aceh menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ini menjadi...

Lebih dari Dua Bulan Pascabencana, 13 Desa di Aceh Masih Gelap Tanpa Listrik

by Riska Zulfira
11 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Sebanyak 13 desa di wilayah terdampak bencana di Aceh hingga kini masih belum teraliri listrik. Padahal, bencana telah...

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

by Aininadhirah
4 Februari 2026
0

MASAKINI.CO - Setiap dua hari menjelang Ramadan, Aceh memasuki babak waktu yang berbeda. Jalanan menuju pasar menjadi lebih padat, suara...

Next Post
Dukung Pengembangan Ekonomi Desa, Program Desa BRILiaN 2024 Berlanjut

Dukung Pengembangan Ekonomi Desa, Program Desa BRILiaN 2024 Berlanjut

Bersantai di Bendungan Irigasi Blangpidie yang Sejuk

Bersantai di Bendungan Irigasi Blangpidie yang Sejuk

Discussion about this post

CERITA

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

Sambut Idul Fitri, Kak Na Keliling Kota Berbagi Daging Meugang

19 Maret 2026

Cinta Ibu yang Mengetuk Pintu Surga: Kisah di Balik Baju Lebaran Hasan dan Husein

15 Maret 2026
Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

Warga Gampong Leu Ue Aceh Besar Mulai Tunaikan Zakat Fitrah

14 Maret 2026

Menunggu Lebaran di Tenda Pengungsian

12 Maret 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co