MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Kamis, November 5, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Jelang Peringatan 20 Tahun Tsunami, Aceh Jadi Tuan Rumah KNPRBBK

Riska Zulfira by Riska Zulfira
29 September 2024
in News
0
Simulasi Mengurangi Risiko Bencana

Siswa mengevakuasi korban saat simulasi bencana di sekolah, Kamis (26/10/2023). Ahmad Mufti/masakini.co

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Jelang peringatan bencana tsunami tahun 2004 silam, Konferensi Nasional Pengelolaan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (KNPRBBK) XVI akan segera berlangsung pada tanggal 30 September hingga 5 Oktober 2024 di Hotel Rumoh PMI, Banda Aceh.

Acara ini diselenggarakan secara hybrid, baik daring maupun luring, dan dihadiri lebih dari 1.500 peserta dari berbagai lembaga, komunitas, serta praktisi kebencanaan di Indonesia.

RelatedPosts

Harga Emas Perhiasan Melonjak Rp140 Ribu per Mayam Hari Ini

BPJS Ketenagakerjaan Bidik 3.000 Penerima Manfaat JKK-JKM di Aceh untuk Program PEKA

Terima Gelar Doktor Kehormatan, Yusril Diharapkan Dukung Penguatan Kekhususan Aceh

KNPRBBK XVI tahun ini mengusung tema “Membangun Ketangguhan Masyarakat Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Indonesia-Peringatan 20 tahun Tsunami Aceh”.

Tema ini diangkat sebagai refleksi atas perkembangan pengelolaan wilayah pesisir yang rawan bencana, seperti tsunami, abrasi, dan dampak perubahan iklim. Konferensi ini sekaligus menjadi momentum memperingati 20 tahun bencana Tsunami Aceh yang terjadi pada 2004 lalu.

Ketua Steering Committee KNPRBBK XVI, Petrasa Wacana, menyampaikan bahwa peta jalan Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK) 2024-2045 akan menjadi acuan utama untuk mencapai ketangguhan masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia.

“Ini juga sekaligus menjadi ajang untuk penguatan peran komunitas di Indonesia, khususnya kawasan pesisir yang rentan terhadap bencana,” ujar Petrasa dalam keterangannya resminya, Minggu (29/9/2024).

Ada sejumlah sasaran utama yang ingin dicapai yakni merumuskan kebijakan dan strategi yang terkoordinasi untuk pencapaian target-target PRBBK di wilayah rawan bencana.

Kemudian juga memberikan dukungan teknis kepada entitas PRBBK untuk mencapai peta jalan PRBBK 2024-2045, menguatkan forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) di daerah agar dapat mendukung perumusan rekomendasi di tingkat lokal, mengadvokasi program berbasis masyarakat, serta menjadikan komunitas sebagai pemimpin dalam gerakan PRBBK.

Lalu juga membangun ketangguhan masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil untuk menghadapi ketidakpastian bencana serta dampak perubahan iklim.

Menurut Petrasa, KNPRBBK XVI tahun ini terdiri dari tiga tahapan besar, yaitu;

Tahapa pertama, kegiatan ini telah dilaksanakan di berbagai wilayah pembangunan Indonesia, seperti Sumatera, Jawa, Bali-NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Papua.

Tahap kedua, hasil dari berbagai wilayah akan disintesis menjadi dokumen kerja yang akan dibahas dalam sidang pleno di Banda Aceh. Kegiatan konferensi ini mencakup rapat pleno, workshop tematik, pameran (exhibition), serta sesi-sesi tematik di luar pleno (side event) yang akan dihadiri oleh pakar, akademisi, dan praktisi dari berbagai bidang.

Lalu tahap ketiga, akan menjadi proses komunikasi dan advokasi hasil-hasil konferensi untuk perubahan kebijakan dan praktik di tingkat nasional dan regional agar dapat memberikan dampak yang lebih luas dalam pengelolaan risiko bencana.

Lebih dari 100 lembaga yang peduli terhadap isu kebencanaan telah menyatakan dukungan dan keterlibatannya dalam KNPRBBK XVI 2024.

“Diharapkan hasil konferensi ini dapat menjadi panduan dalam mencapai resiliensi masyarakat dan menjawab tantangan terkait bencana serta perubahan iklim di masa depan,” pungkas Petrasa.

Tags: Mitigasi BencanaPeringatan Tsunamirisiko bencanatsunami aceh
Previous Post

Lensa Sejarah Pampum Abadikan Momen

Next Post

Lawan Gangguan Informasi Jelang Pilkada, AMSI Aceh Gelar Training Cek Fakta

Related Posts

Banda Aceh Perkuat Mitigasi Bencana, Fokus pada Infrastruktur dan Kesiapsiagaan Warga

by Redaksi
16 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – Pemerintah Kota Banda Aceh menyiapkan penguatan mitigasi bencana untuk periode 2027–2030, mulai dari pengembangan infrastruktur evakuasi, pemanfaatan ilmu...

Radar BMKG di Aceh Jangkau 150 Kilometer, Bantu Pantau Laut dan Dukung Deteksi Tsunami

by Riska Zulfira
12 Oktober 2026
0

MASAKINI.CO – BMKG kini memperkuat pemantauan kondisi laut di perairan utara Aceh dengan teknologi High Frequency (HF) Radar Array yang mampu...

Pemkab Aceh Besar Ajak Warga Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan dan Kurangi Risiko Bencana

by Redaksi
22 September 2026
0

MASAKINI.CO - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengajak masyarakat menjadikan penghijauan sebagai kebiasaan bersama untuk menjaga lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana. Ajakan...

Next Post

Lawan Gangguan Informasi Jelang Pilkada, AMSI Aceh Gelar Training Cek Fakta

Pesawat Israel Bom Lebanon Tanpa Henti, Hizbullah Berkabung

Discussion about this post

CERITA

Di Sudut Punti, Rindu yang Panjang Menemukan Tempat untuk Pulang

2 November 2026

Menyusuri Kisah di Balik Nama Pulau Rubiah

28 Oktober 2026

Dari Lumpur Banjir, Kebun Edukasi MIN 42 Bireuen Tumbuhkan Semangat Baru

27 Oktober 2026

Gampong Nusa, Merawat Tradisi Aceh Lewat Wisata Budaya dan Permainan Masa Kecil

26 Oktober 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co