MASAKINI.CO – Pasca kemarau panjang, kuncup-kuncup bunga kopi mulai muncul di kebun kopi arabika para petani di Bener Meriah. Hujan yang turun beberapa hari ini membuat tanaman kopi pulih dari kekeringan.
“Alhamdulillah, hujan turun belakangan ini membuat tanaman kopi pulih seperti sedia kala.
Syukurnya lagi, pasca diguyur hujan, kuncup-kuncup bunga kopi mulai bermunculan,” ungkap Huzzah, petani kopi di Kampung Blang Tampu, Bener Meriah, Minggu ( 13/07/2025).
Ia menambahkan, kemarau yang sempat melanda wilayah tengah Aceh beberapa waktu lalu membuat tanaman kopi disebagian daerah menjadi layu. Hal tersebut membuat beberapa petani resah.
Padahal kata Huzzah, saat itu cabang-cabang kopi sedang mengeluarkan bakal-bakal bunga kecil. Cuaca panas membuat sebagian bakal bunga yang akan menguncup menjadi hitam lalu gugur ke tanah.
“Saat cuaca panas, bakal bunga kecil atau sampik mut ada yang menghitam seperti gosong. Namun Alhamdulillah, hujan lekas turun, jadi sebagian besar bakal bunga sudah menguncup. Mudah-mudahan mekar beberapa hari lagi,” harapnya.
Bila bunga-bunga berhasil menjadi buah, kata Huzzah, maka kemungkinan akan memasuki masa panen pada bulan Februari atau Maret tahun depan.
Namun perubahan iklim akhir -akhir sangat berpengaruh pada produktifitas kopi petani. Persentase bunga kopi menjadi buah semakin turun.
“Mari kita do’akan bersama, agar bunga-bunga kopi di kebun kita berhasil menjadi buah, supaya ekonomi kita petani selalu stabil,” tutupnya.










Discussion about this post