MASAKINI.CO
No Result
View All Result
Minggu, Maret 1, 2026
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Beranda
  • News
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
MASAKINI.CO
Home News

Fenomena Job Hugging Hambat Inovasi di Dunia Kerja

Riska Zulfira by Riska Zulfira
17 September 2025
in News
0
Fenomena Job Hugging Hambat Inovasi di Dunia Kerja

Ilustrasi pelamar kerja. | Foto : Freepik/ijeab

Share on FacebookShare on Twitter

MASAKINI.CO – Fenomena job hugging atau kecenderungan seseorang bertahan pada posisi kerja meski tidak memuaskan, dinilai menjadi penghambat lahirnya inovasi.

Menurut Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (USK), Rustam Effendy, menanggapi sikap sebagian masyarakat yang enggan keluar dari zona nyaman dalam karier maupun usaha.

RelatedPosts

Akses Terputus, Warga Gayo Setie Bangkit di Tengah Keterbatasan Pascabencana

Sampel MBG Simpang Mamplam Diuji BBPOM Aceh, Hasil Keluar 4–5 Hari

Sempat Turun, Harga Emas Banda Aceh Kembali Naik di Akhir Februari

Menurut Rustam, banyak orang memilih bertahan karena menganggap situasi di luar terlalu berisiko. Mereka lebih nyaman pada kondisi yang ada, meski sebenarnya belum memberikan hasil maksimal.

“Biasanya orang tidak mau melepaskan posisi yang sudah ada sekarang, meski belum memuaskan, sementara pindah ke tempat lain pun belum tentu menjamin kondisi yang lebih baik,” katanya, Rabu (17/9/2025).

Ia mencontohkan, dalam dunia usaha, tidak mudah bagi pelaku untuk menutup bisnis yang sudah berjalan meski hasilnya minim, karena usaha baru yang belum pasti justru dianggap lebih berisiko. Sikap ini juga banyak ditemui pada generasi muda.

“Anak-anak muda produktif pun begitu. Apa yang sudah digeluti itulah yang ditekuni. Kalau pun ada yang berani pindah, jumlahnya hanya segelintir,” tambahnya.

Rustam menilai, kerugian dari perilaku job hugging adalah hilangnya peluang yang mungkin lebih baik dibanding kondisi saat ini. Hal itu sangat dipengaruhi oleh kesiapan individu dalam menghadapi risiko.

“Meskipun ada pendapat high risk, high return, praktiknya tidak mudah. Semakin tidak menentu kondisi yang ada, makin sulit seseorang mengambil keputusan untuk berpindah, terutama di dunia kerja,” jelasnya.

Namun, situasi berbeda terjadi di birokrasi pemerintahan. Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), kata Rustam, tidak memiliki pilihan ketika dipromosi, dimutasi, atau bahkan didemosi, karena keputusan berada di tangan atasan. “Sebagai bawahan, ASN itu no choice,” tegasnya.

Ia menambahkan, sisi negatif dari kecenderungan ini adalah sulit lahirnya ide-ide kreatif. “Orang malas atau takut keluar dari comfort zone. Akibatnya inovasi pun terhambat,” pungkas Rustam.

Tags: job huggingUniversitas Syiah Kuala (USK)
Previous Post

Kakanwil Kemenag Aceh Ajak Masyarakat Perangi Judi dan Narkoba

Next Post

Tingkatkan Perlindungan Pekerja, Pemerintah Aceh Bentuk Tim Terpadu Jamsostek

Related Posts

Syamsulrizal Resmi Mendaftar Sebagai Calon Rektor USK 2026-2031

Syamsulrizal Resmi Mendaftar Sebagai Calon Rektor USK 2026-2031

by Redaksi
20 Oktober 2025
0

 MASAKINI.CO — Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Syiah Kuala (FKIP USK), Syamsulrizal, secara resmi mendaftarkan diri dalam bursa...

IRT di Aceh Besar Dilatih Produksi VCO Berkualitas Tinggi

IRT di Aceh Besar Dilatih Produksi VCO Berkualitas Tinggi

by Ulfah
6 Oktober 2025
0

MASAKINI.CO - Ibu Rumah Tangga (IRT) Desa Barabung, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar dilatih meningkatkan nilai tambah produk kelapa lokal...

Dosen USK Latih Masyarakat Manfaatkan Limbah Ikan Jadi Sabun Cuci Piring dan Pupuk Organik

Dosen USK Latih Masyarakat Manfaatkan Limbah Ikan Jadi Sabun Cuci Piring dan Pupuk Organik

by Ahmad Mufti
29 September 2025
0

MASKAINI.CO - Tim dosen Universitas Syiah Kuala (USK) melatih masyarakat Gampong Deah Raya, Kota Banda Aceh memanfaatkan limbah ikan menjadi...

Next Post
Tingkatkan Perlindungan Pekerja, Pemerintah Aceh Bentuk Tim Terpadu Jamsostek

Tingkatkan Perlindungan Pekerja, Pemerintah Aceh Bentuk Tim Terpadu Jamsostek

Pembongkaran Eks Pasar Aceh Ditarget Rampung Oktober, Bakal Disulap Jadi Lahan Parkir dan Pusat Kuliner

Pembongkaran Eks Pasar Aceh Ditarget Rampung Oktober, Bakal Disulap Jadi Lahan Parkir dan Pusat Kuliner

Discussion about this post

CERITA

Singkirkan 4.000 Peserta, Reza Wakili Indonesia ke Rusia

27 Februari 2026
Ismatul Rahmi pemeran Hasanah dalam dokudrama NOEH | Foto: dok pribadi

Air Mata Hasanah, Luka yang Tak Terlihat dalam Film Noeh

17 Februari 2026

Menembus Batas Negeri, Perjalanan Naufal Maulana Menggapai Beasiswa Pemerintah Rusia

14 Februari 2026

Meugang, Tradisi Turun-Temurun Aceh Menyambut Ramadan

4 Februari 2026

TERPOPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy

Copyright © 2025 - masakini.co

No Result
View All Result
  • Daerah
  • News
  • Nasional
  • Internasional
  • Olahraga
  • Cerita
  • Foto
  • Video

Copyright © 2025 - masakini.co