MASAKINI.CO – Pembalap MotoGP, Marc Marquez, dipastikan tidak akan mengikuti sisa balapan musim 2025 akibat cedera yang dideritanya saat kecelakaan di Mandalika, Indonesia. Cedera tersebut meliputi patah tulang coracoid dan kerusakan ligamen.
“Awalnya kami memilih perawatan konservatif, tetapi tim medis akhirnya memutuskan operasi adalah pilihan terbaik,” ujar perwakilan tim Marquez dalam siaran pers yang diterima pada hari ini. “Tujuannya adalah imobilisasi total agar tulang yang patah di lengan kanannya bisa sembuh dengan baik.”
Absennya Marquez merupakan pukulan berat bagi ambisinya untuk mencatatkan rekor terbaik dalam kariernya. Tahun ini, ia telah meraih 11 kemenangan di balapan utama dan 14 kemenangan di Sprint Race. Angka ini mendekati rekornya pada tahun 2014 (13 kemenangan) dan 2019 (12 kemenangan).
Kecelakaan yang melibatkan Marco Bezzecchi di Indonesia menjadi penyebab utama cederanya. Marquez mengakui bahwa kesalahan terbesarnya adalah kembali terlalu cepat setelah kecelakaan di Jerez pada tahun 2020. Saat itu, ia mengalami patah tulang humerus yang menyebabkan serangkaian masalah berkepanjangan.
“Saya sudah belajar dari kesalahan,” kata Marquez dalam siaran pers tersebut. “Kali ini, saya akan menunggu hingga 100% fit sebelum kembali balapan.”
Absennya Marquez juga berdampak pada pengembangan motor untuk musim 2026. Namun, timnya menegaskan bahwa pemulihan kondisi fisik Marquez adalah prioritas utama.
“Masih ada waktu untuk kembali mencetak rekor,” lanjut pernyataan tersebut. Saat ini, Marquez telah mengoleksi 99 kemenangan di ajang Grand Prix, menyamai rekor Valentino Rossi. Ia juga berpeluang meraih gelar juara dunia ke-10 pada tahun 2026.










Discussion about this post