MASAKINI.CO – Erling Haaland, yang kerap dijuluki ‘robot’ karena performanya yang luar biasa bersama Manchester City dan Norwegia, ternyata memiliki satu kekurangan menurut pandangan sang kekasih, Isabel Haugseng Johansen.
Haaland membuka tabir kehidupan pribadinya melalui video perdana di kanal YouTube barunya. Dalam waktu singkat, kanal tersebut telah menarik perhatian banyak penggemar.
Baru dua hari diluncurkan, kanal YouTube Haaland telah mengumpulkan hampir 150.000 pelanggan. Videonya telah ditonton lebih dari 600.000 kali hanya dalam 18 jam pertama penayangan.
Dalam video berjudul ‘Day in the Life’, pemain berusia 25 tahun ini membagikan berbagai rahasia mengenai rutinitas, pola makan, dan gaya hidupnya, baik di dalam maupun di luar lapangan hijau.
Selain itu, Haaland juga membahas hubungannya dengan Johansen, yang ternyata memiliki latar belakang sebagai pemain sepak bola di Norwegia.
“Dia bermain untuk klub kota kelahiran kami, dan dia adalah pemain sepak bola yang bagus,” ungkap Haaland. “Pemain sayap kiri.”
Johansen menambahkan, “Ya, kaki kiri. Saya bisa katakan bahwa saya memiliki kekuatan di kaki kiri ini. Tapi jujur saja, saya tidak terlalu baik dalam menggiring bola. Saya lebih mengandalkan kecepatan dan berlari.”
Setelah komentar tersebut, Johansen memanfaatkan kesempatan untuk menunjukkan satu hal yang menurutnya menjadi kelemahan Haaland.
“Jadi, saya rasa itu sangat mirip dengannya. Saya tidak berpikir kamu adalah penggiring bola terbaik. Kamu memiliki kecepatan dan kekuatan,” ujarnya.
Kamera kemudian menyorot Haaland, yang tertawa dan mengangguk sinis, seraya berkata, “Terima kasih!”
Meskipun Haaland telah mencetak 11 gol di Liga Primer Inggris dan mencatatkan rekor mencetak gol dalam 12 pertandingan berturut-turut, Johansen tampaknya masih melihat celah dalam permainannya.
Pendapat Johansen mungkin ada benarnya. Statistik menunjukkan bahwa Haaland hanya berhasil menyelesaikan 57 persen dribelnya musim ini. Namun, perlu dicatat bahwa ia hanya mencoba tujuh kali dribel, karena perannya di lini depan Man City jarang mengharuskannya melewati lawan dengan menggiring bola. Kecepatannya sering kali memungkinkannya untuk melewati lawan saat menerima bola.










Discussion about this post