MASAKINI.CO – Sepak bola Thailand membuat kejutan dengan memanggil Jude Soonsup-Bell, mantan penyerang Chelsea, ke tim nasional untuk FIFA Matchday bulan November.
Presiden Federasi Sepak Bola Thailand (FAT), Nualphan Lamsam (Madam Pang), secara resmi mengonfirmasi bahwa pemain muda Jude Soonsup-Bell akan mengenakan seragam tim nasional Thailand pada FIFA Matchday November 2025. Kabar ini langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola Thailand, karena Soonsup-Bell pernah dianggap sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di sepak bola Inggris.
Jude Soonsup-Bell, 21 tahun, lahir di Inggris dari ayah berkebangsaan Inggris dan ibu asal Thailand. Ia pernah bermain untuk tim muda Inggris dari U-15 hingga U-19 pada periode 2019–2021, sebelum bergabung dengan akademi sepak bola ternama seperti Chelsea (musim 2021/22). Ia sempat tampil untuk tim utama Chelsea di Carabao Cup melawan Brentford. Pada tahun 2023, ia pindah ke Tottenham Hotspur. Saat ini, ia bermain untuk Grimsby Town di League Two, divisi keempat Liga Inggris.
Menurut Madam Pang, proses administrasi dan paspor Jude sedang dipercepat agar ia dapat segera melakukan debutnya bersama timnas Thailand bulan depan. “Ini adalah kabar baik bagi sepak bola Thailand. Jude adalah talenta dengan teknik, kecepatan, dan mentalitas modern, yang menjadi fokus kami untuk mengembangkan tim nasional di masa depan,” kata Madam Pang, mengutip thethao, Selasa (28/10/2025).
Keputusan Jude Soonsup-Bell dianggap sebagai langkah besar, tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk arah baru sepak bola Thailand. Seperti Filipina, Thailand mengizinkan warga negara dengan kewarganegaraan ganda tanpa proses naturalisasi yang rumit seperti di Indonesia, Malaysia, atau Vietnam. Hal ini memudahkan FAT untuk menarik pemain keturunan Thailand yang bermain di Eropa untuk berkontribusi bagi tim nasional.
Kehadiran Jude diharapkan dapat memberikan angin segar bagi lini depan Thailand, bersama dengan pemain-pemain kunci seperti Supachai Chaided atau Ekanit Panya. Banyak penggemar percaya bahwa ini bisa menjadi awal dari “generasi campuran” yang menggabungkan identitas Thailand dan kekuatan Eropa untuk membantu “Gajah Perang” mencapai level regional dan berupaya tampil di Piala Dunia 2030.








Discussion about this post