MASAKINI.CO – Mohamed Salah menghadapi sorotan tajam musim ini akibat penurunan performa yang signifikan, menimbulkan pertanyaan besar di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola.
Pemain sayap berusia 33 tahun ini, yang kontraknya akan berakhir pada 2027, dikabarkan menjadi incaran klub-klub Arab Saudi. Penurunan performa Salah memicu spekulasi bahwa Liverpool mungkin mempertimbangkan untuk menjualnya pada akhir musim ini jika tren negatif ini berlanjut.
Musim lalu, Salah mencatatkan 34 gol dan 23 assist di semua kompetisi, menjadi rekor terbaiknya sejak musim debutnya bersama Liverpool. Namun, musim ini, kontribusinya jauh di bawah ekspektasi.
Dalam pertandingan Liga Champions melawan Eintracht Frankfurt, Arne Slot membuat keputusan mengejutkan dengan mencadangkan Salah. Meskipun Liverpool menang 5-1, Salah, yang masuk sebagai pemain pengganti, menyia-nyiakan peluang dengan menembak langsung ke arah penjaga gawang Frankfurt alih-alih mengoper bola ke Florian Wirtz yang berada dalam posisi bebas.
Salah telah mencetak gol dalam pertandingan melawan Brentford dan Aston Villa, tetapi performa keseluruhannya tetap menjadi perhatian. Dalam kekalahan melawan Manchester United dan Manchester City, ia beberapa kali memilih untuk menembak sendiri padahal ada opsi operan yang lebih baik.
Menurut data dari FotMob, Salah telah melewatkan enam peluang besar di Liga Premier musim ini, hanya kalah dari Jean-Philippe Mateta dan Erling Haaland.
Liverpool sedang berjuang untuk memahami mengapa hasil yang diraih tidak sebanding dengan kualitas tim mereka. Penampilan di bawah standar dari Salah semakin memperburuk situasi. Jika Salah tidak dapat meningkatkan performanya, Liverpool mungkin akan mempertimbangkan untuk menjualnya sebelum kontraknya berakhir.










Discussion about this post