MASAKINI.CO – Program Sekolah Lansia di Aceh berkembang pesat dalam tiga tahun terakhir. Hingga November 2025, sebanyak 298 Sekolah Lansia telah berdiri di seluruh Aceh, dengan jumlah peserta mencapai 6.500 orang berusia 60 tahun ke atas.
Pertumbuhan ini mencatat lonjakan signifikan dari hanya satu sekolah pada 2023 di Aceh Besar menjadi 251 sekolah pada 2025.
Tiga kabupaten dengan Sekolah Lansia terbanyak adalah Aceh Besar dengan 58 sekolah, Pidie 56, dan Nagan Raya 21 sekolah.
Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, mengatakan bahwa sekolah lansia dibentuk sebagai wadah bagi orang tua untuk tetap aktif, produktif, dan terhubung dengan komunitas.
“Para lansia terlihat begitu aktif, salah satunya saat mereka merangkai bahan hingga menjadi rengkang. Kegiatan keterampilan dan berkumpul bersama teman adalah tujuan utama dibentuknya Sekolah Lansia,” ujar Safrina, Senin (17/11/2025).
Program ini merupakan bagian dari Quick Win BKKBN yang dikenal sebagai Lanjut Usia Berdaya (SIDAYA), yang menekankan kemandirian dan kesehatan mental para lansia.
Menurut Safrina, keberadaan sekolah lansia di setiap desa membuat para orang tua tidak lagi harus menghabiskan hari sendirian di rumah. “Dengan pertemuan rutin yang terjadwal, lansia diharapkan lebih ceria dan tidak merasa kesepian,” katanya.
Hingga 2025, Aceh Besar menjadi daerah dengan cakupan sekolah lansia paling merata, hampir di seluruh gampong telah memiliki kelompok belajar khusus lansia. Antusiasme peserta yang terus meningkat membuat BKKBN Aceh menyiapkan agenda besar akhir tahun ini.
Para peserta yang telah mengikuti 12 kali pembelajaran akan mengikuti wisuda akbar yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Desember 2025 di ACC Dayan Dawood, dengan menghadirkan lebih dari seribu calon wisudawan dari Aceh Besar.










Discussion about this post