MASAKINI.CO – Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan bertemu utusan khusus Amerika Serikat Steve Witkoff di Moskow pada Selasa, dalam momentum ketika Gedung Putih menyatakan “sangat optimistis” mengenai peluang tercapainya kesepakatan untuk mengakhiri perang Ukraina. Putra-in-law Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner, yang selama ini kerap terlibat dalam pembicaraan diplomatik, juga diperkirakan hadir.
Pertemuan tingkat tinggi ini berlangsung setelah dua hari negosiasi di Florida antara pejabat Ukraina dan AS, termasuk Witkoff dan Kushner, untuk merapikan draf rencana perdamaian yang sebelumnya dianggap menguntungkan Rusia. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyebut diskusi tersebut “konstruktif”, namun mengakui masih ada sejumlah persoalan berat yang harus diselesaikan.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Witkoff akan bertemu Putin pada paruh kedua hari Selasa. Sementara itu, Zelensky selepas bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron di Paris menegaskan bahwa prioritas Kyiv dalam perundingan mencakup penjagaan kedaulatan Ukraina serta jaminan keamanan yang kuat.
Zelensky menambahkan, isu wilayah menjadi bagian “paling sulit” dalam pembahasan, terutama karena Moskow terus menekan agar Ukraina menyerahkan sebagian wilayah timur yang masih dikuasai Kyiv. Pemerintah Ukraina menegaskan tidak akan melepaskan wilayah mana pun.
“Pertemuan di Moskow ini berlangsung beberapa jam setelah pejabat Rusia mengklaim telah merebut kota strategis Pokrovsk di Ukraina timur, serta kota perbatasan Vovchansk di timur laut,” mengutip laporan bbc, Selasa (2/12/2025). Namun otoritas Ukraina tidak mengonfirmasi klaim tersebut, sementara sejumlah pemantau independen menyebut kedua kota itu belum sepenuhnya dikuasai pasukan Rusia.
Kepala Pusat Penanggulangan Disinformasi Ukraina, Andriy Kovalenko, menilai klaim sepihak Rusia bertujuan menempatkan seluruh tekanan dalam rencana perdamaian AS kepada Ukraina. Rusia tercatat hampir satu setengah tahun berupaya menguasai Pokrovsk, dan akhir pekan lalu merilis video kunjungan Putin ke sebuah pos komando, di mana ia menyebut pasukannya “mendapat kemajuan di area penting”.
Menjelang perjalanan ke Moskow, Witkoff juga mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Presiden Zelensky, serta kepala negosiator baru Ukraina, Rustem Umerov. Dari Washington, Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menyatakan draf kesepakatan kini sudah “sangat disempurnakan” dan pemerintah AS “merasa cukup yakin” proses menuju perdamaian dapat segera tercapai.










Discussion about this post