MASAKINI.CO – Seorang wanita bernama Yang telah dipenjara karena menipu legenda mantan Tottenham Hotspur, Son Heung-min, dengan mengaku hamil anaknya untuk memeras uang. Ia diduga membikin kisah bohong tentang kehamilan untuk mendapatkan uang dari kapten timnas Korea Selatan itu.
Jaksa menyatakan bahwa penipu ini telah memeras Son sekitar Rp4 miliar dan kemudian mencoba memintanya lagi untuk jumlah lebih banyak. Pengadilan Negeri Pusat Seoul memutuskan bahwa Yang memanfaatkan ketenaran dan “kerentanan” Son, untuk melakukan skema pemerasan yang menyebabkan “tekanan mental yang signifikan” bagi sang pemain.
Yang, seorang wanita berusia 20-an yang bercita-cita menjadi pacar pemain sepakbola (WAG), dikatakan mengirimkan gambar ultrasound ke Son, dan mengancam untuk mengumumkan kehamilan tersebut ke publik kecuali ia membayar. Menurut agensi berita Yonhap, ia menggunakan uang itu untuk membeli barang mewah dan desainer, sebelum tahun ini kembali dengan seorang rekan untuk meminta tambahan sekitar Rp680 juta.
“Ia kini dihukum penjara selama empat tahun,” mengutip laporan thesun, Selasa (9/12/2025). “Rekannya laki-laki bernama Yong juga dihukum penjara selama dua tahun. Keduanya telah ditahan sejak Mei.”
Hakim Im Jeong-bin menyatakan bahwa Yang telah mengambil langkah ekstrem untuk mencemarkan nama baik Son. “Ini bukan hanya ancaman atau permintaan uang, ia bahkan melangkah lebih jauh dengan memberitahu media dan agensi iklan, memanfaatkan status Son sebagai tokoh publik,” ujar Im.
Menurut hakim, Son juga mengalami tekanan psikologis yang cukup besar karena kasus ini menjadi publik. Pemain yang kini bermain untuk Los Angeles FC setelah meninggalkan Tottenham dalam transfer MLS terbesar tahun ini, tampil di sidang persidangan tertutup bulan lalu dan memberikan kesaksian, seperti dilaporkan media lokal.
Pengadilan mencatat bahwa Yang tidak pernah mengkonfirmasi siapa ayah anaknya, dan belum jelas apakah ia pernah benar-benar hamil. Media lokal menduga bahwa dugaan kehamilan itu telah dihentikan. Son sebelumnya telah mengenal wanita itu, menurut pernyataan lembaga manajemennya, yang mengatakan bahwa ia dikenai permintaan uang yang didukung oleh bahan bohong.










Discussion about this post