MASAKINI.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya meminta PT Pertamina Patra Niaga Sales Area Retail Aceh untuk menambah kuota pasokan gas subsidi LPG 3 kilogram (kg) dan segera melaksanakan operasi pasar di wilayah tersebut.
Permintaan tersebut disampaikan melalui surat resmi Nomor 300.2.1/523/2025 sebagai bentuk respons terhadap keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan LPG 3 kg pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Nagan Raya pada 26 November 2025.
“Banyak laporan dari masyarakat yang mengeluhkan sulitnya memperoleh gas subsidi LPG 3 kg. Oleh karena itu, kami meminta PT Pertamina Patra Niaga untuk mengambil langkah antisipatif berupa penambahan kuota dan pelaksanaan operasi pasar di Nagan Raya,” ujar Bupati Nagan Raya, TR Keumangan, pada Selasa (9/12/2025).
Ia menuturkan, kelangkaan LPG 3 kg tidak hanya berdampak pada rumah tangga, tetapi juga terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terpaksa menghentikan sementara kegiatan produksinya akibat keterbatasan pasokan gas.
“Kelangkaan LPG 3 kg ini bukan hanya dirasakan oleh rumah tangga, tetapi juga oleh sebagian pelaku UMKM yang terpaksa menghentikan aktivitas usahanya sementara waktu,” tambahnya.
Menurut Bupati, ketersediaan LPG bersubsidi merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dijamin kecukupannya, terutama di masa pemulihan pascabencana.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Nagan Raya akan terus memantau distribusi dan ketersediaan stok agar tidak terjadi kelangkaan berkepanjangan.
“Kami berharap langkah penambahan kuota dan operasi pasar dapat segera dilakukan, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap LPG 3 kg kembali terpenuhi dan stabil,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Nagan Raya juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam penggunaan LPG subsidi dan membeli sesuai ketentuan agar pasokan tetap merata di seluruh wilayah.










Discussion about this post