MASAKINI.CO – Sebelum bulan Januari dimulai, kemungkinan Mohamed Salah hengkang dari Liverpool tampak sangat besar. Saat ia berangkat ke Piala Afrika Negara, banyak pendukung mempercayai bahwa pemain berkebangsaan Mesir itu tidak akan kembali ke Stadion Anfield.
Klub-klub Liga Profesional Arab Saudi telah lama mengincar Salah dan menjadikannya target utama mereka. Pada suatu periode, hubungan antara pemain dan klub seolah-olah telah putus total.
Setelah hasil imbang kontra Leeds United di Elland Road, Salah memberikan wawancara yang menyatakan kekesalan, menyebut klub telah “membuangnya”. Ia juga mengungkapkan bahwa komunikasi dengan pelatih Arne Slot hampir tidak ada setelah beberapa kali duduk di bangku cadangan.
Kondisi ini semakin memperkuat spekulasi akan kepergiannya, membuat masa depannya di Anfield menjadi semakin tidak jelas. Namun setelah kembali dari Piala Afrika Negara, ia kembali bermain dan tampil gemilang saat Liverpool menang atas Marseille.
Kini, kepercayaan di antara kedua belah pihak tampaknya mulai pulih. Liverpool telah menjelaskan secara jelas posisinya di tengah desas-desus transfer, dan menurut laporan terbaru, klub tidak berniat melepaskan bintangnya dengan mudah.
Kontrak Mohamed Salah dengan Liverpool akan berakhir pada tahun 2027. Ben Jacobs dari talkSPORT menyatakan bahwa “The Reds” akan senang jika ia menyelesaikan kontraknya dan kemudian hengkang sebagai pemain bebas.
Namun, poin penting lain dalam perkembangan ini. “Klub-klub Arab Saudi terus mendesak untuk mendapatkan Salah pada musim panas mendatang dan siap mengeluarkan dana besar,” mengutip telegrafi, Minggu (25/1/2026). “Baik untuk pemain maupun klub asalnya.”
Meskipun hubungan antara Liverpool dan Mohamed Salah tampak membaik, kemungkinan ia hengkang pada musim panas tidak dapat dihilangkan sepenuhnya. Kondisi masih terbuka dan perkembangan di bulan-bulan mendatang akan menentukan masa depan salah satu bintang terbesar klub ini.










Discussion about this post